Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Steps to Recovery After Miscarriage

MY STORY  |  25 Aug '17


Keguguran atau miscarriage adalah kejadian yang sangat tidak diinginkan oleh ibu manapun di dunia ini, apalagi bagi yang sudah lama menunggu kehadiran si calon buah hati. Ini adalah kisah dan tips dari saya pribadi ketika saya keguguran di kehamilan pertama saya pada usia 6 minggu.

  • Jangan menyalahkan diri sendiri
    Saya sangat menyalahkan diri saya sendiri ketika saya mengalami keguguran hingga harus menjalani operasi kuret. Pasti hal tersebut karena saya suka jalan kaki terlalu cepat, tidak suka pakai daster, dan bersikap sembrono. Hal ini menyebabkan saya menutup diri dari dunia luar, tidak mau cerita kepada teman-teman saya, dan mengurung diri di kamar. Tentu saja hal tersebut mempengaruhi nafsu makan saya dan pola tidur saya, jadi malas makan dan susah tidur karena kepikiran terus. Padahal sehabis menjalani operasi kuret, seharusnya saya lebih memerhatikan pola makan dan tidur supaya tubuh saya cepat pulih dan siap untuk hamil kembali.
  • Berserah kepada Tuhan
    Saya percaya kejadian yang saya alami tidak lepas dari kendali Tuhan. Dalam masa sulit seperti ini, saya hanya berharap kepada Tuhan untuk membantu saya melewatinya dan semoga saya cepat diberikan kesempatan untuk bisa hamil lagi.
  • Menetapkan rencana untuk hamil kembali
    Saya membutuhkan waktu 1 tahun untuk bisa hamil kembali. Saya berusaha untuk menjaga pola makan dan jam tidur saya supaya tubuh saya dalam kondisi prima jika sewaktu-waktu saya hamil kembali. Saya juga minum vitamin asam folat khusus ibu hamil walaupun saya belum hamil, menjauhi asap rokok, tidak makan makanan yg mentah dan kotor, juga tidak mengkonsumsi kopi. Saya men-treat tubuh saya seakan-akan saya sedang hamil. Jadi kapanpun saya diberikan kesempatan untuk hamil lagi, tubuh saya sudah siap dan dalam kondisi sehat.
  • Mementingkan istirahat
    Saya jadi lebih mementingkan tubuh saya setelah keguguran. Sedikit-sedikit saya akan beristirahat, lebih sering minum air putih, menghindari naik turun tangga terlalu banyak, juga menghindari menggunakan pakaian yang ketat di bagian perut bawah. Saya berpikir, setidaknya secara jasmani saya harus sehat dan siap dahulu, baru janin yang saya kandung nanti memiliki 'rumah' yang 'baik', dibandingkan jika saya tidak menjaga pola hidup saya.
  • Jangan berhenti berusaha dan berdoa
    Manusia hanya bisa berusaha, tapi Tuhan yang menentukan. Sebagaimana rapinya perencanaan manusia, semuanya akan kembali ke tangan Tuhan. Saya dan suami selalu berdoa bersama setiap hari, dan akhirnya Tuhan menjawab doa kami di bulan Desember 2014 lalu.

Demikian kisah dan tips dari saya. Semoga bisa membantu bagi moms yang mengalami hal yang serupa.

By: Ricka Puspita Atmadja 

Yuk download aplikasi Babyo di Android & iOS dan bergabung dengan ribuan Moms lainnya untuk saling berbagi cerita dan mendapatkan rewards! You really don't want to miss out!

1877 Ricka Puspita Atmadja

Comments

LATEST POSTS

Lahiran Normal vs Sesar

Apa perbedaan melahirkan dengan normal dan sesar? Yuk simak pengalaman Mom Jenny

Ibu Menyusui Sering Haus, Mengapa Begitu?

Saat menyusui Moms sering mengalami haus yang berlebihan. Wajarkah hal ini terjadi? Mari temukan jawabannya berikut ini.

Mastitis-Abses Sembuh Tanpa Obat Kimia

Apakah Moms adalah penderita mastisis? Moms, yuk simak pengalaman Mom Riri berikut dalam mengatasi mastitis yang Ia alami.

Babyo Talk with Mom Jovanzka Mengenai Kehamilan dan Baby Blues

Yuk simak cerita dari Mom Jovanzka seputar kehamilan dan baby blues serta bagaimana ia mengatasinya.

Manfaat Bertelanjang Kaki Pada Bayi

Tahukah Moms, Si Kecil dibiasakan bertelanjang kaki jauh lebih baik daripada beralas kaki, Kenapa?

Baby-O-Talk With Doctor and Mom, Nurul Hidayati

Apa rahasia Mom sekaligus Dokter Nurul menjalani kehidupannya sebagai ibu dan juga dokter umum? Bagaimana cara beliau membagi waktu? Yuk, simak [...]

Baby-O-Talk With Working Mom, Michelle Gouw

Menjadi seorang ibu adalah tanggung jawab yang besar apalagi di iringi dengan bekerja. Yuk, simak cerita dari Mom Michelle Gouw berikut ini.

Baby-O-Talk With Mom Tita Seputar Pengalaman Menjadi Seorang Ibu

Mom adalah pekerjaan yang tidak mudah, mari kita simak pengalaman Mom Tita menjadi seorang ibu.

Baby-O-Talk With Mom Adhitya Seputar Stimulasi Kandungan

Adhitya Putri memiliki cara tersendiri untuk menstimulasi kandungannya, seperti apakah itu?

Babyo Talk With Mom Jessica Forrester Seputar Stimulasi Kandungan

Stimulasi ternyata juga penting bagi ibu yang sedang hamil. Yuk Moms, mari kita simak pendapat Mom Jessica Forrester mengenai Stimulasi berikut ini.

Tips Menghadapi Gender Disappointment

Pernahkah Anda mengalami kekecewaan karena jenis kelamin janin tidak sesuai dengan yang diharapkan? Yuk, simak pengalaman Mom Sylvia berikut ini.

Baby-O-Talk with Mom Gisel Seputar Vaksin

Vaksinasi ternyata juga penting bagi ibu yang akan hamil. Yuk Moms, mari kita simak pendapat Mom Gisel mengenai vaksin!

Baby-O-Talk with Mom Silvia Seputar Vaksin

Vaksinasi ternyata juga penting bagi ibu yang akan hamil. Yuk Moms, mari kita simak pendapat Mom Silvia mengenai vaksin! Yuk, disimak.

Baby-O-Talk with Mom Lina Seputar Menyusui

Pembahasan mengenai menyusui tidak ada habisnya. Kali ini, Babyologist bertanya-tanya kepada Mom Lina seputar menyusui.

Mama Takut Menyusui Anak?

Bayi tidak bisa menyusu? Emang ada? Ini yang dialami oleh Mom Marlisa dan Baby Eegan. Mari simak ceritanya berikut ini.

Jaga Sendiri or Pakai Suster?

Mom Michelle Gouw berbagi cerita dan suka duka selama masa kehamilan dan merawat bayi dengan bantuan suster. Yuk simak bersama.

Kenapa Anak Mimisan?

Kenapa anak bisa mimisan? Apa yang sebaiknya dilakukan ketika anak mimisan? Berikut pengalaman dari Mom Sherlly.

Strawberry Hemangioma Awareness

Strawberry Hemangioma? Apa itu? Apa yang harus dilakukan untuk mengatasi hemangioma? Mari simak cerita dari Mom Tita.

Baking Bersama Kathleen

Baking bersama di dapur bisa menjadi kegiatan yang educative dan fun loh Moms! Yuk simak cerita Mom Sarah berikut ini.

Hamil 9 Bulan Cuma Naik 10kg Normalkah?

Apakah ibu hamil harus identik dengan gemuk? Bagaimana dengan ibu hamil yang hanya mengalami sedikit kenaikan berat badan?