THE DAILY

Pengalaman Breast Care Pasca Melahirkan Pengalaman Breast Care Pasca Melahirkan
18 Oct '18

15% Pria Tidak Subur Mengalami Azoospermia 15% Pria Tidak Subur Mengalami Azoospermia
18 Oct '18

Tips Hemat Belanja Keperluan Newborn Tips Hemat Belanja Keperluan Newborn
18 Oct '18

Mengapa MPASI Awal Harus Tinggi Zat Besi? Mengapa MPASI Awal Harus Tinggi Zat Besi?
18 Oct '18

Faktor Penyebab Kurang Gizi Pada Anak Faktor Penyebab Kurang Gizi Pada Anak
18 Oct '18

Bolehkah Bayi Minum Yakult? Bolehkah Bayi Minum Yakult?
18 Oct '18

Azoospermia dan Ketidaksuburan Azoospermia dan Ketidaksuburan
18 Oct '18

Tips Membantu Anak Bersosialisasi Tips Membantu Anak Bersosialisasi
18 Oct '18

Kapan Saat Tepat Mengenalkan Si Kecil pada Peraturan? Kapan Saat Tepat Mengenalkan Si Kecil pada Peraturan?
18 Oct '18

Resep Pho Vietnam Resep Pho Vietnam
18 Oct '18

Perbedaan Pasta Gigi Dewasa dan Pasta Gigi Anak Perbedaan Pasta Gigi Dewasa dan Pasta Gigi Anak
18 Oct '18

Daftar 10 Klinik Terapi Wicara Daftar 10 Klinik Terapi Wicara
18 Oct '18

Perlukah Induksi Alami di Akhir Kehamilan? Perlukah Induksi Alami di Akhir Kehamilan?
18 Oct '18

5 Mitos Membesarkan Bayi Bilingual 5 Mitos Membesarkan Bayi Bilingual
18 Oct '18

Bra Biasa vs Bra Menyusui Bra Biasa vs Bra Menyusui
18 Oct '18

Karena Setiap Anak Itu Unik Karena Setiap Anak Itu Unik
17 Oct '18

Apa Itu Azoospermia? Apa Itu Azoospermia?
17 Oct '18

Sukses Menyusui Minimal 2 Tahun ala Mom Dessy Sukses Menyusui Minimal 2 Tahun ala Mom Dessy
17 Oct '18

Testosteron Dapat Tunda Perkembangan Bicara Anak Laki-laki? Testosteron Dapat Tunda Perkembangan Bicara Anak Laki-laki?
17 Oct '18

Bagaimana Caranya Produksi ASI Tetap Lancar Saat Bekerja? Bagaimana Caranya Produksi ASI Tetap Lancar Saat Bekerja?
17 Oct '18

Mengapa Memberikan MPASI Bayi Harus Usia 6 Bulan? Mengapa Memberikan MPASI Bayi Harus Usia 6 Bulan?
17 Oct '18

Kembangkan Kemampuan Berbahasa Si Kecil Melalui Foto Keluarga? Kembangkan Kemampuan Berbahasa Si Kecil Melalui Foto Keluarga?
17 Oct '18

Skoliosis Saat Hamil? Berbahayakah? Skoliosis Saat Hamil? Berbahayakah?
17 Oct '18

Berbagai Macam Terapi Wicara Berbagai Macam Terapi Wicara
17 Oct '18

Apa Itu Angioedema Syndrome? Apa Itu Angioedema Syndrome?
17 Oct '18

Babyo Story with Lydia Wahyudi: Mencukupi ASI Meski Sibuk Bekerja Babyo Story with Lydia Wahyudi: Mencukupi ASI Meski Sibuk Bekerja
17 Oct '18

Mengapa Lagu Anak-anak Membantu Keterampilan Berbahasa Si Kecil? Mengapa Lagu Anak-anak Membantu Keterampilan Berbahasa Si Kecil?
17 Oct '18

Tahap Perkembangan Bayi Sebelum Merangkak Tahap Perkembangan Bayi Sebelum Merangkak
17 Oct '18

Bagaimana Cara Bayi Belajar Berkomunikasi? Bagaimana Cara Bayi Belajar Berkomunikasi?
17 Oct '18

Tips Kembali Bekerja saat Anak Memasuki Usia Toddler Tips Kembali Bekerja saat Anak Memasuki Usia Toddler
17 Oct '18

READ MORE

Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Solusi untuk Mengatasi Alergi pada Bayi

HEALTH TIPS  |  14 Jun '18

Alergi tidak hanya menyerang orang dewasa atau pada anak – anak, melainkan bayi pun dapat mengalami hal ini. Kemungkinan terkena penyakit alergi pada bayi semakin dapat dikhawatirkan karena bayi memiliki sensifitas yang kuat pada kulitnya. Sebagai orang tua, Anda harus waspada akan hal ini agar bayi dapat terjaga kesehatannya. Maka dari itu, Anda harus mengenal tanda dari penyakit ini.

Tanda-tanda Alergi Pada Bayi

Sesak saat bayi lahir

Tanda ini terjadi saat usia bayi menginjak usia 3 hari, dan akan membaik pada usia 7 hingga usai 10 hari. Umumnya jika bayi mengalami tanda seperti ini disertai dengan membesarnya kelenjar thymus.

Mulut hipersensitif

Gejala pada penyakit ini yaitu terlihat saat mulut bayi mulai timbul bercak putih, namun ini sulit dibedakan dengan infeksi jamur. Bibir bayi pun akan terlihat kering, dan beberapa bayi yang menderita penyakit ini tandanya sering mengeluarkan air liur berlebih dan juga menjulurkan lidahnya keluar. Bibirnya pun terlihat menghitam karena sensitif yang luar biasa ini.

Hidung sensitif

Memberikan gejala seperti seringnya bersin, memproduksi kotoran hidung lebih banyak, dan juga hidungnya seakan tersumbat dan membuatnya kesulitan saat mendapatkan ASI.

Mata yang sensitif

Kondisi ini biasanya dapat dilihat dari mata si bayi yang sering keluar air, dan belekan.

Kulit sensitif

Kulit bayi yang sensitif dan terkena alergi biasanya memberikan tanda adanya ruam atau bintik – bintik merah pada daerah pipi, telinga, dan yang tertutupi popok. Dan adanya bekas hitam pada bagian tertentu seperti bekas gigitan nyamuk. Mata, kepala, sering mengalami gatal dan telinga yang memproduksi kotoran berlebih juga sedikit berbau.

Timbul kuning pada permukaan kulit

Ini merupakan sebuah tanda bahwa adanya gangguan pada pencernaan bayi.

Gangguan saluran pencernaan

Gejala yang ditunjukkan oleh bayi saat mengalami masalah ini biasanya kondisi bayi yang sering muntah, cegukan, sering kentut, sering gelisah, dan sering terlihat seperti sedang ngeden.

Aktivitas motorik berlebihan

Bayi yang mengalami gangguan seperti ini biasanya menunjukan sikap mudah bosan terhadap mainan, mata bayi sering melihat ke arah atas, lalu gerak tangan dan kaki yang hiperaktif.

Mengatasi Alergi makanan Pada Bayi

Untuk mengatasi masalah alergi yang disebabkan oleh makanan pada bayi adalah menghindari makanan yang biasanya menimbulkan alergi pada bayi. Diantaranya seperti produk susu formula, susu sapi, makanan laut, sereal yang mengandung gluten (gandum, gandum hitam, gandum oat dan gandum barley), kacang – kacangan (kacang tanah, kacang kedelai, dan lain sebagainya), seledri. Makanan berikut merupakan makanan yang harus Moms hindari pada bayi, karena makanan berikut merupakan pemicu datangnya penyakit yang membuat bayi menderita.

Mengatasi Alergi Yang Menimbulkan Alergi Pada bayi

Jika bayi menderita diare, Mom jangan berhenti untuk memberikan ASI pada Si Kecil dan asupan makanan sehat yang biasanya pun harus tetap diberikan. Agar cepat sembuh, Mom dapat memberikan oralit yang khusus untuk bayi. Tapi bila cara ini masih saja belum ada membantu, maka cepatlah bayi dibawa ke dokter.

Mengatasi Alergi Pada Kulit Bayi

Alergi yang memberikan efek pada kulit bayi dapat disembuhkan dengan cara mencegah bayi menggaruk kulit yang terserang infeksi, karena komplikasi ini dapt menyebabkan bekas hitam pada kulitnya. Jangan pula memberikan sembarangan krim untuk kulit yang terkena alergi. Karena bisa saja kulit bayi Anda tidak dapat menerima dengan baik, atau bisa dianggap juga tidak cocok dengan kulit bayi Anda. Bila kesulitan mencari obat untuk bayi Anda, maka segeralah untuk mengkonsultasikan kepada dokter.

Suatu hal yang paling penting adalah mengenali penyebab alergi yang dialami bayi Anda, agar Anda bisa memberikan perawatan tepat bagi penyakit yang sedang diderita Si Kecil.

 

Semoga bermanfaat.

By: Babyologist Editor. 

BACA JUGA: 10 Manfaat Luar Biasa Kacang Hijau untuk Bumil

450 Babyologist Editor Send Message to Writer

Related Stories