Categories

Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Snack yang Cocok untuk MPASI

BRANDS  |  FEEDING  |  09 Oct '18

Menginjak usia 6 bulan, bukan hanya ASI yang menjadi kebutuhan bayi, melainkan ia juga memerlukan MPASI (makanan pendamping ASI). Memasuki tahap ini Mom tentu harus mempersiapkan diri untuk menghadapi si Kecil yang mungkin akan kesulitan menerima MPASI pertamanya. Hal ini sebenarnya wajar, karena MPASI memiliki tekstur yang lebih padat dan rasa yang berbeda dari ASI.

Tujuan diberikannya MPASI adalah untuk memenuhi kebutuhan gizi selain dari ASI. Dokter Rifan Fauzie, Sp.A menyebutkan "Anak usia 6 bulan ke atas sudah membutuhkan camilan untuk memenuhi kebutuhan gizinya, jadi tidak mengkonsumsi susu 100% lagi.” MPASI juga akan menambah energi dan zat-zat gizi yang dibutuhkan oleh anak, serta membantunya beradaptasi dengan makanan yang memiliki kadar energi tinggi dan bergizi seimbang. Selain itu, mengonsumsi MPASI juga dapat mengembangkan kemampuan mengunyah dan menelan bayi. Dari sini, ia juga akan mengembangkan kebiasaan/pola makan seperti: sarapan, makan siang, makan malam, dan snacking.

Seiring bertambahnya usia si Kecil, maka frekuensi dan porsi makannya juga akan bertambah. WHO (World Health Organization) menyebutkan bahwa pada saat memasuki usia 9 bulan ke atas, selain frekuensi makan yang ditingkatkan menjadi 3-4 kali sehari, bayi juga sudah dapat diberikan finger food/camilan. Bahkan, 20% dari kebutuhan kalori anak per hari bersumber dari camilan. 

Alasan lain mengapa si Kecil memerlukan camilan ialah karena mereka memiliki ukuran lambung yang masih kecil, berbeda dengan lambung orang dewasa yang memiliki kapasitas besar dan mampu menampung banyak makanan dalam sekali makan. Untuk itu, si Kecil sebaiknya diberi makan dalam porsi yang lebih kecil namun dengan frekuensi yang sering. Tapi karena camilan hanya berperan sebagai makanan tambahan, maka camilan yang diberikan untuk si Kecil sebaiknya memiliki kandungan gula dan lemak yang rendah.

20% dari kebutuhan kalori anak per hari bersumber dari camilan. 

Camilan juga akan menjaga anak agar tidak kelaparan di sela waktu jam makan, sehingga akan mencegahnya makan dalam porsi berlebihan pada saat memakan hidangan utama. Jumlah asupan kalori si Kecil perlu dipantau agar tidak terjadi over nutrition yang mampu menyebabkan obesitas pada usia anak-anak.

Akan tetapi Mom harus dapat memahami snack seperti apa yang cocok untuk si Kecil. Snack atau camilan seringkali digambarkan dengan makanan kemasan yang mengandung lemak trans dengan kadar garam yang tinggi. Tentunya camilan yang sehat bagi bayi tidak seperti itu. Moms harus memastikan camilannya memiliki nilai gizi dan nutrisi yang memadai serta mengandung jumlah kalori yang tidak melebihi jumlah kalori makanan utamanya.

"Makanan ringan/pendamping yang diberikan harus yang sehat dan mengandung nilai gizi yang bermanfaat, di antaranya yang mengandung vitamin, mineral seperti kalsium yang cukup, dan lainnya," ujar dr. Rifan Fauzie, Sp.A.

Canada’s Food Guide menyebutkan beberapa finger food/camilan yang bisa diberikan untuk si Kecil, yaitu:

1. Produk Biji dan Padi-padian

Jenis makanan yang masuk ke golongan ini ialah roti, pasta, biskuit, sereal, oat, dan tempe tahu. Pilihlah camilan yang terbuat dari bahan dasar biji-bijian seperti gandum dan barley yang kaya akan serat, vitamin, dan mineral.

2. Buah dan Sayur

Pilihlah buah yang memiliki tekstur lunak seperti pisang atau alpukat. Jika si Kecil belum mampu mengonsumsi finger food, buah dapat disajikan dengan cara dilumatkan. Kulit buah juga sebaiknya dikupas terlebih dahulu dan dipotong kecil-kecil agar mudah dipegang dan digigit oleh bayi. Sedangkan ragam sayuran dan buah yang keras seperti apel, pir, wortel, dan brokoli sebaiknya dikukus terlebih dahulu agar lebih mudah dikonsumsi oleh si Kecil.

3. Biskuit

Mom sebaiknya memberikan si Kecil biskuit yang mudah larut/lumer di mulut. Selain itu, sebaiknya biskuit untuk si Kecil dilengkapi dengan nutrisi lengkap, serta bertekstur agak padat sehingga dapat membantu stimulasi pertumbuhan gigi, serta kemampuan mengunyah dan bicaranya.

4. Susu dan Produk Olahannya

Si Kecil yang tidak memiliki alergi dapat diperkenalkan dengan produk susu. Keju dan yogurt dapat menjadi pilihan camilan yang sehat dengan kandungan kalsium tinggi yang tentunya baik bagi pertumbuhan tulangnya. Pastikan pula olahan susu yang si Kecil konsumsi memiliki kandungan lemak yang rendah.

 

Semoga bermanfaat.

By: Babyologist Editor.

1221 Mother's Corn

Comments

Related Stories