Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Skin Care Ibu Hamil dan Menyusui

MOM STYLE  |  PREGNANCY  |  24 Nov '18


Salah satu dilema para ibu hamil dan menyusui adalah, ingin tetap melakukan perawatan kulit terutama bagian wajah. Kenapa kita harus repot merawat wajah yang susah-susah gampang? Apalagi kalau sudah punya anak, mana sempat?

Di sini saya tidak mengajak untuk mengubah wajah atau mempercantik wajah ya Moms. Hanya merawat kulit wajah karena usia semakin bertambah. Kulit agak susah untuk memproduksi collagen sendiri. Makanya yang terjadi adalah muncul keriput, kusam, dan lain-lain. 

Bagaimana cara kita merawat wajah? Yang perlu kita tahu adalah basic skin care. Setelah itu kenali jenis kulit dan permasalahan kulit kita. Khususnya untuk bumil dan busui yang memang harus selektif dalam memilih skin care.

Hormon ketika hamil biasanya berbeda kondisinya dengan sebelum hamil. Ingin merawat kulit dengan baik, tetapi di sisi lain ada beberapa kandungan produk skin care yang harus dihindari oleh ibu hamil. Khusus untuk ibu menyusui, saya search di Google tapi masih belum menemukan kalau kandungan skin care bisa masuk ke dalam ASI. Tapi jika Moms pernah menemukan ada research tentang kandungan produk skin care yang bisa mempengaruhi ASI, boleh di-share ya Moms. Setidaknya, rules-nya dibuat sama dengan ibu hamil, karena produk skin care yang dihindari ini kemungkinan bisa mempengaruhi pertumbuhan janin.

Sebenarnya menurut dokter, produk-produk skin care yang over the counter itu generally aman untuk bumil. Tetapi memang ada beberapa kandungan yang sebaiknya dihindari. Perlu diingat, bumil tetap harus konsultasi dengan dokter. Kalau memang selama ini sedang perawatan dengan dokter SpKK, katakan pada dokter bahwa Anda sedang hamil. Setelah mendapatkan resep/produk dari dokter, konsultasikan lagi dengan dokter SpOG, katakan bahwa Anda mendapatkan resep/produk tersebut dan tanyakan apakah aman untuk bumil.

Kandungan Skin care yang Harus Dihindari

Selanjutnya, kita akan membahas tentang kandungan apa saja yang harus dihindari oleh bumil dan busui pada produk skin care. 

  1. Salicylic Acid (BHA)
    Biasanya ada di facial wash, exfoliating toner, moisturizer, yang concern untuk masalah wajah berjerawat. Selain itu biasanya di aesthethic clinic, ada pada treatment facial peeling. Akan tetapi, jika dosisnya kurang dari 2% masih dalam kategori aman. 
  1. Retinol, turunan vitamin A
    Biasanya ditemukan pada produk anti-aging. Produk ini sebenarnya dihindari oleh bumil. Jangan lupa cek komposisi. 
  1. Benzoyl Peroxide
    Biasanya produk acne spot treatment. Jika persentase dibawah 5% masih tergolong aman. 

Dari ketiga bahan tersebut, ada lagi kandungan yang hukumnya wajib dihindari. Tidak hanya untuk bumil dan busui, tapi bagi semuanya yang berniat merawat kulit. Kandungan ini merupakan kandungan berbahaya jika dipakai terus menerus. 

  • Merkuri, biasanya ada pada krim pemutih. 
  • Hydroquinone, biasanya ada pada krim pemutih.
  • Steroid, biasanya ada pada krim jerawat.

Jika 3 kandungan ini ada pada produk skin care kita, efeknya akan terlihat di wajah. Seperti muncul flek hitam, jerawat meradang, kulit terkelupas, kulit putih pucat, sensitif terhadap cuaca panas, matahari, bahkan ketika makan makanan pedas, muka langsung memerah seperti kepiting rebus. Selain itu, muncul garis-garis merah seperti pembuluh darah, kulit wajah serba sensitif pokoknya. Untuk yang jerawatan, jerawat akan tetap ada, muka mengkilap undertone skin jadi putih pucat. 

Skin care routine-nya bumil harus yang bagaimana? Sesuaikan saja dengan yang biasa Moms pakai. Tapi cek lagi, apakah ada komposisi yang memang harus dihindari. Berikut ini basic skin care untuk ibu hamil dan menyusui.

Basic skin care bumil & busui

  1. Double Cleansing
    Kenapa harus double? Jadi saat mencuci muka, kita punya first dan double cleanser. Berguna untuk menghilangkan debu, make up, sunscreen dan bahkan komedo juga ikut luruh.
    - First Cleanser biasanya berbahan dasar oil, cream, milk. Contoh produk: Biore Cleansing Oil, Viva Milk Cleanser, Sensatia Botanicals Cream Cleanser, dll.
    - Second Cleanser biasanya bahan dasarnya water/aqua. Ini sudah sering kita pakai, biasanya disebut face wash, facial foam, facial cleanser, dll. Second cleanser yang bebas SLS, SLES, ALS, ALES ini lebih baik karena tidak irritating dan membuat wajah terasa seperti tertarik.
    Saya biasanya pagi hari cuma cuci muka satu kali menggunakan second cleanser. Lalu pada malam hari menggunakan first dan second cleanser.
  1. Toner/Double Toner
    Kalau saya hanya pakai satu jenis toner, yaitu hydrating toner. Walaupun wajah saya beberapa bagian ada yang berminyak, tetap harus saya beri hidrasi. Karena wajah berminyak itu juga bisa dehidrasi sehingga memicu produksi minyak yang berlebih karena kekurangan air sehingga muncullah jerawat dan komedo.
    Untuk yang biasanya memakai exfoliating toner, boleh dikonsultasikan dengan dokternya ya. Biasanya exfoliating toner yang dihindari yaitu yang jenis BHA. Exfoliating Toner jenis AHA dan PHA masih tergolong aman untuk bumil.
  1. Moisturizer
    Jangan lupakan pelembap, untuk semua jenis kulit. Walaupun kulit berminyak, jangan hindari pelembap. Pilih pelembab sesuai dengan jenis kulit, biasanya untuk yang berminyak lebih baik yang berbentuk gel. Jangan lupa cek komposisi moisturizer. Apakah ada kandungan yang dihindari oleh bumil.
  1. Sunscreen
    Apakah bumil boleh memakai sunscreen? BOLEH. Lebih baik memilih sunscreen jenis physical sunscreen atau mineral sunscreen. Biasanya ada kandungannya Titanium Dioxide dan Zinc Oxide. 

 

Semoga bermanfaat.

By: Nawang Khusnul Muliawaty

Copyright by Babyologist

Yuk download aplikasi Babyo di Android & iOS dan bergabung dengan ribuan Moms lainnya untuk saling berbagi cerita dan mendapatkan rewards! You really don't want to miss out!

1774 Nawang Khusnul Muliawaty

Comments

Related Stories

LATEST POSTS

Manfaat Senam Hamil Dalam Proses Bersalin

Betulkah senam hamil bermanfaat? Apa manfaatnya? Mari simak ulasan dari Mom Cindy berikut ini.

Amankah Menggunakan Produk Kecantikan Saat Hamil?

Apakah hamil berarti stop menggunakan produk kecantikan? Belum tentu! Berikut adalah jawaban dari Mom/Beautician Prisiella.