Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Si Kecil Sering Menolak Minum Obat, Coba Cara Ini Moms!

HEALTH TIPS  |  MY STORY  |  15 Jul '21


Terkadang anak-anak yang penurut pun bisa menolak dan rewel ketika diminta minum obat. Meski si Kecil sudah paham bahwa minum obat akan membuat dirinya lebih baik, aroma obat yang menyengat, rasa obat yang pahit, atau ukuran pil obat yang besar menjadi alasannya untuk menolak diberi obat hingga melepehkannya.

Padahal, menurut Kimberly Giuliano, dokter anak di Cleveland Clinic Children’s di Ohio, Amerika Serikat, pengalaman pertama meminum obat menjadi kunci sulit tidaknya si Kecil diminta minum obat di kemudian hari. Jika pengalaman pertamanya buruk, Moms akan menghadapi tantangan besar dalam memberikan obat untuknya di masa depan.

Nah, Moms, jangan sampai, ya, pengalaman buruk itu terjadi. Ikuti tips berikut agar si Kecil lebih mudah dibujuk untuk meminum obatnya sehingga dia cepat sembuh:

Berikan pengertian dan sikap positif

Anak yang sudah cukup besar bisa diberi pengertian bahwa obat itu banyak manfaatnya. Jelaskan dengan cara yang menyenangkan dan dengan kalimat yang mudah dipahami si Kecil. Jelaskan bahwa dengan rutin minum obat, si Kecil akan cepat sembuh sehingga dapat beraktivitas seperti biasa.

Sementara itu, anak yang berusia lebih muda akan lebih memperhatikan isyarat dari emosi orang tua. Maka, Moms perlu bersabar dan menciptakan suasana tenang serta santai ketika mengajak si Kecil minum obat.

Biarkan si Kecil memilih

Berikan si Kecil sense of control dengan memberikan dia kebebasan memilih rasa obat atau urutan minum obat. Moms juga dapat mengadakan semacam role play dengan meminta si Kecil memberikan obat kepada boneka kesayangannya.

Simpan obat dalam lemari es 30 menit sebelum diberikan

Sensasi dingin ternyata disukai anak-anak. Maka, obat yang diberikan dalam suhu dingin pada umumnya lebih mudah diterima oleh anak-anak. Sebelum memberikan obat cair, simpan obat di lemari es bagian bawah selama 30 menit. Namun, jangan menyimpan obat di lemari pendingin karena bisa merusak zat di dalam obat.

Alternatif lainnya adalah memberikan si Kecil es batu untuk dikulum sebelum minum obat. Hal tersebut dapat memati rasakan indra pengecap di lidah selama beberapa menit sehingga si Kecil tidak merasakan pahitnya obat. Ingat, ya, Moms, berikan es batu seukuran permen saja dan jangan lakukan tips ini untuk anak di bawah usia 2 tahun karena bahaya tersedak.

Pilihlah obat sirup yang lebih mudah ditelan

Anak-anak sebaiknya minum obat sirup cair karena lebih mudah ditelan daripada obat tablet atau kapsul. Namun, jika obat yang ada tidak ada dalam bentuk cair, tanyakan kepada dokter apakah obat tersebut boleh digerus atau dilarutkan dengan air. Sebab, ada obat yang tidak boleh dihancurkan supaya khasiatnya tidak berkurang.

Gunakan pacidose untuk memberikan obat kepada si Kecil

Moms dapat menggunakan Dr. Brown’s Pacidose Liquid Medicine Dispenser yang berbentuk pacifier untuk memberikan obat cair kepada si Kecil. Setelah memasukkan pacifier ke dalam mulut si Kecil, obat akan mengalir melewati lidahnya sehingga si Kecil tidak merasakan rasa pahit obatnya. Pacidose ini memiliki ukuran injeksi akurat dengan maksimum 5ml atau 1 sdt sehingga Moms dapat memberikan obat dengan dosis yang tepat. Pacidose yang aman dimasukkan dalam mesin sterilisasi ini sudah dilengkapi 2 stage pacifier yaitu untuk anak usia 0-6 bulan dan 6-18 bulan. Material pembuat pacidose ini adalah plastik Tritan yang BPA-free.

Berikan hadiah visual dan pujian

Anak-anak umumnya merespons hadiah dengan positif. Tidak perlu hal yang mahal, stiker yang ditempelkan di kalender setelah dia meminum obatnya dapat membuatnya lebih giat dan merasa dihargai. Dia juga akan lebih bisa memantau kemajuan mereka secara visual di kalender pribadinya. Tidak hanya itu, jangan lupa berikan pujian usai dia minum obat, ya, Moms!

Memberikan obat kepada si Kecil memang menjadi tantangan tersendiri bagi orang tua. Semoga tips di atas dapat menjadi solusi agar si Kecil mau rutin meminum obatnya sehingga cepat sembuh. Jangan lupa untuk selalu mempertahankan sikap positif dan meminta bantuan dokter anak jika dibutuhkan, ya, Moms!

Referensi: Alo Dokter, Everyday Health, Hello Sehat, Klik Dokter

Yuk download aplikasi Babyo di Android & iOS dan bergabung dengan ribuan Moms lainnya untuk saling berbagi cerita dan mendapatkan rewards! You really don't want to miss out!

7468 Dr. Brown's Indonesia

Comments

Related Stories

LATEST POSTS

Tips Nyaman Berliburan Bersama Si Kecil di Masa Pandemi

[foto1]COVID-19 membuat orang tua di seluruh dunia bertanya-tanya apakah mereka bisa berliburan

Tips Berolahraga Ala Moms

Hai Moms, Moms pasti tahu dong salah satu cara ampuh untuk melawan virus Corona dan juga virus-

Awas!! Jangan Asal Memilih Hand Sanitizer untuk Si Kecil

Pandemi Corona ini membuat kita lebih sadar akan kebersihan terutama kebersihan tangan dan area wajah.

Tiga Anjuran Yang Perlu Dilakukan Apabila Ibu Menyusui Berpuasa

Bagi para Busui yang berpuasa, simak tips berikut ini yuk.

Perhatikan Hal-Hal Berikut Saat Busui Ingin Berpuasa

Buat para Busui yang sedang berpuasa, tips berikut ini wajib disimak ya!

Apa itu HEPA 13?

Ada perbedaan signifikan antara filter HEPA yang dibuat oleh merek air purifier yang berbeda.

5 Makanan Cegah si Kecil Konstipasi

Bakteri Lactobacillus reuteri (Lr), misalnya, dapat mencegah gangguan saluran cerna pada anak.

Cegah Abses dengan Rawat Gigi dan Mulut Sejak Dini

Kebersihan gigi dan mulut perlu dirawat sejak dini agar tidak menyebabkan penyakit. Berikut ini beberapa tips merawat gigi si Kecil.

5 Tips Mencegah Virus di Rumah Moms

Moms, simak lima tips mencegah virus yang bisa Moms lakukan di rumah berikut ini.

Manfaat yang Saya Rasakan Setelah Pijat Pasca Persalinan

Moms apa adakah di sini yang setelah melewati proses persalinan, tepatnya saat dalam masa nifas moms melakukan pijat?

Tips Menjaga Tubuh Moms Tetap Fit di Musim Hujan

Curah hujan yang tinggi di awal tahun ini tentu jadi tantangan tersendiri buat Moms dan Moms to be ya.

Resolusi 2020: Menjadi Mama Milenial yang Sehat

Hi moms, umur saya sudah mau memasuki kepala 3 dan saya makin concern with the term of 'getting older'.

Efek Domino Cacar Air di Keluarga Kecilku

Saya terkena cacar air untuk yang kedua kalinya dan itu menular ke kedua anak saya

Pengalamanku Mengalami Nyeri pada Punggung Bekas Suntikan Pasca Operasi Caesar

Kali ini aku mau share pengalamanku mengalami nyeri punggung pasca operasi caesar ya moms

Mitos Pantangan Makanan pasca Persalinan

Apa saja makanan yang dipantang setelah melahirkan? Lalu bagaimana faktanya?

Ternyata Aku Terkena Infeksi Mulut Rahim/Servisitis

Beberapa hari terakhir, aku memang sering mengalami keputihan pada saat sebelum dan sesudah haid.

Jangan Sepelekan Perubahan Hormon!

Baru-baru ini saya mengalami perubahan hormon yang luar biasa menyakitkan buat saya.

Bahayakah Keputihan pada Wanita?

Keputihan biasa dialami oleh hampir setiap wanita, namun bahayakah keputihan pada wanita?

Tips Mencegah Ruam Popok pada Bayi

Penyebab ruam popok biasanya dikarenakan penggunaan popok yang terlalu lama. Bagaimana mencegahnya?

Pengalamanku dengan Kardiomiopati Postpartum Pasca Melahirkan Anak Kembar

Aku di vonis Kardiomiopati Postpartum atau lemahnya otot jantung pasca melahirkan.