Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Si Kecil Sering Kembung Setelah Minum? Ini Solusinya

BRANDS  |  24 Aug '20


Di awal-awal kehidupannya, bayi masih bertumbuh sehingga banyak sistem tubuhnya yang belum bekerja secara optimal. Seringkali kita menjumpai bayi dengan keluhan perut kembung. Penyebab perut bayi kembung biasanya adalah karena banyak menelan udara saat menangis, mengisap kempeng, atau setelah minum.

Moms bisa tahu si Kecil kembung jika dia menunjukkan tanda-tanda seperti rewel, menangis, buang gas, perut keras menggembung, bersendawa, dan daerah perutnya terasa keras. Kondisi bayi kembung biasanya normal dan bukan merupakan gejala penyakit yang serius apabila dia hanya rewel beberapa saat, wajahnya memerah, masih bisa tertawa, dan tidak stres. Namun, apabila kembung tersebut disertai demam, muntah, tidak bisa BAB, BAB berdarah, sangat rewel, dan si Kecil tidak mau ditenangkan, maka kembung tersebut bisa jadi merupakan gejala dari penyakit yang lebih serius sehingga Moms harus segera membawa si Kecil ke dokter.

Solusi atasi sering kembung setelah minum pada si Kecil

1. Selalu sendawakan si Kecil setelah minum

Berikan waktu istirahat sekitar 2 menit setiap sesi minum untuk mencegah kemungkinan dia menelan terlalu banyak udara dengan cepat. Selalu sendawakan si Kecil setelah minum agar udara yang tidak sengaja tertelan bisa keluar sehingga tidak menyebabkan kembung.

2. Letakkan si Kecil dalam posisi tengkurap

Pada bayi yang sudah bisa tengkurap, biarkan dia dalam posisi tersebut lebih lama. Posisi ini akan membantu gas di perut mendapatkan tekanan dari berat badannya sehingga dia bisa lebih mudah bersendawa atau buang angin. Selama tengkurap, ajak si Kecil berkomunikasi agar dia membuka mulutnya. Perhatikan juga tingkah lakunya saat tengkurap; apakah dia terlihat kesakitan atau tidak.

3. Gosok-gosok perut si Kecil

Gosok perutnya dari arah punggung ke pusar. Tekan dengan sangat lembut ketika tangan Moms akan mendekati pusar. Ini bisa membantu agar perutnya hangat dan dia bisa buang angin.

4. Pijat lembut anggota tubuh si Kecil

Pijat dengan tekanan lembut di bagian perut, punggung, dan dada si Kecil sekitar 1 jam setelah dia minum apabila perutnya kembung. Gunakan minyak saat memijatnya untuk menghangatkan tubuhnya. Akan tetapi, hentikan proses memijat jika dia menangis atau tidak nyaman.

 

5. Tepuk-tepuk punggung si Kecil dengan lembut

Angin yang terperangkap dalam perut si Kecil dapat menyebabkan perutnya kembung. Untuk mengeluarkan angin tersebut, gendong si Kecil dengan posisi tubuhnya menghadap Moms. Lalu, posisikan perutnya agar menempel di dada Moms. Untuk memancingnya bersendawa, tepuk-tepuk punggungnya dengan lembut. Jika si Kecil tidak juga bersendawa, posisikan dia agar tengkurap selama beberapa menit. Perutnya akan tertekan dan gas di dalam perutnya bisa keluar.

 

6. Gunakan sippy cup dengan fitur airloop system

Saat si Kecil sudah cukup dewasa untuk minum dari cup, pilihlah cup yang memudahkannya belajar minum. Untuk itu, Moms dapat memilih sippy cup yang berfungsi sebagai transisi minum dari botol susu ke gelas/cangkir orang dewasa.

Sippy cup cocok untuk bayi berusia 6 bulan yang baru dalam tahap awal MPASI. Pada tahap ini, bayi belum bisa mengisap secara konstan. Dia membutuhkan bantuan sippy cup agar dapat minum dengan lancar. 

Dengan banyaknya produk cup transisi yang beredar di pasaran, Moms perlu pintar-pintar memilih produk yang paling tepat. Teknologi airloop system pada sippy cup bekerja mengeluarkan udara dari dalam sedotan. Karena itulah, sippy cup dengan fitur tersebut efektif  mencegah udara agar tidak ikut tertelan dan membuat perut si Kecil kembung.

Pilihlah juga sippy cup yang dilengkapi fitur 360’ gravity ball dan V valve. Dengan fitur 360 degrees gravity ball, si Kecil tetap nyaman minum meski dalam posisi duduk, merangkak, atau berdiri. Sementara itu, sippy cup yang memiliki V valve dapat mencegah si Kecil tersedak dengan cara mengatur air yang akan keluar dari botol secara konstan. Katup V valve yang terletak pada straw ini otomatis mengunci jika tidak sedang digunakan untuk minum, membuat botol menjadi leakproof.

Fitur lain yang tidak kalah pentingnya dan menjadi nilai plus sebuah sippy cup adalah aman, tahan banting, sedotan lembut dan tahan gigitan, serta mulut botol lebar agar mudah dibersihkan.

Babycare sippy cup adalah salah satu cup yang memiliki fitur-fitur tersebut. Mom bisa mendapatkannya di Exclusive Launching Tokopedia pada tanggal 22 - 31 Agustus 2020.

Nah, Moms, itulah tips-tips mengatasi si Kecil yang sering kembung setelah minum. Selalu pastikan si Kecil mendapatkan cukup cairan agar bisa tumbuh dengan optimal, ya, Moms!

 

Referensi: Hai Bunda, Liputan 6

Yuk download aplikasi Babyo di Android & iOS dan bergabung dengan ribuan Moms lainnya untuk saling berbagi cerita dan mendapatkan rewards! You really don't want to miss out!

2949 Babycare Indonesia

Comments

Related Stories

LATEST POSTS

7 Cara Meningkatkan Daya Tahan Tubuh Si Kecil yang Alergi

Pandemi COVID-19 telah mengubah rutinitas sehari-hari kita baik itu di rumah maupun di luar

Ini Cara Mengatasi Panic Attack Buat Millenial Moms

Kondisi pandemi virus Corona memaksa kita untuk menjalani kehidupan yang tidak menentu. Rutinitas

Tips Tetap Produktif dari Rumah

Dengan adanya pandemi COVID-19 yang melanda seluruh dunia, banyak dari kita yang kini menghabiskan

Babyo Review Dr. Brown's Silicone One-Piece Breastpump

Apa saja sih manfaat dari menggunakan Pompa ASI bagi Moms? Yuk simak penjelasannya berikut ini.

Biasakan Si Kecil Merawat Gigi Sejak Dini

Mengajarkan si Kecil merawat gigi perlu dilakukan sejak dini. Hal ini bertujuan untuk membiasakan si kecil hidup sehat. berikut ini tips yang [...]

Manfaat Berolahraga di Sore Hari Bersama Si Kecil

Di tengah rutinitas sehari-hari, manusia perlu berolahraga untuk menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh. Nah, melibatkan si Kecil saat [...]

Bedtime Routine, Senjata Ampuh Agar Si Kecil Tidur Lelap

Apakah Moms merasa kesulitan menidurkan si Kecil di kala malam tiba? Bedtime routine alias rutinitas tidur yang konsisten dapat membantu si [...]

Tips Mengoptimalkan Tumbuh Kembang si Kecil

Apa saja cara yang bisa dilakukan orang tua agar tumbuh kembang si Kecil optimal? Yuk, Moms, simak tips berikut ini.

Si Kecil Mencret? Yuk, Beri Ia Makanan Berikut

Moms, apakah si Kecil sering diare? Jika ya, kondisi ini sebenarnya lazim terjadi kok pada balita.

Babyo Review Nestlé LACTOGROW 3

80% sistem imunitas berada di dalam saluran cerna sehingga kesehatan saluran cerna sangat penting untuk dijaga.

Exclusive Privilege: Lactaboost Andalan Nutrisi

Selain mencukupi nutrisi, masa menyusui menjadi momen bonding dengan si Kecil.

Yuk Kenalan dengan Dr.ato Baby Skincare Series

Rangkaian perawatan Dr.ato sudah siap untuk menemani dan melindungi kesehatan kulit si Kecil.

Why Does Baby Need Baby Shampoo?

Why do we use baby shampoo instead of our own shampoo to wash our baby’s hair?

Why Does NAIF Nourishing Shampoo Give Your Baby a Good Hair Day?

Why doe NAIF Nourishing Shampoo give your baby a good hair day? Let's find out here!

Why Does Untangled Hair Happen to Babies?

Why does untangled hair happen in babies? Let's find out!

Why Does Foam Cause Hair Fall?

Kandungan SLS memberikan efek berbusa, namun bisa menghilangkan minyak di kulit kepala.

So, Why Is NAIF Effective for Untangled Hair?

NAIF Nourishing Shampoo memiliki kandungan cottonseed oil yang membantu mempertahankan kelembaban kulit.

Mamibot, The First Cordless, Small, and Light Vacuum Cleaner

Mamibot UV LITE100 didesain dengan ukuran yang kecil dan ringan sehingga praktis saat digunakan.

Bagaimana Proses Pemotretan Newborn?

Proses pemotretan Newborn sering dianggap mudah, padahal banyak tantangan sebelum melakukan pemotretan.

Why Should You Choose NAÏF Nourishing Shampoo For Newborns?

Banyak sampo bayi yang dapat Moms temukan di pasaran. Tapi apakah sampo tersebut aman bagi newborns?