Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Si Kecil Sering Kembung? Jangan Panik! Ini Solusinya

BABY  |  FEEDING  |  HEALTH TIPS  |  MY STORY  |  06 Dec '19


Sebagai New mom, segala hal yang menyangkut kondisi si Kecil pasti selalu diperhatikan. Nah, aku satu diantara jutaan new moms yang paling worry klo terjadi sesuatu pada si Kecil. Apalagi menyangkut kondisi kesehatannya.

Aiza saat ini berusia 2,5 bulan. Dari lahir hingga sekarang, sering banget mengalami kembung hingga kolik beberapa hari. Pernah suatu hari diusianya yg belum genap 1 bulan, selama 3 hari berturut-turut nangis kencang ga seperti biasanya, mau ditenangin kek apapun ga ngaruh. Bahkan disusuin pun masih tetap menangis. Kejadian ini kerap terjadi selama 3 hari, itupun terjadi tengah malam selama 2-3 jam menangis sambil mengangkat kakinya ke arah perut. Akhirnya dibawa lah ke DSA dan ternyata positif kolik, diresepkan oleh dokter yakni probiotik. Sebenarnya wajar, mungkin hampir setiap bayi pasti mengalami kolik bahkan kembung. Setelah dikonsumsi beberapa hari, kolik pun mereda. Tapi belum selesai sampai disitu, masalah kembung pun dimulai dan berlangsung hingga sekarang.

Mungkin wajar, hampir semua bayi mengalami kembung yang ditandai dengan sering buang angin hingga usianya 3 bahkan 4 bulan. Tapi Aiza setiap kali buang angin, pasti nangis karena kesulitan untuk buang angin. Ditambah gumoh hingga muntah banyak keluar sampai ke hidung, disitulah aku panik luar biasa. Walaupun dibilang kembung itu wajar, tapi orangtua mana yang tega lihat kondisi si kecil kek gini? Nah disini adakah yang bernasib sama? Kali ini aku mau sharing mengenai penanganan apa saja yang sudah kulakukan untuk mengurangi gejala kembung tersebut.

Tips mengurangi gejala kembung pada bayi

1. Sebisa mungkin menghindari makanan yang memicu gas seperti kol, tauge, pokoknya semua sayur yang berwarna putih, karena memicu adanya gas diperut. Hal ini bisa mempengaruhi ASI kita.

2. Rutin melakukan pijat ILU dan gowes sepeda setelah mandi dan menjelang tidur. Kegiatan ini rutin aku lakukan hingga sekarang, guna membantunya buang angin.

3. Mengurangi bahkan menghindari makanan pedas. Apalagi klo anak ga kuat dengan zat capcaisin yang terkandung pada cabai, dapat memicu rasa kurang nyaman diperutnya.

4. Menggunakan daun jarak. Nah ini yang paling manjur sebenernya sih. Aku pakaikan ini selama beberapa hari usai Aiza mandi. Daun jarak memang dikenal ampuh untuk mengatasi kembung. Cara pakainya mudah kok, ambil daun jarak 2-3 helai, cuci bersih kemudian bakar diatas api hingga layu. Remas2 dan buka kembali remasan tsb, tempelkan diperutnya. Biarkan hingga mengering. Selama beberapa hari ku kasih daun jarak memang ngaruh, Aiza udah ga cranky lagi tiap buang angin.

5. Balurin minyak telon+bawang merah diperutnya sambil pijat lembut memutar searah jarum jam.

6. Usahakan sendawakan si kecil usai menyusui.

7. Sabar. Yap, ini langkah terakhir yakni sabar. Karena memang lagi fasenya si kecil kerap kembung yang nantinya akan hilang dengan sendirinya diusia si kecil menginjak 3-4 bulan. Hal ini dikarenakan sistem pencernaannya yang belum matang. Tapi sebagai orangtua, hanya bisa bantu untuk mengurangi rasa kurang nyaman diperut si kecil dengan beberapa cara diatas.

Nah itulah beberapa cara yang udah kulakukan untuk mengurangi rasa kembung diperut si kecil. Semoga pengalaman yang ku share disini bisa bermanfaat untuk para moms yang punya pengalaman sama denganku. Semangat untuk para moms ya!

Yuk download aplikasi Babyo di Android & iOS dan bergabung dengan ribuan Moms lainnya untuk saling berbagi cerita dan mendapatkan rewards! You really don't want to miss out!

257 Rikania Andryani

Comments

Related Stories

LATEST POSTS

Bayiku Didiagnosa Memiliki Tongue Tie saat Usianya Masih 2 Hari

Si Kecil susah menyusu? Bisa jadi ia mengalami kelainan pada frenulum atau biasa disebut tongue tie

Botol Pigeon Wide Neck Favorit Vonn

Pemberian botol susu pada bayi harus yang tepat ya Moms agar kolik tidak menyerang si Kecil

Pengalaman Mom Sheren Menghadapi Dermatitis Atopik

Udah 5 hari ini pada kulit pipi Sheren muncul ruam merah, pipi menjadi kasar dan Sheren menjadi sangat rewel.

Perhatikan Air untuk Membuat Susu Formula pada Bayi

Air putih yang diberikan pada bayi sebelum usia 6 bulan sangat membahayakan buah hati kita.

Insisi Tongue-tie, Bagaimana Prosesnya?

Bayi saya mengalami tongue-tie & harus menjalani bedah insisi karena sulit menyusu sehingga kekurangan asupan.