Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Sharing: Perlukah Menyekolahkan Anak Pada Usia Dini?

PARENTING  |  12 Aug '18


Hai Moms! Kali ini saya akan sharing mengenai sekolah di usia dini. Diawali dengan cerita mengapa saya menyekolahkan Qilla di usianya yang baru 17 bulan.

Setiap hari, Qilla ikut saya bekerja, di mana lingkungan kerjanya tidak memungkinkan untuk dia bisa berinteraksi dengan banyak teman sebayanya. Satu-satunya teman sebayanya adalah sepupunya sendiri yaitu Abang Ghazi. Setiap dia main lari ke sana kemari, hanya ada tumpukan pekerjaan yang tidak boleh dia pegang. Semakin banyak larangan karena kondisi ruangan yang penuh pekerjaan. Sebenarnya, Qilla kadang taat untuk tidak mengganggu pekerjaan. Tapi saya jadi kasihan, karena banyak hal yang tidak boleh dia lakukan.

Dari situ saya sadar bahwa Qilla butuh teman sebaya. Karena kalau pulang kerja, biasanya dia langsung masuk rumah dan hanya main berdua dengan saya. Hari Sabtu dan Minggu juga biasanya hanya bermain di dalam rumah juga. Sesekali bertemu teman rumah tapi durasinya juga tidak lama. Kerugian lainnya adalah Qilla jadi lama beradaptasi jika bertemu orang baru.

Akhirnya saya dan suami sepakat bahwa Qilla butuh teman sebaya agar mainnya bisa klop. Ia pernah ikut trial di sekolah gymnastic, tapi tidak dilanjutkan karena tempatnya yang cukup jauh untuk “sekolah” seusia Qilla. Jam sekolahnya juga ternyata bersamaan dengan jam kerja saya. Ditambah saya masih harus mengurus Qilla sendirian.

Bagaimana langkah selanjutnya? Kebetulan nenek Qilla mengajar di salah satu PAUD di dekat rumahnya. Jadi ia diperbolehkan ikut masuk PAUD di usia 14 bulan. Hari pertama masuk, usia Qilla 14 bulan. Dia sangat happy karena bisa main perosotan dan bermain dengan teman-teman yang rata-rata usianya 3-4 tahun. Ia sangat betah di sana, duduk anteng, mendengarkan gurunya berbicara. Qilla juga mengikuti kegiatan seperti menulis dan mewarnai.

Waktu Qilla mendapat seragam, dia semakin senang sekolah. Setiap dipakaikan baju seragam, pasti dia sangat antusias. Hampir setiap pulang sekolah pasti dia happy, hanya sesekali menangis saat pulang, biasanya karena mengantuk atau jatuh. Jadi selama di sekolah, neneknya yang bertugas menemaninya sementara saya bekerja.

Bagaimana dengan jam sekolah Qilla? Seharusnya seminggu 5 kali selama 1,5 jam. Tapi di awal-awal masa sekolah, dia hanya datang sekali seminggu dengan durasi sesuka hati. Kalau sekarang, ia datang setiap hari tapi durasinya masih sesuka hati.

Jadi, kalau diulang pertanyaannya mengapa saya menyekolahkan Qilla di usia 14 bulan, karena Qilla butuh bersosialisasi dengan teman sebayanya. Qilla butuh ruang gerak yang cukup luas untuk dia aktif bergerak. Qilla butuh belajar sharing dengan teman-temannya. Syukurlah hasilnya sudah mulai tampak. Dia sekarang sudah mulai beradaptasi di lingkungan luar dan semakin teratur waktu tidur siang maupun makannya.

Pandangan Saya Tentang Sekolah di Usia Dini?

Kembali lagi pada kebutuhan si Kecil. Apa yang dia butuhkan? Apakah Moms bisa memenuhinya? Kadang, Qilla tidak terlalu antusias saat bermain dengan saya. Padahal, ia bisa sangat heboh saat bersama ayahnya. Tapi tidak mungkin ayahnya jadi tidak bekerja karena selalu diajak bermain.

Tidak pernah ada paksaan selama Qilla sekolah. Semua terserah dia, yang penting dia nyaman, senang dan happy. Sampai saat ini, dia selalu antusias kalau setiap pagi siap-siap untuk sekolah.

Jadi buat Moms yang masih bingung masalah perlukah anak sekolah di usia dini? Jawabannya adalah, coba perhatikan apakah itu merupakan suatu kebutuhan bagi anak maupun Moms. Lalu baru cek sekolah mana yang bisa membuat anak dan Moms juga nyaman.

Jangan hanya bermodalkan gengsi, lalu memasukkan si Kecil ke sekolah yang “bagus”, tapi ternyata Moms atau si Kecil tidak nyaman. Jangan berpikiran untuk menyekolahkan anak sedari dini hanya supaya Moms dianggap peduli pada anak, padahal sesungguhnya si Kecil sudah memberi tanda bahwa ia butuh sekolah.

Pasti ada pro dan kontra tentang sekolah anak usia dini. Sama halnya dengan pasti ada pro dan kontra tentang menjadi full mom atau working mom. Dan masih banyak lagi perdebatan yang sejenis. Semua kembali lagi pada kenyamanan kita sebagai keluarga. Karena pada akhirnya kitalah yang menjalani, orang lain hanya bisa berkomentar. Sekolah ataupun tidak sekolah di usia dini, yang penting anak nyaman dan menjalaninya tanpa paksaan.

Semoga bermanfaat.

By: Nurul Hidayati.

Yuk download aplikasi Babyo di Android & iOS dan bergabung dengan ribuan Moms lainnya untuk saling berbagi cerita dan mendapatkan rewards! You really don't want to miss out!

2874 Nurul Hidayati

Comments

Related Stories

LATEST POSTS

Beberapa Faktor Yang Membuat Si Kecil Susah Mandi

Dalam mengurus si kecil Moms pasti mengalami beberapa kesulitan , salah satunya yaitu si kecil susah diajak mandi . Mungkin banyak Moms yang [...]

Bilingual Sound book termurah bertema islami

Mama pecinta sound book pasti tau kalau harga sound book terbilang cukup mahal. Kemarin waktu iseng- iseng nyari sound book Mama Zavi nemu buku [...]

“Peran vitamin untuk optimalisasi daya tahan tubuh...

“Peran vitamin untuk optimalisasi daya tahan tubuh Anak” GTM atau Gerakan Tutup Mulut ini disebabkan oleh faktor yang bervariasi sehingga pen [...]

Pengalaman Ku Menghadapi Baby Shaming. Beberapa b...

Pengalaman Ku Menghadapi Baby Shaming. Beberapa bulan yang lalu saat usia Uwais menginjak satu tahun, beberapa kali Uwais mendapatkan Baby [...]

Memgajar anak 2 tahun berpikir kritis, emang bisa?...

Memgajar anak 2 tahun berpikir kritis, emang bisa? Beberapa tahun belakangan kita sering mendengar berita hoaks yang berkeliaran. Dan parahnya, [...]

Apakah Udara di Dalam Rumah Anda Sudah Aman?

Salah satu hal yang kita dapat pelajari dari pandemi COVID-19 saat ini adalah betapa mudahnya kuman, virus, dan bakteri berkeliaran di udara dan [...]

Peluk Si Kecil & Rasakan Manfaatnya

Parents tau gak, saat mengasuh anak, pelukan bisa membuat ibu dan si kecil merasa nyaman. Saat kita merasa sedih atau kecewa, pelukan hangat [...]

Apakah si Kecil Membutuhkan Sunscreen & Aftersun?

Matahari telah menjadi bagian dari keseharian hidup kita. Tanpa kita sadari, kulit kita sering sekali terekspos pada matahari saat berdiri di [...]

Cerita Uwais di Fase "Terrible Two". Di usia 20 ...

Cerita Uwais di Fase "Terrible Two". Di usia 20 bulan saat ini, Uwais cukup aktif sekali serta cepat dalam menanggapi sekitarnya. Uwais senang [...]

Ketika si anak mendadak menjadi pemarah

Apa yang bakalan kalian lakukan ketika "anak" tiba- tiba menjadi pemarah?. . Aku benar2 gak nyangka tiba2 Kathleen jadi anak yang suka marah2 , [...]

Caraku Mengenalkan Kondisi Pandemi Pada Anak

Bagaimana si kecil bisa mengetahui kondisi pandemi ini jika kita tidak menjelaskannya? Kita bisa menjelaskannya dengan cara - cara sederhana. [...]

“Jika Anak Sudah Terbiasa Dengan GADGET” Aturan...

“Jika Anak Sudah Terbiasa Dengan GADGET” Aturan memakai gawai sesuai dengan rekomendasi American Academy of Pediatrics adalah: *Di bawah 1,5 [...]

Gegar Otak Akibat Benturan di Kepala si Kecil

Terjatuh pada balita yang sedang aktif bermain apalagi senang lari lari mungkin adalah hal yang wajar . Tapi jika terjatuh dan kepalanya [...]

Review Buku The World Around Us: OCEANS

Hello Moms, biasanya kalau weekend apa nih aktivitas kesukaan Moms dan si Kecil? Adakah yang suka membacakan buku? Biasanya anak saya minta [...]

“Feeding Froggie” Yuk !

Bosan juga ya rasanya sudah hampir empat bulan kita di rumah aja, berkutat dengan kegiatan itu itu aja. Tapi demi kebaikan dan kesehatan kita [...]

Review Buku Hijaiyah Animal Series

Hai Moms, adakah yang gemar membelikan buku untuk sang buah hati? Meskipun bukan barang yang wajib dibeli, rasanya mengenalkan buku pada anak [...]

Tips Mengenalkan Hewan Kesayangan Pada Anak

Hai Moms, adakah yang memiliki hewan peliharaan di rumah? Apakah Moms sudah mengenalkannya pada si Kecil? Tidak sedikit keluarga yang memelihara [...]

Mengatasi rasa stress karena #dirumahaja

Di masa karantina ini anak2 bisa juga loh menjadi stress, bukan hanya dewasa saja. Mereka bosan dengan aktivitas yang ada di rumah dan tidak [...]

Resep Bolu Kukus Milo No Mixer No Oven

Selama corona rasanya apa-apa pengen bikin sendiri termasuk bolu. Uda berkali-kali coba namun gagal. Akhirnya saya menemukan resep yang pas dan [...]

Tips Rumah Tangga Harmonis di Tengah Pandemi

Moms and Dads, yuk simak tips agar rumah tangga tetap harmonis di masa pandemi covid-19 berikut ini.