Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Sex Education untuk Balita

GROWTH & DEVELOPMENT  |  PARENTING  |  16 Oct '18


Di usia 1 tahun, biasanya bayi sudah mulai mengeksplorasi alat kelaminnya. Tentu kita juga sudah mulai melarang agar tidak dimainkan ya Moms. Sebenarnya itu merupakan bagian dari mengajarkan pendidikan seks sejak dini.

Apakah Balita Sudah Mengerti?

Menurut sumber yang saya baca, poin utamanya adalah dia harus mengenali dirinya sendiri terlebih dulu. Membedakan apakah dia laki-laki atau perempuan. Bentuk kepribadian dirinya harus dimulai sejak dini.

Pendidikan Seks Dini

  1. Pakaikan baju yang sesuai jenis kelaminnya
    Jangan berikan baju bayi laki-laki pada bayi perempuan yang bisa membuatnya menjadi tomboi atau sebaliknya juga. Karena jika semakin besar, dia bisa bingung sebenarnya dia laki-laki atau perempuan.

  2. Ajarkan malu 
    Wajar saja kalau sudah mulai besar, semakin susah memakaikannya baju saat di rumah. Tapi jika misalnya ada tamu datang, kita harus ajari mereka supaya berpakaian lengkap. Karena semua pendidikan berawal dari rumah.

  3. Ajak anak untuk mengenali bagian tubuhnya
    Bisa dengan sambil bernyanyi, head shoulders knees n toes, lalu dengan kalimat sederhana kita jelaskan fungsi setiap bagian tubuhnya, dan bahwa masing-masing harus dijaga dengan baik.

  4. Ajarkan bagian tubuh yang tidak boleh disentuh orang lain
    Bagian pantat, kelamin, dada. Sangat pantang untuk disentuh oleh orang lain. Apalagi buat anak yang mulai masuk preschool, ini penting sekali untuk diajarkan.

  5. Bangun kebiasaan positif
    Misalnya tidak pipis sembarangan, tidak buka baju di tempat umum. Jadi semua harus sesuai pada tempatnya supaya mereka mengerti dan terbiasa. Misalnya anak laki-laki ikut ayahnya ke toilet, begitu juga dengan anak perempuan. Jadi mereka lama-lama mengerti soal kebiasaan ini.

Menurut saya penting sekali mengajarkan perbedaan jenis kelamin ini sejak dini, supaya ketika tumbuh besar tidak ada kekhawatiran dan anak juga bisa lebih menjaga dirinya dengan baik dari ancaman bahaya.

Semoga bermanfaat.

By: Feimi Wijaya

Yuk download aplikasi Babyo di Android & iOS dan bergabung dengan ribuan Moms lainnya untuk saling berbagi cerita dan mendapatkan rewards! You really don't want to miss out!

1814 Feimi Wijaya

Comments

Related Stories

LATEST POSTS

Aktivitas si Kecil yang Tidak Perlu Dilarang

Moms, jangan larang si Kecil bereksplorasi dengan hal-hal di sekitarnya tanpa tahu sisi positif di baliknya.

Cara Mom Rahayuni Membantu Anak Cepat Berbicara

Perkembangan setiap anak memang berbeda, tapi cara-cara berikut ini bisa mendukung perkembangan kosakatanya.

Cara Stimulasi si Kecil untuk Merangkak

Bagaimana cara menstimulasi si Kecil untuk merangkak? Yuk ikuti langkah berikut ini Moms.

Bagaimana Membangun Rasa Percaya Diri si Kecil?

Percaya diri adalah suatu sikap yang harus dipelajari si Kecil. Lalu, bagaimana membangun sikap tersebut?

Mengapa Lagu Anak-anak Membantu Keterampilan Berbahasa Si Kecil?

Moms cobalah sering mengajak bernyanyi si Kecil karena ternyata banyak sekali manfaatnya

4 Aktivitas Melatih Kemampuan Bicara Anak

Jika si Kecil termasuk auditory learners, coba 4 aktivitas ini untuk menstimulasi kemampuan bicaranya.

Tahapan Perkembangan Bicara Anak

Moms, apakah kemampuan bicara si Kecil mengikuti tahapan perkembangan sesuai dengan usianya?

Penyebab Keterlambatan Perkembangan Bicara dan Bahasa pada Anak

Perkembangan anak sangatlah cepat, salah satunya mengenai bicara. Speech delay bisa disebabkan oleh hal yang sering kita jumpai lho Moms. Yuk [...]

Bagaimana Cara Membantu si Kecil Berbicara?

Untuk membantu kemampuan bahasa dan berbicara si Kecil, sebaiknya Moms melakukan hal-hal berikut ini.

DIY Mainan Anak Ramah di Kantong ala Mom Rahayuni

Melakukan DIY mainan yang murah meriah bersama anak? Why not. Berikut beberapa DIY mainan ala Mom Rahayuni