Categories

Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Sering Pusing Saat Hamil? Ini Penyebabnya

HEALTH TIPS  |  PREGNANCY  |  06 Dec '18

Ibu hamil sering mengalami sakit kepala terutama pada trimester pertama. Penderita migrain biasanya minum obat penghilang sakit selama kehamilan. Ada pula beberapa ibu hamil yang baru mengalami sakit kepala migrain pertama ketika hamil.

Jika Moms mengalami sakit kepala pada trimester pertama, Moms mungkin akan menyadari bahwa sakit kepala tersebut akan berkurang atau bahkan hilang selama trimester kedua. Pada saat itu, hormon menstabilkan tubuh dan tubuh Moms sudah terbiasa dengan perubahan kimiawi.

Para ahli tidak tahu pasti apa yang menyebabkan sakit kepala selama kehamilan. Namun, mereka menduga perubahan produksi hormon mempengaruhi kemungkinan seorang ibu hamil menderita sakit kepala. Peningkatan volume dan sirkulasi darah juga dapat berperan, terutama pada awal kehamilan.

Berhenti mengonsumsi kafein secara tiba-tiba juga dapat membuat kepala terasa sakit seperti ada yang memukul-mukul. Penyebab lain dari sakit kepala selama kehamilan di antaranya adalah stres, depresi, lapar, dehidrasi, alergi, ketegangan mata, sinus kemacetan, kurang tidur, dan kelelahan.

Kadang-kadang, sakit kepala selama kehamilan juga mengindikasikan bahaya yang lebih parah. Pada trimester kedua atau ketiga, sakit kepala dapat menjadi tanda adanya preeklampsia, sebuah kondisi kehamilan yang ditandai dengan tekanan darah tinggi. Gejala preeklampsia lainnya adalah jumlah protein yang tidak biasa dalam urin, perubahan penglihatan, dan kelainan hati dan ginjal.

Migrain selama kehamilan dialami oleh 1 dari 5 ibu hamil yang pernah migrain saat sebelum hamil, dan hingga 16% dari para perempuan tersebut mendapatkan migrain untuk pertama kalinya ketika mereka hamil (paling sering pada trimester pertama). Di sisi lain, sebagian besar perempuan yang sudah menderita migrain memiliki lebih sedikit masalah selama kehamilan.

Sekitar dua per tiga perempuan yang rentan migrain memperhatikan bahwa mereka membaik selama kehamilan, (keadaan ini lebih mungkin jika migrain cenderung menjadi lebih buruk sekitar waktu menstruasi atau dimulai ketika perempuan yang bersangkutan mulai menstruasi). Perempuan lainnya tidak melihat perubahan atau menemukan bahwa sakit kepala mereka menjadi lebih sering dan intens.

Jika Moms mengalami migrain atau sakit kepala berat lainnya untuk pertama kalinya, cobalah mengonsumsi acetaminophen. Jika setelah mengonsumsi obat sakit kepala masih terasa, hubungi dokter. Moms mungkin memerlukan evaluasi medis lengkap untuk memastikan bahwa tidak ada penyakit lain yang ditandai dengan sakit kepala tersebut.

Semoga bermanfaat.

By: Babyologist Editor

Copyright by Babyologist

162 Babyologist Editor Send Message to Writer

Related Stories