Categories

Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Serba-serbi Anestesi Spinal untuk Operasi Caesar

PREGNANCY  |  Trimester 3  |  05 Dec '18

Operasi caesar, sering disebut pula c-section, merupakan suatu metode persalinan dengan menyayat perut dan rahim Ibu. Menurut U.S. Centers for Disease Control, sekitar 32% perempuan di Amerika Serikat yang melahirkan pada tahun 2015 menjalani operasi caesar.

Calon ibu harus mendapatkan anestesi untuk operasi caesar. Anestesi spinal yang akan diberikan melibatkan suntikan anestesi lokal dan obat penghilang rasa sakit lainnya di ruang subarachnoid. Ruang tersebut berada di dekat sumsum tulang belakang. Tujuannya, untuk mematikan saraf dan menghilangkan rasa nyeri di daerah-daerah tertentu.

Ahli anestesi akan memberikan anestesi spinal dengan cara memasukkan jarum, menyuntikkan obat bius ke ruang subarachnoid, dan melepaskan jarum. Proses ini seharusnya tidak menimbulkan rasa sakit. Meskipun demikian, beberapa calon ibu mengaku tidak nyaman saat proses penyuntikan anestesi berlangsung.

Kelebihan metode anestesi spinal dibandingkan dengan metode lainnya adalah Moms masih terjaga selama proses operasi caesar. Moms dan pasangan akan dapat berbagi dalam momen kelahiran. Setelah operasi selesai, si Kecil juga akan dapat langsung dibawa kepada Moms. Anestesi spinal sedikit lebih aman daripada bius total. Pemulihan dari pengaruh anestesi spinal biasanya lebih nyaman dan lebih cepat daripada bius total.

Hingga saat ini, tidak ada efek samping yang bisa dialami oleh Moms dan si Kecil. Meskipun demikian, Moms dan si Kecil mungkin merasa mengantuk untuk sementara waktu. Moms tidak akan mampu untuk menyusui atau menggendong bayi sampai pengaruh obat tidur tersebut benar-benar hilang.

Sementara itu, komplikasi akibat operasi caesar bermacam-macam mulai dari yang ringan hingga berat. Komplikasi tersebut antara lain gatal-gatal, sakit kepala, sakit punggung, sulit buang air, tekanan darah rendah, sakit tenggorokan, sakit otot, kerusakan gigi, sulit bernapas, penyumbatan darah, kerusakan saraf, kegagalan anestesi spinal, dan kesadaran selama operasi.

 

Semoga bermanfaat.

By: Babyologist Editor

Copyright by Babyologist

164 Babyologist Editor Send Message to Writer

Related Stories