Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Seperti Apa Karakteristik Kotoran Bayi yang Minum ASI?

BABY  |  HEALTH TIPS  |  08 Jul '19


Menurut Emma Dufficy, karakteristik kotoran bayi yang minum ASI tergantung dari usia. Dalam beberapa hari pertama setelah kelahiran, kotoran si Kecil berwarna hijau gelap hingga hitam, dan memiliki konsistensi lengket dan gelap. Ini disebut mekonium, dan terdiri dari semua zat yang menumpuk di usus si Kecil selama kehamilan.

Kolostrum, susu pertama yang kaya yang Moms hasilkan, membantu bayi mengeluarkan mekonium dari tubuhnya, sedikit seperti pencahar. Semakin cepat dan semakin sering Moms menyusui, semakin cepat mekonium keluar dari sistemnya.

Setelah fase kolostrum, si Kecil akan minum ASI. Kotoran si Kecil akan berubah warna menjadi kuning-hijau, tidak terlalu lengket, dan akan lebih mudah untuk mengelap kulitnya. Saat ASI Moms semakin banyak, kotoran si Kecil akhirnya akan berubah dari kuning-hijau menjadi kuning atau cokelat.

Bayi dengan penyakit kuning bisa mengeluarkan feses yang pucat dan kapur. Jika Moms menyusui dan si Kecil mengalami sakit kuning, cobalah untuk menyusui sesering mungkin. Si Kecil mungkin sangat mengantuk karena penyakit kuning. Moms boleh membangunkannya dengan lembut dan meletakkannya di payudara Moms. Hubungi dokter jika mereka belum tahu bahwa si Kecil menderita penyakit kuning.

Kotoran hijau sesekali setelah kotoran berubah menjadi kuning atau cokelat tidak perlu dikhawatirkan. Namun, kotoran hijau encer yang persisten dapat menjadi tanda bahwa si Kecil tidak menyusu cukup lama di setiap payudara.

Jika si Kecil menghentikan sesi menyusui terlalu cepat, dia akan mendapatkan lebih banyak susu encer, dan lebih sedikit susu kental yang kaya lemak yang diproduksi saat dia menyusu lebih lama. Ini dapat menyebabkan poo hijau.

Jika si Kecil tampak lapar dan sering ingin menyusu, pastikan bahwa dia menyusu dengan baik. Biarkan si Kecil tetap pada satu payudara selama dia ingin menyusui. Dengan demikian, Moms bisa yakin si Kecil mendapatkan lebih banyak susu kaya lemak yang akan membuatnya puas lebih lama.

Kotoran berair juga dapat berarti bahwa si Kecil memiliki flu perut. Atau, si Kecil mungkin peka terhadap makanan tertentu yang Moms makan atau obat yang Moms minum. Pastikan Moms menghubungi dokter atau ahli di bidang kesehatan sebelum mengeluarkan suatu makanan dari diet Moms atau mengganti obat yang biasa Moms konsumsi.

Yuk download aplikasi Babyo di Android & iOS dan bergabung dengan ribuan Moms lainnya untuk saling berbagi cerita dan mendapatkan rewards! You really don't want to miss out!

684 Babyologist Indonesia

Comments

Related Stories

LATEST POSTS

Belajar Dari Kekhawatiran Temanku Di Masa Pandemi Dengan 5 Tips Ini

Moms yang memiki newborn babies, yuk simak tips menjaga kesehatan si Kecil di masa pandemi berikut ini.

Imunisasi Saat Pandemi, Perlu Ditunda atau Tidak ya?

Di masa pandemi ini, perlukah imunisasi dilakukan? Atau sebaiknya ditunda? Simak bersama berikut ini.

Tips Penggunaan AC di Kamar Bayi

Bagaimana sebaiknya mengatur AC di kamar bayi? Simak berikut ini.

Bayi Bisa Diare Kalau Busui Puasa, Mitos Atau Fakta?

Benarkah Ibu berpuasa bisa menyebabkan si Kecil diare? Simak berikut ini.

Imunisasi untuk Bayi Usia 0-12 Bulan

Apa saja vaksin yang diperlukan untuk bayi usia 0-12 bulan dan apa kegunaannya? Yuk simak cerita Mama Una berikut ini.

Kapan Sebaiknya Memperkenalkan Sikat Gigi pada si Kecil?

Kapan sih sebaiknya si Kecil diperkenalkan dengan sikat gigi? Yuk, simak cerita berikut ini.

Imunisasi Tambahan untuk Perlindungan Maksimal Si Kecil

Selain dari imunisasi wajib, ada beberapa imunisasi tambahan yang penting untuk kesehatan si Kecil. Yuk simak imunisasi tambahan tersebut!

Mengenal Dermatitis Atopik pada Bayi

Atopic Dermatitis (dermatitis atopik) adalah peradangan kronis penyakit kulit.

Alergi Susu Sapi pada Anak

Alergi susu sapi banyak terjadi di 1 tahun pertama kehidupan anak. Bagaimana solusinya?

Mengenal Alergi Susu Sapi

Alergi susu sapi sering ditemukan pada anak di bawah usia 1 tahun.

Jenis-Jenis Alergi pada si Kecil

Alergi adalah kondisi kronis yang melibatkan reaksi abnormal terhadap zat asing yang disebut sebagai alergen.

SLS pada Sabun si Kecil, Bahaya Gak sih?

Bayi baru lahir memiliki kulit yang masih sangat sensitif dan tipis dibandingkan orang dewasa. 

Apa itu Alergi dan Bagaimana Mencegahnya?

Alergi pada bayi dan anak merupakan salah satu masalah kesehatan yang sering dikeluhkan.

Segera Periksakan Mata si Kecil ke Dokter apabila Terdapat Gejala Berikut

Karena mata si Kecil memegang peranan penting, maka Moms perlu untuk melakukan beberapa hal terkait pertumbuhannya

Imunisasi Usia 18 Bulan: Efek Samping dan Manfaatnya

Memasuki usia 18 bulan, pemberian vaksin masih terus berlanjut. Imunisasi apakah yang si Kecil perlukan?

Sindrom Aspirasi Mekonium, Kelainan di Cairan Ketuban yang Membahayakan Bayi

Sindrom aspirasi mekonium (meconium aspiration syndrome) adalah gangguan pernapasan yang dialami bayi sesaat setelah lahir.

Night-Weaning Metode Jay Gordon

Menerapkan night weaning dpat membantu menstabilkan pola tidur anak loh Moms. Mari simak night weaning metode Jay Gordon

Bayi Batuk Hingga Muntah, Berbahayakah?

Apa yang terjadi jika si Kecil batuk hingga muntah? Berikut ada beberapa hal yang perlu diperhatikan saat si Kecil batuk.

2 Penyebab Bayi Sering Muntah Berkepanjangan

Bayi muntah adalah hal biasa, tapi Moms harus membedakan kondisi sering muntah yang wajar dengan yang abnormal.

Muncul Bintik Merah pada Bayi, Apakah Itu Berbahaya?

Apa saja masalah kulit yang sering muncul pada bayi? Yuk simak ulasannya berikut ini