Categories

Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Sembelit Pada Anak Yang Belum MPASI

HEALTH TIPS  |  22 Feb '18

Beberapa orang bertanya: "Apakah normal atau tidak bagi bayi yang masih mengonsumsi ASI dan tidak BAB selama 7 hari?" Tidak perlu terlalu cemas Moms, bayi yang berusia kurang dari 6 bulan jarang BAB masih dapat dikatakan normal, ini biasanya terjadi pada anak usia 2 sampai 3 bulan. Bahkan bayi ASIX bisa tidak BAB sampai 14 hari lho Moms.

Kesulitan BAB tidak disebabkan oleh sembelit. Alasan bayi ASI memiliki frekuensi BAB yang lebih jarang dikarenakan komposisi ASI dimanfaatkan seluruhnya untuk memenuhi kebutuhan nutrisi bayi. Nutrisi yang berada didalam ASI terserap sempurna ke tubuh bayi sehingga tidak ada yg perlu dikeluarkan lagi oleh tubuh. 

Meskipun tidak BAB berhari-hari, bukan berarti perut si kecil penuh dengan feses. Bayi ASI jarang sembelit karena memang sifat ASI itu laksatif alami. Bayi ASI yang jarang BAB masih dianggap normal jika frekuensi buang air kecil serta peningkatan berat badannya tidak bermasalah.

Jangan memberi bayi 6 bulan air putih untuk membuatnya  buang strong obat pencahar dan prebiotik juga harus diberikan sesuai dengan saran dokter.

Yang perlu diperhatikan dari BAB bayi sebagai penentu adanya konstipasi atau tidak, bisa dilihat dari:

  • Ekspresi bayi saat BAB tampak mengejan berlebihan atau tidak.
  • Tekstur tinja lebih keras dari biasanya atau tidak atau warna tinja mencurigakan.
  • Makin jarang buang air kecil atau tidak.

Jika ada gejala-gejala tersebut jangan ragu untuk membawanya ke dokter ya Moms.

Berdasarkan pengalaman Kak Shazfa, ketika berusia 6 bulan ia  pernah tidak bab hampir 10 hari saya sempat panik dan memberikannya prebiotik tetapi ternyata hal itu disebut normal perlu moms ingat kejadian sembelit pada anak usia kurang dari 6 masih jarang terjadi

Berikut adalah penjelasan mengapa bayi mengejan ketik sedang buang air besar:

  • Bayi mungkin sedang mengembangkan otot perutnya Moms, jadi wajar kalau dia mengejan dan itu bisa jadi penanda dia ingin BAB.
  • Meski fesesnya lembut, tidak jarang bayi tetap mengejan untuk mengeluarkannya & ini masih dikatakan normal. Ini adalah cara mereka berolahraga melatih otot-otot perutnya.

Terdapat perbedaan antara frekuensi BAB pada anak yang mendapatkan ASI dan Sufor. Pada anak yang mendapat ASI biasanya jarang mengalami sembelit. Hal ini disebabkan karena ASI sangat mudah untuk dicerna, mengandung banyak oligosaccharide (serat) dan kandungannya didesign sempurna untuk kebutuhan anak.

Kurang lebih anak yang mendapatkan ASI usia 0 sampai 6 bulan normal jika BAB beberapa kali dalam sehari ya Moms, minimal bisa 3 kali dalam sehari, hal ini merupakan tanda Si Anak cukup mendapatkan ASI. Pada Anak berusia lebih dari 6 bulan, frekuensi BAB akan mulai berkurang, apalagi jika ia sudah mendapatkan MPASI.

Pada bayi yang diberi sufor, biasanya frekuensi BABnya lebih sedikit dibandingkan bayi yang diberi ASI karena adanya perbedaan kandungan zat yang ada di dalam susu. Jika ada perubahan tekstur feses atau bayi tidak BAB dalam beberapa hari (lebih dari 3 hari), bayi kelihatan kesakitan bahkan sampai menangis saat sedang BAB, atau tinja terlihat keras apalagi sampai keluar darah, sebaiknya segera periksakan Anak ke dokter agar mendapat penanganan yang tepat. Jangan memberikan atau memasukkan obat-obatan tanpa rekomendasi atau anjuran dari dokter ya Moms.

Semoga bermanfaat.

By: Dr. Nurul Hidayati.

 

549 Dr. Nurul Hidayati

Comments

Related Stories