Categories

Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Semangat Meng-ASI-hi bagi Para Pejuang ASI

FEEDING  |  MY STORY  |  16 Mar '19

Para Calon Moms, percayalah bahwa kata pejuang ASI – mengASIhi bukanlah hanya sekadar kata-kata biasa. Saat dirimu sudah menjadi ibu, mengucapkan itu bisa jadi dengan penuh penghayatan.

Ya, itu yang diriku rasakan setelah menjadi ibu. Sampai saat aku hamil, yang masuk dalam targetku  tahun 2018 adalah mengASIhi sampai 2 tahun. Itu menulisnya dengan semangat, tapi saat lahir baby Kenzie rasa-rasanya aku ingin teriak "aduuuuh 2 tahun lagi masih lama iniii, apa bisa ya?" (sekarang pun aku belum tahu jawabannya, karena Kenzie masih 4 bulan).

Awalnya semangat, 1-2 bulan berlalu dengan direct breastfeeding dan pumping, selalu setiap 2 jam dalam 24 jam. Sampai akhirnya hasil pumping-ku terbuang sia-sia dan dijadikan mandi susu Kenzie (ada di artikelku sebelumnya).

Lelah? Marah? Kesal? Menangis? PASTI. Tapi buat apa? Kenzie toh tetap akan meminta susu. Sempat kendor semangat dalam 2 hari (tidak pumping, hanya direct bf) lalu berpikir kalau nanti aku kerja, Kenzie mau minum apa? Sufor? Gawat, biaya bisa meledak. Akhirnya jadi semangat lagi.

Dalam 1 bulan kejar target sebelum kerja dengan direct bf, pumping, power pumping. Terus usaha dan Alhamdulillah ada stok lumayan di kulkas. 2 minggu bekerja, ASI berkurang – stok dalam kulkas menipis. Sampai pernah tinggal 1 (120 ml) dalam kulkas.

Stres? Capek? PASTI. Tapi tetap semangat, berbagai cara dilakukan agar bertambah lagi ASI-nya.

Lalu diriku membuat TARGET, berapa yang Kenzie minum di rumah (450 ml) aku pulang harus kembalikan dalam kulkas (550 ml) tambah hasil pumping - power pumping malam hari (minimal 250 ml). Hingga sampai sekarang usia Kenzie 4,5 Bulan masih ASI eksklusif.

Jadi, semangat bagi yang mengASIhi – Pejuang ASI adalah kembali lagi ke Moms masing-masing, ada niat di dalam hati atau tidak, karena kalau di dalamnya lemah dan tidak semangat, yang ada ASI pun jadi tidak mencukupi.

Tips untuk calon Moms / working Moms seperti diriku:

  • Niat
  • Makan yang bergizi (walaupun suka curi-curi makanan kurang bergizi) 
  • Jadwal makan: sarapan - ngemil sebelum siang - makan siang - ngemil sore - makan malam - ngemil malam
  • Istirahat cukup
  • Yakin bahwa ASI cukup untuk bayi
  • Hilangkan rasa stres, lelah, tidak semangat dengan melihat bayi kita
  • Ingat slogan bahwa memberikan ASI = memberikan cinta

 

Semoga bermanfaat.

By: Zehan Haulani

Copyright by Babyologist

185 Zehan Haulani

Comments

Related Stories