Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Screening ADB (Anemia Defisiensi Besi)

HEALTH TIPS  |  MY STORY  |  24 May '18


Awalnya, ketika bayiku masih berusia beberapa bulan, aku membaca sebuah artikel yang berisi tentang screening ADB. Yang aku pahami dari artikel tersebut adalah: Bayi ASI di usia 4-6 bulan dianjurkan untuk diberikan dosis pencegahan suplemen zat besi atas rekomendasi IDAI. Kenapa? Hal ini disebabkan karena air susu ibu (ASI) hanya mengandung sedikit zat besi, tetapi zat besi yang dikandung dalam ASI mudah diserap oleh saluran cerna bayi. Kedua hal tersebut menyebabkan kecukupan zat besi dapat terjamin sampai dengan mereka berusia 4-6 bulan. 

Dari situ, aku seorang ibu baru yang selalu ingin memberikan yang terbaik untuk anak terutama kesehatan, sudah bertekad akan mengkonsultasikan hal tersebut ke dokter di usia bayiku yang 4 bulan.

Namun kenyataannya, di usia 4 bulan bayiku tidak diresepkan suplemen zat besi oleh dokter. Beliau bilang "nanti saja ya, ketika MPASI diberi daging merah atau hati ayam." Saat itu, saya yakin bayiku akan lahap makannya, sehingga saya nurut saja dengan saran dokter.

Ternyata hingga usia 1 tahun lewat 1 bulan, belum terlihat tanda-tanda makan lahap. Apalagi jika sedang tumbuh gigi/sakit, malah semakin menurun nafsu makannya.

Melihat asupan dan pola makan yang naik turun, bisa diprediksi bahwa nutrisi yang masuk pun tidak maksimal. Terutama zat besi. Karena beberapa faktor di atas pula, ingin sekali saya melakukan screening ADB terhadap bayiku.

Apa itu ADB?

ADB merupakan kepanjangan dari Anemia Defisiensi Besi, yang memiliki 3 tahap gejala:

  1. Deplesi Besi (Ferritin rendah, SI dan Hb Normal)
  2. Defisiensi (Ferritin dan SI rendah, namun Hb Normal)
  3. ADB (SI dan Ferritin rendah, Hb < normal, MCV dab MCH rendah)

(Untuk menentukan sudah sampai pada tahap berapa, maka harus melalui test darah lalu dikonsultasikan ke dokter untuk menegakkan diagnosis)

Singkat cerita, ketika usia bayiku 1 tahun, dan aku menceritakan mengenai kekhawatiranku, dokter memberikan rujukan untuk Screening ADB berupa test darah lengkap, ferittin dan serum iron.

Kemudian aku mencari info laboratorium untuk anak yang bagus dan murah. Datanglah aku dan suami ke Prodia Child Lab, di Salemba. Tempatnya nyaman sekali, suasananya pun cocok untuk anak-anak.

Saat melakukan pendaftaran, aku menanyakan tentang biaya test darah yang akan dilakukan. Total 3 test darah yang akan dilakukan sesuai rujukan (Hb lengkap, Ferritin, dan serum iron) yaitu sekitar 600an ribu rupiah.

30 menit sebelum diambil darah, bayiku diolesi sejenis salep anti nyeri di kedua sikut bagian dalam. Sekitar 6 ml darah bayiku yang akan diambil untuk diperiksa. Hasil Lab keluar kurang lebih 3,5 jam, tidak perlu ditunggu, karena hasil lab bisa dikirim via email.

Sambil menunggu hasil lab keluar, kita pun berangkat ke Markas Sehat, di Pasar Minggu. Kemudian dokter melihat hasil labnya. Dokter memutuskan untuk memberikan suplemen zat besi dan dikonsumsi selama 3 bulan. Jika dilihat dari hasil lab, angka yang tertera berbeda tipis dengan batas minimal rujukan. Namun khawatir, jika dibiarkan saja atau tidak diberi suplemen zat besi akan semakin mengarah ke ADB.

Mungkin banyak orang masih kurang familiar mengenai istilah ADB. Jangankan kami sebagai masyarakat umum, beberapa tenaga kesehatan pun ada yang belum update pengetahuannya mengenai ADB. Maka, sebaiknya kita sebagai orangtua yang harus update dan tanggap terhadap kesehatan anak. 

ADB ini termasuk salah satu silent disease, karena pada tahap gejala 1 dan 2, hampir tidak ditemukan tanda-tanda fisik seperti lemah, lemes, pucat, tidak nafsu makan. Dan karena biaya skrining ADB ini cukup tinggi, alangkah baiknya dibicarakan terlebih dahulu dengan pasangan serta menabung dari jauh-jauh hari.

Semoga bermanfaat.

By: Bunda Ayi.

Yuk download aplikasi Babyo di Android & iOS dan bergabung dengan ribuan Moms lainnya untuk saling berbagi cerita dan mendapatkan rewards! You really don't want to miss out!

4295 Bunda Ayi

Comments

Related Stories

LATEST POSTS

Tips Nyaman Berliburan Bersama Si Kecil di Masa Pandemi

[foto1]COVID-19 membuat orang tua di seluruh dunia bertanya-tanya apakah mereka bisa berliburan

Tips Berolahraga Ala Moms

Hai Moms, Moms pasti tahu dong salah satu cara ampuh untuk melawan virus Corona dan juga virus-

Awas!! Jangan Asal Memilih Hand Sanitizer untuk Si Kecil

Pandemi Corona ini membuat kita lebih sadar akan kebersihan terutama kebersihan tangan dan area wajah.

Tiga Anjuran Yang Perlu Dilakukan Apabila Ibu Menyusui Berpuasa

Bagi para Busui yang berpuasa, simak tips berikut ini yuk.

Perhatikan Hal-Hal Berikut Saat Busui Ingin Berpuasa

Buat para Busui yang sedang berpuasa, tips berikut ini wajib disimak ya!

Apa itu HEPA 13?

Ada perbedaan signifikan antara filter HEPA yang dibuat oleh merek air purifier yang berbeda.

5 Makanan Cegah si Kecil Konstipasi

Bakteri Lactobacillus reuteri (Lr), misalnya, dapat mencegah gangguan saluran cerna pada anak.

Cegah Abses dengan Rawat Gigi dan Mulut Sejak Dini

Kebersihan gigi dan mulut perlu dirawat sejak dini agar tidak menyebabkan penyakit. Berikut ini beberapa tips merawat gigi si Kecil.

5 Tips Mencegah Virus di Rumah Moms

Moms, simak lima tips mencegah virus yang bisa Moms lakukan di rumah berikut ini.

Manfaat yang Saya Rasakan Setelah Pijat Pasca Persalinan

Moms apa adakah di sini yang setelah melewati proses persalinan, tepatnya saat dalam masa nifas moms melakukan pijat?

Tips Menjaga Tubuh Moms Tetap Fit di Musim Hujan

Curah hujan yang tinggi di awal tahun ini tentu jadi tantangan tersendiri buat Moms dan Moms to be ya.

Resolusi 2020: Menjadi Mama Milenial yang Sehat

Hi moms, umur saya sudah mau memasuki kepala 3 dan saya makin concern with the term of 'getting older'.

Efek Domino Cacar Air di Keluarga Kecilku

Saya terkena cacar air untuk yang kedua kalinya dan itu menular ke kedua anak saya

Pengalamanku Mengalami Nyeri pada Punggung Bekas Suntikan Pasca Operasi Caesar

Kali ini aku mau share pengalamanku mengalami nyeri punggung pasca operasi caesar ya moms

Mitos Pantangan Makanan pasca Persalinan

Apa saja makanan yang dipantang setelah melahirkan? Lalu bagaimana faktanya?

Ternyata Aku Terkena Infeksi Mulut Rahim/Servisitis

Beberapa hari terakhir, aku memang sering mengalami keputihan pada saat sebelum dan sesudah haid.

Jangan Sepelekan Perubahan Hormon!

Baru-baru ini saya mengalami perubahan hormon yang luar biasa menyakitkan buat saya.

Bahayakah Keputihan pada Wanita?

Keputihan biasa dialami oleh hampir setiap wanita, namun bahayakah keputihan pada wanita?

Tips Mencegah Ruam Popok pada Bayi

Penyebab ruam popok biasanya dikarenakan penggunaan popok yang terlalu lama. Bagaimana mencegahnya?

Pengalamanku dengan Kardiomiopati Postpartum Pasca Melahirkan Anak Kembar

Aku di vonis Kardiomiopati Postpartum atau lemahnya otot jantung pasca melahirkan.