DAILY FEED

Mau Meningkatkan Produksi ASI? Banyak Konsumsi Protein! Mau Meningkatkan Produksi ASI? Banyak Konsumsi Protein!
23 Apr '19

Smart Shopping for Kids Clothings Smart Shopping for Kids Clothings
22 Apr '19

Atasi Sakit Flu Tanpa Obat Atasi Sakit Flu Tanpa Obat
23 Apr '19

Cottonseed Oil dan Berbagai Manfaatnya Cottonseed Oil dan Berbagai Manfaatnya
23 Apr '19

Berhubungan saat Hamil Tua Menimbulkan Kontraksi? Berhubungan saat Hamil Tua Menimbulkan Kontraksi?
23 Apr '19

Tips Mengatasi LDR yang Tak Terduga Tips Mengatasi LDR yang Tak Terduga
16 Apr '19

Apa sih Cottonseed Oil Itu dan Apa Khasiatnya pada Produk Skincare? Apa sih Cottonseed Oil Itu dan Apa Khasiatnya pada Produk Skincare?
23 Apr '19

Resep MPASI 9 M+: Macaroni Soup with Beef and Cheese Resep MPASI 9 M+: Macaroni Soup with Beef and Cheese
23 Apr '19

Sulitkah Working Moms Berkomunikasi dengan Pre-toddler? Sulitkah Working Moms Berkomunikasi dengan Pre-toddler?
23 Apr '19

Bekal Praktis dengan OmieBox Bekal Praktis dengan OmieBox
13 Apr '19

Mengenal Cottonseed Oil dan Manfaatnya untuk Kulit Mengenal Cottonseed Oil dan Manfaatnya untuk Kulit
23 Apr '19

Aku Mengenalkan Protein Hewani Terlebih Dahulu ketika Awal MPASI Aku Mengenalkan Protein Hewani Terlebih Dahulu ketika Awal MPASI
23 Apr '19

Review Slow Cooker Takahi Review Slow Cooker Takahi
23 Apr '19

Menyusui si Kecil saat Traveling dengan Nursing Apron Baby Loop Menyusui si Kecil saat Traveling dengan Nursing Apron Baby Loop
12 Apr '19

Jangan Berlebihan Pakai Minyak Telon! Jangan Berlebihan Pakai Minyak Telon!
23 Apr '19

Nano Lepas Empeng di Usia Berapa? Nano Lepas Empeng di Usia Berapa?
23 Apr '19

Khasiat Cottonseed Oil untuk Skincare Ibu Hamil & Menyusui Khasiat Cottonseed Oil untuk Skincare Ibu Hamil & Menyusui
23 Apr '19

Jangan Salah Memilih Selimut! Jangan Salah Memilih Selimut!
11 Apr '19

Alasan Bayi Tersenyum saat Tidur Alasan Bayi Tersenyum saat Tidur
23 Apr '19

Bantu si Kecil Menjadi Anak Cerdas yuk! Bantu si Kecil Menjadi Anak Cerdas yuk!
23 Apr '19

Ingin Rambut Bayi lebat? Berikut Tipsnya! Ingin Rambut Bayi lebat? Berikut Tipsnya!
23 Apr '19

Cara Menghilangkan Stretch Mark dengan Serum Cara Menghilangkan Stretch Mark dengan Serum
09 Apr '19

Khasiat Cottonseed Oil untuk Kulit Khasiat Cottonseed Oil untuk Kulit
23 Apr '19

Mainan Sederhana, Berjuta Manfaat Mainan Sederhana, Berjuta Manfaat
23 Apr '19

Tips Mengajak Baby Nonton di Bioskop Tips Mengajak Baby Nonton di Bioskop
23 Apr '19

Cara Atasi Gatal pada Anak Usia 4 Tahun Cara Atasi Gatal pada Anak Usia 4 Tahun
22 Apr '19

Babyo Session: Life with a Newborn with Bianca Nelwan Babyo Session: Life with a Newborn with Bianca Nelwan
22 Apr '19

Anakku Takut Keramas, Bagaimana Ini? Anakku Takut Keramas, Bagaimana Ini?
22 Apr '19

Kapan Dan Cara Naik Tekstur MPASI ala Mama Alfa Kapan Dan Cara Naik Tekstur MPASI ala Mama Alfa
22 Apr '19

Tips Melahirkan Secara Normal Tanpa Jahitan Tips Melahirkan Secara Normal Tanpa Jahitan
22 Apr '19

Review Dr. Brown's Spoutless Insulated Cup by Mom Tita Review Dr. Brown's Spoutless Insulated Cup by Mom Tita
22 Apr '19

Kulit Sehat Alami dengan Kandungan Cottonseed Oil pada Skincare Kulit Sehat Alami dengan Kandungan Cottonseed Oil pada Skincare
22 Apr '19

Satu Anak Cukup Atau Nambah Lagi Ya? Satu Anak Cukup Atau Nambah Lagi Ya?
22 Apr '19

Bayiku Demam Hampir 40 °C, Apa yang Harus Aku Lakukan? Bayiku Demam Hampir 40 °C, Apa yang Harus Aku Lakukan?
22 Apr '19

Manfaat Bahan Alami Cottonseed Oil untuk Kulit Bayi Manfaat Bahan Alami Cottonseed Oil untuk Kulit Bayi
22 Apr '19

Happy with Babyologist! Happy with Babyologist!
22 Apr '19

READ MORE

Categories

Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Screening ADB (Anemia Defisiensi Besi)

HEALTH TIPS  |  MY STORY  |  24 May '18

Awalnya, ketika bayiku masih berusia beberapa bulan, aku membaca sebuah artikel yang berisi tentang screening ADB. Yang aku pahami dari artikel tersebut adalah: Bayi ASI di usia 4-6 bulan dianjurkan untuk diberikan dosis pencegahan suplemen zat besi atas rekomendasi IDAI. Kenapa? Hal ini disebabkan karena air susu ibu (ASI) hanya mengandung sedikit zat besi, tetapi zat besi yang dikandung dalam ASI mudah diserap oleh saluran cerna bayi. Kedua hal tersebut menyebabkan kecukupan zat besi dapat terjamin sampai dengan mereka berusia 4-6 bulan. 

Dari situ, aku seorang ibu baru yang selalu ingin memberikan yang terbaik untuk anak terutama kesehatan, sudah bertekad akan mengkonsultasikan hal tersebut ke dokter di usia bayiku yang 4 bulan.

Namun kenyataannya, di usia 4 bulan bayiku tidak diresepkan suplemen zat besi oleh dokter. Beliau bilang "nanti saja ya, ketika MPASI diberi daging merah atau hati ayam." Saat itu, saya yakin bayiku akan lahap makannya, sehingga saya nurut saja dengan saran dokter.

Ternyata hingga usia 1 tahun lewat 1 bulan, belum terlihat tanda-tanda makan lahap. Apalagi jika sedang tumbuh gigi/sakit, malah semakin menurun nafsu makannya.

Melihat asupan dan pola makan yang naik turun, bisa diprediksi bahwa nutrisi yang masuk pun tidak maksimal. Terutama zat besi. Karena beberapa faktor di atas pula, ingin sekali saya melakukan screening ADB terhadap bayiku.

Apa itu ADB?

ADB merupakan kepanjangan dari Anemia Defisiensi Besi, yang memiliki 3 tahap gejala:

  1. Deplesi Besi (Ferritin rendah, SI dan Hb Normal)
  2. Defisiensi (Ferritin dan SI rendah, namun Hb Normal)
  3. ADB (SI dan Ferritin rendah, Hb < normal, MCV dab MCH rendah)

(Untuk menentukan sudah sampai pada tahap berapa, maka harus melalui test darah lalu dikonsultasikan ke dokter untuk menegakkan diagnosis)

Singkat cerita, ketika usia bayiku 1 tahun, dan aku menceritakan mengenai kekhawatiranku, dokter memberikan rujukan untuk Screening ADB berupa test darah lengkap, ferittin dan serum iron.

Kemudian aku mencari info laboratorium untuk anak yang bagus dan murah. Datanglah aku dan suami ke Prodia Child Lab, di Salemba. Tempatnya nyaman sekali, suasananya pun cocok untuk anak-anak.

Saat melakukan pendaftaran, aku menanyakan tentang biaya test darah yang akan dilakukan. Total 3 test darah yang akan dilakukan sesuai rujukan (Hb lengkap, Ferritin, dan serum iron) yaitu sekitar 600an ribu rupiah.

30 menit sebelum diambil darah, bayiku diolesi sejenis salep anti nyeri di kedua sikut bagian dalam. Sekitar 6 ml darah bayiku yang akan diambil untuk diperiksa. Hasil Lab keluar kurang lebih 3,5 jam, tidak perlu ditunggu, karena hasil lab bisa dikirim via email.

Sambil menunggu hasil lab keluar, kita pun berangkat ke Markas Sehat, di Pasar Minggu. Kemudian dokter melihat hasil labnya. Dokter memutuskan untuk memberikan suplemen zat besi dan dikonsumsi selama 3 bulan. Jika dilihat dari hasil lab, angka yang tertera berbeda tipis dengan batas minimal rujukan. Namun khawatir, jika dibiarkan saja atau tidak diberi suplemen zat besi akan semakin mengarah ke ADB.

Mungkin banyak orang masih kurang familiar mengenai istilah ADB. Jangankan kami sebagai masyarakat umum, beberapa tenaga kesehatan pun ada yang belum update pengetahuannya mengenai ADB. Maka, sebaiknya kita sebagai orangtua yang harus update dan tanggap terhadap kesehatan anak. 

ADB ini termasuk salah satu silent disease, karena pada tahap gejala 1 dan 2, hampir tidak ditemukan tanda-tanda fisik seperti lemah, lemes, pucat, tidak nafsu makan. Dan karena biaya skrining ADB ini cukup tinggi, alangkah baiknya dibicarakan terlebih dahulu dengan pasangan serta menabung dari jauh-jauh hari.

Semoga bermanfaat.

By: Bunda Ayi.

2283 Bunda Ayi Send Message to Writer

Related Stories