Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Ruam Popok Kadang Terjadi akibat Kelalaian Orang Tua

BABY  |  HEALTH TIPS  |  MY STORY  |  25 Aug '19


Sebelum menyalahkan merk diapers tertentu, sudahkan kita sebagai orang tua memastikan bahwa kita sudah disiplin dalam mengganti dan membersihkan kotoran si kecil dengan benar dari diapersnya? 

Berdasarkan pengalaman pribadi, anak saya mengalami ruam popok yang cukup parah di usia 3 minggu. Pada waktu itu bagian bokong anak saya sampai mengelupas kulitnya. Bukan hanya bagian bokong, namun bagian pinggang dan ada sedikit di bagian paha. Sontak saya sangat kaget ketika melihatnya. 

Sehari sebelumnya, saya lihat keadaan bokong anak saya masih baik-baik saja. Namun keesokan harinya ketika saya memandikan bayi saya, dia menangis. Ketika saya usap bagian bokong ternyata saya lihat sudah terluka. Kulit nya mengelupas. Saya sangat terkejut sekali.

Saya mencoba tenang dan tidak menggunakan diapers dulu. Saya langsung memakaikan popok kain ke bayi saya. Lalu saya dan suami segera membawa bayi kami ke dokter. Sesampainya di dokter, anak saya diberikan salep untuk ruam popok saja dan dianjurkan untuk membersihkan kotoran bayi berupa pup atau pipis nya sebersih mungkin dan jangan meninggalkan sisa. 
Pada saat itu, saya sudah menyalahkan merk diapers terakhir yang dipakai anak saya sebagai penyebab ruam popok nya. Pada saat itu saya merasa menyesal memakaikan merk diapers tersebut dan sudah benar-benar ingin saya blacklist dari semua merk diapers. Setelah 1 minggu syukurnya anak saya sembuh total. Kulitnya sudah menutup sempurna. 

Lalu tak lupa saya intropeksi diri, ternyata penyebab anak saya mengalami ruam popok bukan disebabkan oleh merk diapers tersebut, melainkan karena kelalaian saya sebagai orangtua. Sebagai orangtua baru, saya hanya mengurus anak saya berdua dengan suami. Kondisi saya yang masih sangat labil setelah melahirkan membuat saya belum cekatan dalam membersihkan kotoran bayi saya. Pernah beberapa kali ketika bayi saya pup, saya tidak langsung mengganti diapers nya karena pada saat itu dia sedang tidur. Saya yang tidak tega membangunkannya, makan saya diamkan hingga beberapa jam. Dan ternyata hal itu sangat fatal. Kulit bayi saya iritasi karena kotoran bayi bersifat asam dan mengikis kulit bokongnya. Alhasil dia mengalami ruam popok yang cukup parah.

Setelah beberapa kali saya ganti merk diapers, ternyata dia tidak sensitif oleh merk diapers tertentu melainkan sensitif dengan kotorannya sendiri. Maka dari itu, untuk para orang tua, pastikan untuk mengganti diapers bayi sesering mungkin minimal 2-3 jam sekali. Terutama setelah pup, pastikan tidak tersisa sedikitpun sisa pup yg menempel di kulitnya. Dan juga setelah membersihkan diapers, lap bokong bayi hingga benar-benar kering dan oleskan salep diapers rash cream sebelum memakaikan diapers kembali.

Yuk download aplikasi Babyo di Android & iOS dan bergabung dengan ribuan Moms lainnya untuk saling berbagi cerita dan mendapatkan rewards! You really don't want to miss out!

714 Mazaya Noveriwa Puspa

Comments

Related Stories

LATEST POSTS

Jangan Abaikan Payudara Sakit dan Keras Saat Menyusui, Bisa Jadi Ini Sebabnya!

Jangan Abaikan Payudara Sakit dan Keras Saat Menyusui, Bisa Jadi Ini Sebabnya!

Mengajak Anak Imunisasi Ketika Pandemi

Banyak orang tua yang merasa gelisah untuk mengajak si Kecil imunisasi di kala pandemi. Simak cerita berikut ini yuk.

Imunisasi Anak Sangatlah Penting Di Masa Pandemi COVID-19 Ini, Mengapa ?

Di masa pandemi ini, perlukah untuk tetap memenuhi imunisasi si Kecil? Simak berikut ini.

Ada Sinus Preaurikular Di Telinga Anak, Haruskah Khawatir?

Apa itu sinus preaurikular? Mari simak berikut ini.

Baby Sakit? Jangan Panik Dulu! Siapkan P3K!

Pertolongan pertama pada saat baby sakit bukan panik ya mom! Jadi gimana dong? Yuk simak berikut ini.

Lindungi si Kecil dari Gigitan Nyamuk yuk Moms

Saat musim penghujan seperti ini, perkembangan nyamuk pasti akan sangat meningkat.

Jurus Ampuh Mengatasi Sembelit pada Bayi

Bagi Mom yang mempunyai bayi, salah satu hal yang kerap dikhawatirkan adalah saat bayi terkena sembelit.

Vonis TBC di Usia si Kecil 1 Tahun

Moms kali ini saya akan sharing tentang pengalaman dengan TBC yang dialami oleh keponakan saya.

Kenali Gejala Penyakit Roseola Infantum atau 'Gabaken' pada Bayi

Penyebab penyakit yang disebabkan oleh virus ini sebenarnya tidak berbahaya, namun gejalanya mirip dengan campak.

Jaundice/Kuning pada Bayi Baru Lahir

Si Kecil terkena kuning? Yuk simak cara mengatasinya ala Mom Annisa

Sirkumsisi (Sunat) pada Bayi Perempuan

Pada bulan ke-6 kehamilan, Obgyn sudah menginfokan bahwa bayi yang ada di kandungan berjenis kelamin perempuan.

Kenali Bahaya Stunting dan Pencegahannya

Stunting (Stunted Growth and Development) adalah perawakan kecil pada anak-anak di usia 1000 hari awal kehidupannya.

Bayi Tertidur Terus? Waspadai Bayi Kuning!

Ternyata bayi tertidur terus bisa menjadi salah satu gejala bahwa bayi kuning loh Moms

Mengurangi Gumoh pada si Kecil

Si kecil sering gumoh setiap minum ASI? Yuk cari tahu cara mengatasinya

TTN, Gangguan Pernafasan yang Menyebabkan Bayiku Dirawat di PERINA

Setiap Ibu pasti mau melahirkan anak yang sehat, IMD, & rooming in. Aku pun menantikan saat menunggu kelahiran si Kecil.

Si Kecil Selalu Muntah Sehabis Minum? Coba Lakukan Ini Moms!

Memiliki bayi memang perlu penjagaan yang sangat baik, seperti saat kita memberikan asupan kepada si Kecil.

Perlukah Membersihkan Mulut Bayi Setiap Hari?

Moms disini, mulai usia berapa membersihkan lidah dan mulut si kecil?

Hal yang Perlu Dilakukan saat Bayi Jatuh dari Tempat Tidur

Semakin bertambahnya usia bayi makin aktif, sebagai orangtua kita harus extra hati-hati & waspada dalam menjaganya.

Babyku Jadi Korban Mitos 'Kopi Antisipasi Kejang'

Hai Moms! Pernah denger istilah jaman dulu "ANAK DIKASIH KOPI UNTUK ANTISIPASI KEJANG"?

Bedakan Kulit Anak Terkena Herpes atau Serangan Tomcat!

Tomcat dan herpes sekilas kedua hal ini tampak sama di kulit, namun jika diamati keduanya berbeda