Categories

Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Risiko Bayi Tidur Tengkurap

11 Oct '18

Memasuki usia 5 bulan, anak saya – Gavin sudah kuat untuk balik badan sendiri di tempat tidurnya. Pernah satu malam Gavin sangat gelisah, setelah diberikan susu, beberapa jam kemudian ia menangis lagi, tidurnya seperti kurang nyenyak dan bolak balik terus sampai dia di posisi tengkurap. Tidak lama kemudian langsung tertidur pulas sampai pagi dan ternyata berlanjut terus sampai saat ini. Sebagai orang tua, tentunya kita sangat waswas kalau bayi kita tidur dengan posisi tersebut, takut tidak bisa bernapas dan sebagainya. Setiap Gavin sudah tertidur pulas dengan posisi tengkurap, pasti saya akan membalikkan ke posisi telentang, walau hal ini cukup melelahkan dan lumayan mengantuk juga.

Singkat cerita, saya mencari informasi mengenai cara tidur bayi. Ternyata memang posisi tidur bayi tengkurap tidak bisa dianggap hal yang biasa, karena bisa menyebabkan kematian. Namun beberapa bayi seperti bayi saya memang lebih nyaman tidur dengan posisi seperti itu. Tapi kita sebagai orang tua harus tetap waspada dan harus selalu rajin untuk membalikkan posisi tidur bayi agar telentang.

Apa Saja Risiko Bayi Tidur Tengkurap?

  1. Mengganggu sistem pernapasan. Pada dasarnya, posisi tengkurap membuat posisi wajah terhalang oleh alas, jadi hidung sebagai alat pernapasan pun ikut tertutupi sehingga sulit terjadi sirkulasi pertukaran antara karbon dioksida dan oksigen. Selain itu, dengan tengkurap dada bayi akan berubah fungsi menjadi penopang badan, sehingga dada tertekan dan sulit untuk mengembang sehingga bayi akan rentan untuk sesak napas.

  2. Panas berlebih. Tidur tengkurap dapat membuat bayi kegerahan dan suhu tubuhnya tidak seimbang. Hal ini bisa menyebabkan dehidrasi dan memicu demam yang berbahaya bagi bayi.

  3. SIDS. Kematian bayi mendadak.

Namun meskipun berisiko, tidur tengkurap ternyata juga ada manfaatnya lho Moms!

Manfaat Bayi Tidur Tengkurap

  • Melatih kekuatan paru-paru. Ketika tengkurap, posisi paru-paru bayi terletak di bawah dan bertatapan dengan kasur. Hal ini menyebabkan paru-paru bayi merangsang pembentukan tulang paru-paru yang kuat yang diakibatkan oleh tuntutan untuk menopang berat badan. Kita boleh menggunakan metode tidur tengkurap ini untuk melatih kekuatan paru-paru dalam jangka tertentu, tidak boleh berlebihan dan tetap dalam pengawasan.

  • Menguatkan otot leher. Ketika dalam posisi tengkurap, otomatis bayi akan menggerakkan lehernya ke kanan dan ke kiri. Apabila masih dalam usia pertumbuhan sekitar umur 4 bulan, hal ini akan membawa kebaikan untuknya. Leher yang biasa digerakkan akan membentuk sebuah otot yang kuat pada leher. Namun harus tetap diingat, batasi waktu bayi untuk tengkurap dan tetap awasi dengan baik.

  • Membuat tidur lebih tenang dan nyaman. Tengkurap ternyata membuat bayi lebih nyaman dan lama ketika tidur, karena saat tengkurap, semua organ tubuh yang telah digunakan oleh bayi beristirahat dan mendapat treatment dari tekanan berat badannya. Contohnya ketika tengkurap dada, perut, tangan dan yang lain berada di bawah dan tertekan oleh berat badan sang bayi, hal itu layaknya sebuah dekapan hangat dari sang ibu.

  • Menghindari flat head pada bayi. Flat head adalah istilah yang sering digunakan untuk menggambarkan kepala bayi yang peang, atau menjorok ke dalam. Dengan tengkurap, maka kepala bayi terhindar dari tekanan, sehingga akan terbentuk suatu kepala yang proporsional.

  • Pembentukan tengkorak lebih baik. Dengan posisi tengkurap, kepala bayi tidak tertekan oleh berat badan bayi, sehingga pembentukan tengkorak pada bayi akan semakin cepat dan baik.

  • Mengurangi efek kaget pada bayi. Ketika tertidur, bayi sering mengalami kaget karena suasana di sekitarnya seperti digigit nyamuk dan lainnya. Dengan tengkurap, efek kaget pada bayi bisa dikurangi, karena ketika tengkurap, ruang gerak bayi sedikit sehingga respons yang diberikan pada tekanan dari luar hanya sedikit.

Sebagai orang tua, tetap awasi dan pastikan hidung dan mulut bayi tidak tertutup apa pun, karena akan mengganggu pernapasan sang bayi.

Semoga bermanfaat.

By: Mega Oe

BACA JUGA:

159 Mega Oe Send Message to Writer

Related Stories