Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Review: ELC Giant Sensory Ball Pit

BABY  |  GROWTH & DEVELOPMENT  |  MY STORY  |  REVIEWS  |  26 Nov '19


Moms di sini, siapa sih yang ga seneng beliin mainan anaknya? Apalagi mainan yang bisa mengedukasi si Kecil. Nah, untuk urusan mainan edukasi si Kecil, pasti Moms sudah familiar ya dengan brand dari Early Learning Centre atau ELC. Kali ini aku mau review salah satu mainannya, yaitu Giant Sensory Ball Pit.

Sekilas, mainan ini hampir kayak "Mandi Bola" versi mini. Alasan aku membeli mainan ini adalah karena anakku bisa bebas bergerak, namun tetap aman karena berada di "kolam"nya. Di dalam mainan ini, terdapat 20 bola warna-warni serta 4 "beanbags" yang tekstur dan gambarnya berbeda-beda. Jadi, mainan ini tidak hanya bisa membuat si Kecil mengeksplorasi sekitarnya, namun juga menstimulasi penglihatan dan indra peraba si Kecil.

Untuk cara merakitnya pun mudah, Moms hanya perlu memasangkan tiang di 4 sisi mainan ini. Mainan ini tergolong ringan, karena materialnya terbuat dari semacam kain parasut. Jadi, gampang buatku untuk memindahkan mainan ini. Meskipun ringan, menurutku mainan ini ga ringkih. Karena Alesha masih belajar duduk, ia sering kali jatuh ke pinggirannya. Salah satu keuntungan mainan ini adalah, tidak membahayakan si Kecil kalau ia terjatuh menimpa pinggirannya.

Mainan ini juga sangat mudah untuk dibersihkan. Pernah suatu kali Alesha gumoh saat sedang main, untuk membersihkannya aku cukup lap dengan kain yang dibasahkan dengan air, lalu disemprotkan sanitizer. Untuk dikeringkannya pun juga mudah, cukup dilap dan diangin-anginkan.

Untuk soal penyimpanan, jika Moms ingin melipatnya kembali pun mudah. Moms tinggal mencabut tiang-tiangnya dan melipat kembali mainan ini. Tapi aku prefer membiarkan mainan ini terbuka, biasanya aku tutupi dengan seprei agar tidak terkena debu.

Kekurangan dari produk ini adalah, jika Moms membutuhkan alas yang empuk seperti playmat. Apalagi untuk si Kecil yang baru belajar duduk. Karena alas mainan ini sangat tipis, jadi akan berbahaya jika si Kecil jatuh di dalamnya. Harga mainan ini sekitar 749.000 rupiah. Memang tergolong cukup mahal, namun menurutku cukup bisa dijadikan mainan yang long lasting, karena mainan ini bisa diperuntukkan untuk bayi 6 bulan hingga 3 tahun.

[ada attach foto tambahan di email]

Yuk download aplikasi Babyo di Android & iOS dan bergabung dengan ribuan Moms lainnya untuk saling berbagi cerita dan mendapatkan rewards! You really don't want to miss out!

360 Jasmine Karissa

Comments

Related Stories

LATEST POSTS

Review Produk: Mombella Mushroom Teether

Saat Arjuna berusia 3 bulan, dia mulai memasuki fase oral, memasukkan jari tangan dan benda-benda ke dalam mulutnya.

Review iBebe Teether: Solusi Saat Gatal di Gusi si Kecil

Saat si Kecil mulai menunjukkan tanda-tanda tumbuh gigi pertamanya, pasti menjadi hal yang sangat dinantikan ya Moms.

Review Mainan Playgro Groovy Mover Bee

Apa Moms bingung menentukan mainan yang aman dan bermanfaat terutama untuk melatih kemampuan motorik si Kecil?

Triple Fun Ball Pit Bebe Smart Gratis, Terima Kasih Babyologist!

Yay! Redeem point keduaku sudah datang. Saya tukar poin Babyologist dengan Bebe Smart Triple Fun Ball Pit.

Tummy Time Seru & Menyenangkan Dengan Playgro Elephant Hugs Activity Pillow

Bagaimana caranya agar si Kecil tidak bosan saat melakukan tummy time?

Rekomendasi Buku 0+ Tahun: Oh! Si Burung Hantu

Buku ini ditujukan untuk bayi berusia 0+ tahun, cocok sekali dibacakan sejak bayi baru lahir.

Review Baby Book Hmmm... by Rabbithole: What's Inside the Book?

Buku ini mostly menggambarkan tentang berbagai macam jenis emosi. Jadi sesuai dengan tahap perkembangan anak.

Baby Walker atau Baby Push Walker?

Sebelum kita bandingin keduanya, kita cari tau dulu yuk bedanya baby walker dan baby push walker.

Review Nuby Nana Nubs Massager Teether

Nuby Nana Nubs Massager jadi salah satu teether favoritnya kakak Dastan.

Review Bananas Teether Ange by Mom Lenny

Moms, kapan sih baiknya si Baby di kasih Teether? Kalau saya sebenarnya pas anak mulai memasukkan jari tangannya ke mulut.