Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Punya Anak Perempuan Lebih Boros?

MY STORY  |  PARENTING  |  04 Jun '20


Hayo siapa yang punya anak perempuan dan merasa boros karena beli barang-barang lucu atau baju untuk Si Kecil?


Sebenarnya boros tidaknya tergantung pada Moms sendiri. Ada tipe Moms yang senang mendandani Si Kecil jadi sering tuh beli barang-barang lucu seperti kalung, bandana, jepit rambut, baju beraneka macam warna dan bentuk, sepatu, dan lain-lain. Ada tipe Moms yang lebih memilih gaya minimalis untuk Si Kecil dan saya salah satunya. Bukan karena tidak mampu untuk membeli tapi menurut saya kebanyakan mubadzirnya kalau beli barang-barang terlalu banyak.

Anak saya, Rubi, umur 14 bulan memang tidak saya belikan banyak baju Moms atau pun aksesoris karena banyak tidak terpakainya. Baju untuk pergi pun hanya beberapa, kebanyakan baju santai itupun yang dipakai hanya itu-itu saja. Saya dan Suami memang tidak punya banyak barang karena takut hanya menumpuk di lemari. Bahkan beberapa baju saya juga ada yang hanya lepas tag dan belum pernah saya pakai pergi keluar. Inilah alasan utama yang membuat saya menerapkan "hidup minimalis" ke Rubi. Memang lucu ya kalau punya anak perempuan bisa didandani macam-macam, tapi kalau punya terlalu banyak barang juga sayang sekali kalau tidak dipakai.

Ini sedikit tips dari saya untuk meminimalisir mubadzir. Simak yuk!

1. Tentukan style untuk Si Kecil
Saya dari dulu tidak suka pakai baju yang bergambar dan warnanya terlalu mencolok Moms, jadi saya terapkan juga ke Rubi karena dia belum bisa menentukan stylenya sendiri. Kebanyakan baju Rubi warna pastel, mustard, olive, hitam, pink, ginger, teracota, dan hampir semuanya polos. Kalaupun ada yang bercorak ya paling garis-garis, bunga, dan polkadot.

2. Belikan baju atau barang sesuai style dan usia Si Kecil
Rubi juga tidak punya banyak aksesoris Moms. Rubi hanya punya 2 pasang sepatu, 2 bonet, dan beberapa barang lainnya. Saya tidak mau beli banyak barang sementara kami saja jarang pergi keluar dan tentu saja karena masih dalam masa pertumbuhan saya rasa kurang bijak kalau harus punya terlalu banyak barang. Tapi ini kembali ke Moms dan Dads ya, kalau saya dan Suami memang begini adanya.

3. Manfaatkan baju atau barang kado
Saya tipe orang yang memanfaatkan barang kado khusus untuk baju. Apalagi teman-teman saya juga mamahmuda a.k.a mahmud jadi seleranya juga selera anak muda.

4. Jangan mudah tergoda untuk membeli barang yang mungkin tidak terpakai
Seringkali nih saat sedang jalan-jalan kita tertarik beli barang hanya karena lucu dan belum tentu barang tersebut bisa dimanfaatkan untuk jangka panjang. Nah, saya sudah menghilangkan kebiasaan itu Moms. Sekarang saya memiliki berbagai pertimbangan sebelum saya memutuskan untuk membeli barang yang harganya lumayan.

5. Jika Moms berkenan, mungkin bisa pakai barang atau baju bekas layak pakai dari saudara atau teman dekat
Ini masih berlaku untuk keluarga saya dan Suami lho Moms. Daripada beli baru, kami menerima barang layak pakai untuk kami manfaatkan, misalnya mainan, baju, atau sepatu.

Semoga bermanfaat.

Yuk download aplikasi Babyo di Android & iOS dan bergabung dengan ribuan Moms lainnya untuk saling berbagi cerita dan mendapatkan rewards! You really don't want to miss out!

5437 H Eka Putri

Comments

Related Stories

LATEST POSTS

Ini 5 Gesture Moms & Dads yang Disukai Si Kecil

Apa saja sih, gesture yang disukai si Kecil?

Ini Tugas PakSu Sebagai Support System Moms yang Baru Lahiran

Setelah melahirkan, tugas Moms justru bertambah. Di sinilah, peran PakSu besar sekali dalam membantu Moms melewati masa-masa krusial mengurus bayi.

Kegiatan Parenting Tunjang Perkembangan Optimal Si Kecil

Program parenting dapat berupa pendidikan parenting yang menambah wawasan dan pengetahuan anak dalam hal pengasuhan sesuai dengan usia, [...]

Mengenal 4 Jenis Parenting Style, Manakah yang Terbaik?

Buat New Moms yang sedang belajar parenting dan ingin memilih gaya mengasuh terbaik, Minbyo kasih informasi lebih lanjut tentang parenting style [...]

Tips Agar Anak Semangat Belajar Setelah Liburan

Biar si Kecil kembali semangat setelah liburan, yuk, praktikkan kiat-kiat berikut!

Tips Mendampingi Anak Digital Native

Sebagian besar orang tua masih perlu edukasi bagaimana cara mendampingi si Kecil yang optimal terutama di era digital. Yuk, cari tahu tipsnya [...]

Tips Ajarkan Empati pada Anak Sejak Dini

Supaya si Kecil memiliki empati dalam hidupnya, orang tua perlu mengajarkan dan mengasah kepekaannya.

4 Tips Melatih Balita Bicara

Gimana caranya supaya si Kecil bisa mahir berbicara dengan cepat?

Helicopter Parenting Itu Apa? Ini Ciri-cirinya!

Rasa cinta dan kasih sayang orang tua ternyata bisa menjadi sesuatu yang tidak menyehatkan. Sebenarnya, kapan sepasang orang tua melanggar [...]

Kapan Waktu yang Tepat Sekolahkan Si Kecil?

Sebagai orang tua, Moms & Dads pun pasti telah berpikir untuk menyekolahkan si Kecil di sekolah yang paling baik dan tepat.

Mendidik Anak dengan Pamali, Perlukah?

Pamali artinya apa sih? Istilah ini mungkin lebih dikenal oleh orang-orang zaman old ketimbang anak-anak Millenial atau Gen Z.

Belajar dari Tragedi Kanjuruhan, Ini 10 Tips Ajarkan Si Kecil Terima Kekalahan

Belajar menerima kekalahan sejatinya merupakan bagian yang sangat penting dalam perkembangan kesehatan anak.

Didik Anak di Era Digital, Bagaimana Caranya?

Moms & Dads mungkin bingung yah bagaimana cara supaya si Kecil screentime-nya tidak berlebihan padahal di sisi lain sudah tidak mungkin [...]

Kerja dan Jaga Anak Tetap Fit? 🤯

Moms sering kewalahan ga sih kalau harus kerja sambil jaga Si Kecil? Yuk Intip tips tetap fit dari

Uang Sekolah Makin Mahal, Gimana Cara Mempersiapkannya?

Memberikan pendidikan terbaik bagi si Kecil merupakan salah satu kewajiban utama Moms & Dads.

It’s Okay to Not Be Okay

Dalam mengasuh anak, tentu Moms mengharapkan si Kecil tumbuh menjadi pribadi dengan kondisi fisik

Tips Praktis Memompa ASI di Kantor

Hai Moms, Meskipun pandemi virus corona belum berakhir, tapi banyak dari kita yang sudah

Tips Menghindari Toxic Parenting

Hai Moms, Siapa disini yang minggu lalu nonton Babyo Channel Ngobrol Bareng Babyo dengan topik

Ketika Dads Sibuk dengan Hobinya

Setiap hari Jumat, sekarang Babyo Connect memiliki "Apa Kata Moms?" yang akan membahas topik yang terasa tabu Moms bahas, atau uneg-uneg yang [...]

Anak Umur 2 Tahun Belum Bisa Ngomong, Wajarkah?

“Anaknya 2 tahun? Sudah bisa ngomong belum? Oh, speech delay? Sama donk seperti anak saya. Gpp nanti usia 3 tahun juga bisa sendiri.”