Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Proses Persalinan Anak Kedua Lebih Cepat, Benarkah?

MY STORY  |  PREGNANCY  |  16 Apr '20


Persalinan adalah proses yang harus dilalui setelah penantian 9 bulan untuk bertemu dengan si buah hati yang pasti sudah sangat dinantikan. Persalinan bisa berlangsung secara normal ataupun melalui operasi SC sesuai dengan kondisi moms. Proses ini bisa dibilang cukup menjadi momok yang menakutkan buat para new mom ya, karena sangat butuh perjuangan dan kesabaran melawan sakit. 


Kedua anak saya lahir melalui persalinan normal. Proses persalinan saya bisa dibilang berjalan dengan lancar dan Alhamdulillah tanpa kendala. Hanya saja, saya merasakan banyak perbedaan antara persalinan yang pertama dan kedua, baik dari segi proses kontraksinya, rasanya, cepatnya proses pembukaan dan intensitas sakitnya. Benarkah, persalinan anak kedua lebih mudah ?

Proses persalinan anak pertama saya bisa dibilang cukup lama, saya harus bersabar dan menahan sakitnya kontraksi itu selama hampir 3 hari, mungkin karena baru pertama kali merasakan sehingga masih bertanya-tanya mengenai proses dan bagaimana puncak dari rasa sakit yang harus saya lalui hingga bisa bertemu dengan anak saya.

Sejak merasakan kontraksi, saya sudah tidak bisa makan, minum pun seadanya. Saat pertama kali diperiksa oleh bidan, ternyata masih pembukaan 1, dan saya pun kaget, wah sudah sesakit ini tapi masih bukaan 1, bagaimana jika sudah sampai tahap bukaan 10, saya tidak bisa bayangkan sakitnya waktu itu. Dan akhirnya saya memutuskan pulang ke rumah. Setelah 6 jam, rasa sakitnya semakin meningkat dan semakin sering, akhirnya karena takut melahirkan di rumah saya memutuskan untuk kembali ke klinik. Saat diperiksa ternyata masih pembukaan 2, saya langsung lemas dan tidak berdaya. Sepanjang malam saya tidak bisa tidur karena rasa sakit dari kontraksinya. Saya melahirkan keesonkan harinya jam 11 siang dengan penuh perjuangan dan drama nangis dan lemas karena sudah 3 hari tidak cukup asupan makanan dan rasa mengantuk karena sudah 2 malam tidak tidur.

Persalinan anak kedua, saya lalui dengan cukup santai. Karena jarak persalinan yang cukup dekat, sehingga prosesnya terjadi cukup cepat. Rasa sakit dan kontraksi yang saya rasakan tidak seberat anak pertama. Yah karena kita sudah merasakan sakit yang sama sehingga kemampuan tubuh bisa lebih untuk menahan sakit. Kontraksi yang saya rasakan tidak cukup sehari. Saat mulai merasakan kontraksi dan adanya tanda persalinan, saya tetap berusaha untuk tidur karena masih awal jadi masih agak ringan sakitnya, saya tetap istirahat dan tidak panik. Sampai pagi harinya saya bangun kemudian mandi dan sarapan, padahal kontraksi yang saya rasakan sudah mulai sering, tapi saya mencoba untuk tetap menjaga asupan makanan biar saat proses persalinan bisa lebih kuat.

Awalnya saya memeriksakan di siang harinya, ternyata masih pembukaan 2, dan saya memutuskan untuk pulang kerumah dulu, karena biar bisa lebih enjoy melalui proses kontraksinya. Bidan yang membantu proses persalinan selalu mengontrol lewat telepon dan meminta untuk ke klinik saat kontraksi nya sudah terus menerus. Jam 7 malam saya merasakan lutut saya mulai gemetar dan memutuskan untuk ke klinik. Awalnya saya mengira mungkin masih bukaan 5, karena belum terlalu sakit seperti waktu persalinan yang pertama, dan ternyata saat diperiksa saya sudah bukaan 9, dan tidak lama setelah itu saya pun melahirkan anak saya yang kedua. Kaget juga waktu itu kok rasanya beda ya, taraf sakitnya sangat jauh berbeda, saya hanya merasakan setengah dari rasa sakit saat melahirkan anak yang pertama. Terasa lebih dinikmati prosesnya dan lebih kuat pastinya.

Persalinan anak pertama dan kedua memang jauh berbeda, baik dari segi rasa sakit kontraksinya, kecepatan prosesnya, kemampuan kita melawan rasa sakitnya, kecepatan proses pembukaannya dan cara kita menghadapi proses persalinannya. Ini semua karena kita sudah memiliki pengalaman dan bisa belajar banyak dari proses persalinan anak pertama. Taraf sakitnya kontraksi persalinan anak pertama menjadikan kita kuat untuk melalui taraf sakit di persalinan anak kedua. Sehingga persalinan anak kedua kita lalui dengan lebih mudah dan lebih tenang.

Yuk download aplikasi Babyo di Android & iOS dan bergabung dengan ribuan Moms lainnya untuk saling berbagi cerita dan mendapatkan rewards! You really don't want to miss out!

1814 Azizah Idris

Comments

Related Stories

LATEST POSTS

Begini Efeknya Kalau Menunda KB

Moms ada yang berencana KB tapi terus tertunda? Wajib simak cerita yang satu ini!

Jangan Sepelekan Pemeriksaan USG Saat Kehamilan, Ini Alasannya!

USG di masa kehamilan itu penting loh Moms! Yuk, simak ulasan berikut ini.

Ceritaku Hamil Kembar dan Mengalami Preeklampsia

Dibalik kelucuan memiliki bayi kembar, ternyata ada hal-hal yang perlu diwaspadai, salah satunya preeklampsia.

Cerita Kehamilan dan Melahirkan Mom Devita

Moms, yuk simak cerita kehamilan dan melahirkan Mom Devita berikut ini.

Cerita Promilku di Usia 35 Tahun

Moms sedang merencanakan program hamil? Simak yang satu ini yuk!

Aku Ngidam Belut, Amankah Di Konsumsi Saat Hamil?

Amankah ibu hamil mengonsumsi belut? Baca yang berikut ini.

Pengalaman Kuretase di Usia Kehamilan 11 Minggu

Salah satu resiko yang dapat terjadi pada Ibu hamil adalah keguguran. Setelah itu biasanya Mom akan dianjurkan untuk kuretase.

Pengalaman Program Hamil dengan Memiliki Myoma di Rahim

Di awal pernikahan aku dan suami sudah berencana ingin segera memiliki momongan. Karena kami sudah berpacaran 4 tahun, jadi rasanya sudah cukup [...]

7 Langkah Persiapan Persalinan Penuh Cinta

Ternyata perkara melahirkan bukan terjadi begitu saja. Tanpa persiapan, maka tak jarang kenangan buruk yang akan tersimpan dalam waktu yang [...]

Ceritaku Hampir Khilaf Saat Hamil

Siapa Moms yang pernah merasa galau ketika tahu hamil? You're not alone. Baca cerita ini yuk.

Tips Jarak Kehamilan Antara Kakak dan Adik

Berapa jarak kehamilan yang ideal? Setiap orang pasti punya alasannya masing-masing ya. Berikut ini cerita dari Mom Ngel Zhuang.

7 Hal Penting yang Harus Dipersiapkan Sebelum Persalinan

Memasuki trimester ketiga, ibu hamil biasanya akan merasakan dag dig dug antara bahagia karena akan segera bertemu dengan sang buah hati dan [...]

Hindari Perkataan Negatif Terhadap Ibu Hamil

Yuk hindari mom-shaming dan bersama-sama memberikan dukungan terhadap para orang tua lainnya. Simak cerita berikut ini ya.

Tips Mengatasi Perut Gatal Saat Hamil

Ibu hamil sering mengalami gatal-gatal di kulit karena berbagai hal. Apa pun penyebabnya, berikut ini beberapat tips mengatasi perut gatal saat hamil.

Perbedaan USG 2D, 3D dan 4D

Bagi Moms yang tengah hamil tentunya USG sudah tidak asing lagi, ya. Seiring perkembangan zaman USG untuk memeriksa kondisi janin pun semakin [...]

5 Tanda Awal Kehamilan yang Dapat Dideteksi Tanpa Testpack

Apakah Moms mengalami telat haid? Atau merasa eneg mual ingin muntah setiap pagi dan bertanya-tanya jangan-jangan Moms sedang hamil? Jika memang [...]

Couvade Syndrome: Suami Ngidam saat Istri Hamil Ternyata Bukan Mitos

Salah satu hal yang sering dianggap tidak masuk akal adalah suami yang ikut ngidam saat Moms hamil. Di dunia medis, hal ini disebut sebagai [...]

3 Manfaat Jeruk Lemon bagi Kehamilan

Ibu hamil disarankan untuk memenuhi kebutuhan nutrisinya termasuk vitamin C. Oleh karena itu, jeruk lemon juga baik untuk kesehatan ibu hamil.

Berhubungan Intim Terbukti Berhasil Memancing Kontraksi

Kata orang berhubungan intim di kala hamil tua dapat memicu kontraksi. Betulkah demikian?

Sounding ke Bayi, Mempermudah Persalinanku

Waktu 2 garis di test pack itu muncul, betapa bahagianya hati Saya dan Suami. Kami memang tidak menunda punya momongan dan diberikan kepercayaan [...]