Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Proses Melahirkan Melalui Operasi Caesar

MY STORY  |  PREGNANCY  |  19 Dec '18


Pasangan suami istri tentu sangat menanti-nantikan untuk memiliki buah hati. Proses kehamilan juga pasti sangat mendebarkan bagi seorang ibu, terlepas itu kehamilan pertama, kedua atau yang kesekian.

Sebagian Moms mungkin masih suka bingung untuk menentukan proses persalinan yang akan mereka tempuh nantinya, apakah itu persalinan normal atau persalinan melalui operasi caesar. Apalagi untuk ibu muda seperti saya. Pada masa kehamilan dari bulan pertama sampai usia 9 bulan, syukurlah tidak ada kendala apa pun, bahkan saya hampir tidak mengalami mual yang sangat parah, mungkin selama morning sickness bisa dihitung dengan jari. Saya juga tidak mengalami ngidam yang macam-macam. 

Tafsiran persalinan anak saya waktu itu adalah pada tanggal 17 Juli 2018, saat mendekati hari persalinan, saya tidak mengalami kontraksi apa pun. Pada tanggal 13 saya memeriksakan kehamilan saya, hasil dari pemeriksaan oleh dokter kandungan, ketubannya tinggal sedikit atau istilah medis disebut oligohidramnion. Karena saya khawatir terjadi apa-apa dengan bayi saya, hari itu juga saya langsung diinduksi lewat infus, berhubung waktu itu saya juga memiliki penyakit riwayat asma. 

Proses induksi yang saya alami waktu itu adalah sehari semalam, sedangkan pembukaannya masih saja bertahan di pembukaan ke dua, dan dokter pun melakukan proses cardiotocography (CTG) yang kedua kali. Hasil CTG-nya, denyut jantung bayi sudah tidak beraturan.

Proses persalinan operasi caesar pun dilakukan, karena takut terjadi apa-apa pada janinnya. Sebelum tindakan operasi, biasanya akan dibius lokal dari perut ke bawah sedangkan bagian atas masih sadar. Tapi waktu itu setelah dibius, entah kenapa saya masih bisa merasakan kalau perut saya akan disayat oleh dokter kandungan. Akhirnya saya disuntik satu kali lagi, selang beberapa menit dari situ saya tidak lagi merasakan apa pun. Saya pikir saya sedang tidur dan bermimpi, saya operasi jam 2 siang dan baru sadar pada jam 5 sore.

Sebenarnya proses persalinan normal atau operasi caesar untuk seorang wanita itu sama saja, sama-sama berjuang mempertaruhkan nyawa untuk anak.

 

Semoga bermanfaat.

By: Nisa Indah Pratiwi

Copyright by Babyologist

Yuk download aplikasi Babyo di Android & iOS dan bergabung dengan ribuan Moms lainnya untuk saling berbagi cerita dan mendapatkan rewards! You really don't want to miss out!

452 Nisa Indah Pratiwi

Comments

Related Stories

LATEST POSTS

Baby Brain di Kehamilan Keduaku

Saya punya pengalaman pribadi tentang baby brain yang saya alami saat hamil anak kedua saya.

Baby Brain Bikin Mudah Lupa dan Sulit Konsentrasi?

Menginjak trimester ketiga kehamilanku, aku sering banget melupakan sesuatu dan sulit berkonsentrasi.

Jadi Pelupa Saat Hamil? Wajar kok Moms!

Moms, pernahkah merasa menjadi pelupa dan menjadi lebih tidak pintar dari biasanya saat hamil?

Berat Badan Janin Sulit Naik, Berbahayakah?

Simak selengkapnya cerita pengalaman Mom Editha dalam mengatasi masalah berat badan janin.