Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Pro dan Kontra Hamil di Usia 20-an

MY STORY  |  PREGNANCY  |  11 Jul '19


Jika Moms mencoba untuk hamil di usia 20-an, waktu dan kondisi biologis berada di pihak Moms. Namun, konon, kehamilan di usia berapa pun memiliki kelebihan dan kekurangan sebagai berikut :

Kelebihan Hamil di Usia 20-an:

1. Awal usia 20-an adalah puncak kesuburan rata-rata wanita. Dari sudut pandang biologis, ini adalah dekade terbaik untuk hamil dan mengandung bayi.

2. Risiko keguguran jauh lebih rendah daripada hamil di usia yang lebih tua; yaitu sekitar 10% untuk wanita berusia 20-an, 12% untuk wanita di usia awal 30-an, dan 18% untuk wanita di usia pertengahan hingga akhir 30-an. Risiko keguguran melonjak menjadi sekitar 34% untuk wanita di awal usia 40-an, dan 53% pada usia 45.

3. Secara fisik, wanita usia 20-an akan lebih mudah karena risiko komplikasi kesehatan lebih rendah.

4. Kecil kemungkinannya memiliki bayi prematur atau lahir dengan berat badan yang lebih rendah dibandingkan dengan wanita yang hamil usia 25 tahun lebih.

5. Saat si Kecil sudah lahir, Moms akan cenderung memiliki daya tahan untuk bangun bersama si Kecil beberapa kali di malam hari dan masih dapat melakukan aktivitas secara normal keesokan harinya.

6. Ketika si Kecil sudah besar dan berkeluarga, Moms masih memiliki energi untuk menjadi nenek yang terlibat aktif.

Kekurangan Hamil di Usia 20-an:

1. Moms mungkin masih mencari jalur karier dan membangun diri secara profesional. Kemungkinan besar Moms harus mengorbankan itu semua ketika memutuskan untuk berkeluarga.

2. Secara finansial, memilik anak saat berusia 20-an tahun mungkin tidak optimal. Jika kondisi ekonomi Moms & Dads belum stabil, bisa jadi di kemudian hari Moms & Dads harus berutang banyak untuk menghidupi keluarga.

3. Pasangan muda sering tidak memiliki pengalaman hidup sehingga dapat menjadi tertekan dan kewalahan.

4. Jika kurang dapat bersikap dewasa, Dads mungkin merasa ditelantarkan oleh Moms yang tiba-tiba disibukkan dengan si Kecil. Pada pasangan yang lebih tua, mereka cenderung lebih mudah untuk saling mendukung daripada merasa terasing satu sama lain.

5. Banyak pasangan berusia 20-an tidak siap menjadi orang tua. Mereka terbebani secara emosional dan fisik. Banyak orang tua tidak siap berkorban dan kurang sabar dalam menangani anak.

Yuk download aplikasi Babyo di Android & iOS dan bergabung dengan ribuan Moms lainnya untuk saling berbagi cerita dan mendapatkan rewards! You really don't want to miss out!

305 Babyologist Indonesia

Comments

Related Stories

LATEST POSTS

Begini Efeknya Kalau Menunda KB

Moms ada yang berencana KB tapi terus tertunda? Wajib simak cerita yang satu ini!

Jangan Sepelekan Pemeriksaan USG Saat Kehamilan, Ini Alasannya!

USG di masa kehamilan itu penting loh Moms! Yuk, simak ulasan berikut ini.

Ceritaku Hamil Kembar dan Mengalami Preeklampsia

Dibalik kelucuan memiliki bayi kembar, ternyata ada hal-hal yang perlu diwaspadai, salah satunya preeklampsia.

Cerita Kehamilan dan Melahirkan Mom Devita

Moms, yuk simak cerita kehamilan dan melahirkan Mom Devita berikut ini.

Cerita Promilku di Usia 35 Tahun

Moms sedang merencanakan program hamil? Simak yang satu ini yuk!

Aku Ngidam Belut, Amankah Di Konsumsi Saat Hamil?

Amankah ibu hamil mengonsumsi belut? Baca yang berikut ini.

Pengalaman Kuretase di Usia Kehamilan 11 Minggu

Salah satu resiko yang dapat terjadi pada Ibu hamil adalah keguguran. Setelah itu biasanya Mom akan dianjurkan untuk kuretase.

Pengalaman Program Hamil dengan Memiliki Myoma di Rahim

Di awal pernikahan aku dan suami sudah berencana ingin segera memiliki momongan. Karena kami sudah berpacaran 4 tahun, jadi rasanya sudah cukup [...]

7 Langkah Persiapan Persalinan Penuh Cinta

Ternyata perkara melahirkan bukan terjadi begitu saja. Tanpa persiapan, maka tak jarang kenangan buruk yang akan tersimpan dalam waktu yang [...]

Ceritaku Hampir Khilaf Saat Hamil

Siapa Moms yang pernah merasa galau ketika tahu hamil? You're not alone. Baca cerita ini yuk.

Proses Persalinan Anak Kedua Lebih Cepat, Benarkah?

Kata orang melahirkan anak kedua akan jauh lebih mudah dan lebih cepat dari anak pertama. Benarkah demikian?

Tips Jarak Kehamilan Antara Kakak dan Adik

Berapa jarak kehamilan yang ideal? Setiap orang pasti punya alasannya masing-masing ya. Berikut ini cerita dari Mom Ngel Zhuang.

7 Hal Penting yang Harus Dipersiapkan Sebelum Persalinan

Memasuki trimester ketiga, ibu hamil biasanya akan merasakan dag dig dug antara bahagia karena akan segera bertemu dengan sang buah hati dan [...]

Hindari Perkataan Negatif Terhadap Ibu Hamil

Yuk hindari mom-shaming dan bersama-sama memberikan dukungan terhadap para orang tua lainnya. Simak cerita berikut ini ya.

Tips Mengatasi Perut Gatal Saat Hamil

Ibu hamil sering mengalami gatal-gatal di kulit karena berbagai hal. Apa pun penyebabnya, berikut ini beberapat tips mengatasi perut gatal saat hamil.

Perbedaan USG 2D, 3D dan 4D

Bagi Moms yang tengah hamil tentunya USG sudah tidak asing lagi, ya. Seiring perkembangan zaman USG untuk memeriksa kondisi janin pun semakin [...]

5 Tanda Awal Kehamilan yang Dapat Dideteksi Tanpa Testpack

Apakah Moms mengalami telat haid? Atau merasa eneg mual ingin muntah setiap pagi dan bertanya-tanya jangan-jangan Moms sedang hamil? Jika memang [...]

Couvade Syndrome: Suami Ngidam saat Istri Hamil Ternyata Bukan Mitos

Salah satu hal yang sering dianggap tidak masuk akal adalah suami yang ikut ngidam saat Moms hamil. Di dunia medis, hal ini disebut sebagai [...]

3 Manfaat Jeruk Lemon bagi Kehamilan

Ibu hamil disarankan untuk memenuhi kebutuhan nutrisinya termasuk vitamin C. Oleh karena itu, jeruk lemon juga baik untuk kesehatan ibu hamil.

Berhubungan Intim Terbukti Berhasil Memancing Kontraksi

Kata orang berhubungan intim di kala hamil tua dapat memicu kontraksi. Betulkah demikian?