Categories

Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Pro dan Kontra Berlari Saat Hamil

PREGNANCY  |  18 Jan '18

Bolehkah ibu hamil berlari? Wanita-wanita yang terbiasa berlari setiap pagi beranggapan sangat sulit bagi mereka untuk berhenti melakukan aktifitas tersebut di saat hamil. Selain itu, bukankah gaya hidup aktif dan sehat adalah salah satu kunci agar kehamilan berjalan dengan baik? Ada berbagai macam argumen yang pro dan kontra terhadap aktifitas berlari untuk ibu hamil. 

Langkah yang terpenting yang ibu hamil harus lakukan sebelum mengambil keputusan untuk berhenti atau melanjutkan aktifitas lari adalah berkonsultasi dengan ginekolog anda. Ada banyak kondisi spesifik dan komplikasi kehamilan seseorang yang membuat beban fisik semacam itu sangat berbahaya. 

Argumen "pro" berlari selama kehamilan
Wanita-wanita yang tertarik pada olahraga dan terbiasa dengan berlari harus berkonsultasi dengan spesialis untuk membuat jadwal pelatihan yang aman. Berhenti berolahraga secara tiba-tiba tidak dianjurkan karena dapat menyebabkan penyakit fisik dan psikologis. 

Jika Anda memutuskan untuk tidak berhenti berlari saat hamil, sangat penting untuk memantau detak jantung dan pernapasan Anda selama latihan. Kontrol kondisi fisik Anda dan kurangi kecepatan Anda setidaknya setiap 15 menit. Jika Anda tiba-tiba merasakan sakit yang mengganggu di perut bagian bawah, kehabisan napas, atau pernah melihat bercak coklat atau merah muda setelah berlari saat hamil, hentikan seketika itu dan berkonsultasilah dengan ahli medis. 

Jika Anda ingin berlari di pagi hari bahkan selama kehamilan, ingatlah bahwa Anda diperbolehkan melakukannya hanya sampai paruh kedua dari trimester kedua. Setelah itu, Anda harus memilih beban fisik yang lebih ringan.

Argumen "kontra" berlari saat hamil
Pertama-tama, jika Anda tidak benar-benar aktif secara fisik sebelum hamil maka tidak disarankan untuk berlari saat hamil. Saat Anda berlari, organ dalam terguncang dan menimbulkan dampak yang tidak baik untuk rahim. Belum lagi beban pada sistem kardiovaskular saat Anda berlari sangat besar. Darah mengalir dari daerah panggul dan mengalir ke otot, yang kemudian dapat menyebabkan janin kehilangan oksigen. 

Dengan mengetahui pro dan kontra dari aktifitas berlari, diharapkan ibu hamil bisa memilih yang terbaik demi kesehatan Anda dan juga janin.

Semoga bermanfaat.

By: Babyologist Editor

1011 Babyologist Indonesia

Comments

Related Stories

LATEST POSTS

Berenang Saat Hamil, Kenapa Tidak?

Berenang merupakan salah satu bentuk latihan yang ideal yang bisa di lakukan selama masa kehamilan. Kenapa?