Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Pro dan Kontra Anak Menonton TV

GROWTH & DEVELOPMENT  |  PARENTING  |  TODDLER  |  25 May '19


Apa saja sih kegiatan yang biasa Moms lakukan bersama si kecil? Biasanya sambil bermain dengan si kecil, Moms menyalakan TV ya agar suasana lebih ramai atau Moms malah terbiasa menonton TV dengan si kecil dalam mengisi waktu luang. Tidak ada salahnya kok Moms menonton TV dengan si kecil dengan catatan acara yang kita putar sesuai dengan usia anak, ya. Ketika saya masih kecil, saya senang sekali menonton TV. Kegiatan ini menjadi hobi saya hingga saya besar. Film-film kartun menjadi tontonan favorit saya saat masih kecil.

Saya sendiri merasakan banyak dampak dari menonton TV. Menonton TV atau film membuka wawasan saya selain dengan membaca buku. TV juga dapat menjadi media pembelajaran dan mengasah perkembangan intelektual si kecil lho. Saya sendiri banyak merasakan manfaat dengan menonton.

Manfaat menonton televisi

1. Memperluas kosakata

Kosakata si kecil dapat menjadi semakin banyak dengan mendengarkan dialog para tokoh di TV, lho Moms.

2. Belajar bahasa asing

Sepertinya di Indonesia belum banyak memproduksi film kartun atau tontonan untuk anak-anak ya? Pasti banyak Moms yang menonton acara anak dari luar negeri, khususnya dari negara berbahasa Inggris. Dalam momen ini, si kecil juga bisa belajar bahasa Inggris lho.

3. Belajar kebudayaan luar

Apa yang si kecil lihat di TV belum tentu sama dengan apa yang dialami sehari-hari, terlebih jika Moms menyetel acara anak dari luar. Moms bisa mendampingi dan menjelaskan mengenai acara tersebut agar cakrawala si kecil lebih luas lagi.

4. Mengasah kreativitas si kecil

TV dapat menstimulus kreativitas anak dengan warna-warna yang ditampilkan di TV. TV juga dapat mengasah ketertarikannya akan sesuatu yang ditampilkan di TV. Nah tinggal para Moms siaga membimbing si kecil.

Namun di samping beberapa manfaat dari menonton TV, ada juga lho dampak buruk yang dapat dihasilkan dari TV.

Dampak menonton televisi

1. Si kecil jadi tidak mudah bersosialisasi

Dengan menghabiskan waktu lama tanpa berkomunikasi dengan orang lain, si kecil mungkin akan kesulitan dalam bersosialisasi.

2. Dapat mengganggu kesehatan mata dan postur si kecil

Jika Moms tidak awasi, si kecil mungkin akan menonton TV terlalu dekat dengan membungkuk. Nah, ada baiknya Moms terus mengawasi si kecil ya.

3. Mengambil pelajaran buruk dari TV

Untuk itu sebaiknya kita memasang acara yang diperuntukkan untuk anak-anak. Selain itu, Moms juga sebaiknya mendampingi ketika menonton, selain bonding dengan anak, Moms juga dapat membimbing apa yang ditontonnya.

4. Kecanduan menonton TV

Nah ini juga berbahaya Moms, bisa-bisa si kecil malas beraktivitas lainnya dan hanya ingin menonton TV seharian.

Itulah dampak positif dan negatif dari menonton TV. Kita sebagai orangtua sebaiknya bijak dalam mengambil sikap. Kalau saya pribadi, saya akan membolehkan si kecil menonton TV dengan syarat. Selama tidak berlebihan dan mendapatkan manfaat, menurut saya boleh-boleh saja si kecil menonton TV. Tapi balik lagi ke pilihan Moms masing-masing, ya.

Yuk download aplikasi Babyo di Android & iOS dan bergabung dengan ribuan Moms lainnya untuk saling berbagi cerita dan mendapatkan rewards! You really don't want to miss out!

1478 Dini Asmarani

Comments

Related Stories

LATEST POSTS

Penyebab Keterlambatan Perkembangan Motorik Halus Anak Usia 5 Tahun

Moms perlu waspada & membawa ke dokter untuk diperiksa jika di usia 5 tahun si Kecil belum mampu melakukan ini.

Jangan Remehkan Kebiasaan Memanjat si Kecil, Ini Manfaatnya!

Kesusahan untuk menjaga si Kecil agar tidak berdiri di atas meja atau memanjat rak buku? Moms tidak sendirian.

3 Aktivitas Sensorik untuk Temani si Kecil Selama Liburan

Aktivitas sensorik sangat bermanfaat untuk menstimulasi perkembangan pancaindra si Kecil.

Tanda-tanda Gangguan Sensorik pada Anak Usia 4 Tahun

Banyak anak dengan masalah pemrosesan indra pada mulanya adalah bayi yang sering rewel.

5 Aktivitas Menyenangkan untuk Menstimulasi Perkembangan Bayi 13 Bulan

Si Kecil yang sudah berusia 13 bulan perlu selalu distimulasi agar dapat tumbuh dan berkembang dengan optimal.

8 Strategi Mengatasi Kebiasaan Menggigit si Kecil

Jangan panik jika si Kecil sering menggigit, simak 8 strategi berikut untuk menghentikan kebiasaan tersebut.

Tips dan Trik Menenangkan Anak Hiperaktif

Bagaimana jika si Kecil hiperaktif? Ini beberapa tips dan trik menenangkan anak hiperaktif