Categories

Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Prinsip Menjadi Seorang Working Mom buat Mom Sherlly

PARENTING  |  22 May '19

Kadang ketika Babyo Session, saya mendapatkan pertanyaan bagaimana sih cara saya mengatur waktu antara pekerjaan dan keluarga? Saya bagikan disini juga ya supaya bisa membantu Moms lainnya yang mungkin sedang bertanya-tanya hal yang sama. 

Ada beberapa prinsip yang saya terapkan dalam kehidupan saya berkeluarga dan bekerja:

1. Persetujuan dan dukungan suami

Ini adalah hal yang pertama dan utama karena tanpa ada dukungan dan persetujuan suami, dan kita tetap memaksakan diri untuk bekerja, ujung-ujungnya akan menimbulkan pertengkaran. Rumah tangga yang bahagia diawali dengan kesepakatan suami istri. Nah, apabila rumah tangga kacau, work performance juga pasti akan terpengaruh. Anak pun juga akan terseret sebagai korban jika orang tua selalu bertengkar. 

Bicarakan dan negosiasikan baik-baik dengan suami mengenai apa yang menjadi keinginan Moms. 

2. Atur waktu rutin untuk anak

Bagi saya pribadi, ketika pulang kantor dan waktu makan malam adalah waktu dimana saya berinteraksi dengan anak saya. Saya dan suami biasanya bertanya hari ini ngapain aja, di sekolah main sama siapa aja, dan lain sebagainya. Kebetulan sampai hari ini kami masih tidur bareng (yes, agak menderita kadang karena tengah malam tiba-tiba saya mendapatkan tendangan jitu haha) tapi bagi kami saat-saat sebelum tidur itu biasanya jadi bonding time. I know mungkin banyak yang tidak melakukan hal ini and it's totally fine. As long as you find a way untuk mempererat hubungan dengan anak, itu hal yang terpenting.

3. Berikan pengertian

Selain bekerja, saya juga memiliki aktivitas lainnya di dalam gereja. Hal ini kadang menyita waktu-waktu weekend yang seharusnya habiskan dengan suami dan anak. Disini kembali saya tekankan point nomer 1 karena tanpa adanya dukungan dan persetujuan suami, hal yang terlihat sederhana seperti ini dapat memicu keretakan hubungan. Nah, karena suami mendukung saya sepenuhnya, maka ketika saya harus away saat weekend, suami saya bisa membantu menemani anak bermain sehingga ia tidak terlalu merasa kesepian. 

Apakah semudah itu? Tentu saja tidak ya Moms. Sering terjadi drama dimana anak saya harus melepaskan saya pergi dengan berlinang air mata. Tetapi saya menjelaskan kenapa saya melakukan apa yang saya lakukan. Setiap malam sebelum saya harus pergi di pagi harinya, sesudah saya pulang, dan bahkan di kesempatan lainnya, saya akan menjelaskan why I do what I do. 

4. Family is always first

Point ini adalah prinsip yang mutlak buat saya. Jadi, ketika anak saya sakit dan saya harus bekerja, saya akan memilih untuk berada di rumah menemani dia. Sesibuk apapun saya, anak saya (dan nanny-nya hehe) tau bahwa mereka bisa kapanpun menelpon saya. Terkadang jika memang ada kesempatannya, saya akan pulang lebih pagi dari biasanya untuk memberikan kejutan. Biasanya anak saya akan senang sekali jika saya pulang lebih cepat, dan waktu dia bertanya "Kok Mami hari ini pulangnya cepet?" saya secara intensional akan menjawab "Because I miss you and I want to spend time with you". Dengan begini, anak saya tau bahwa dia penting buat saya.

1021 Sherlly Yusuf

Comments

Related Stories

LATEST POSTS

Respon Tepat Menghadapi Gigitan si Baby

Apakah si Kecil sudah mulai memasuki masa pertumbuhan gigi? Yuk, simak tips untuk menghindari gigitan si Kecil.

Bolehkah si Kecil Mencorat-coret Tembok?

Usia 2 tahun merupakan masa si Kecil mengekspresikan imajinasinya di lingkungan, coba alihkan ke media lain ya Moms.

Manfaat Tidur Siang untuk Anak

Anak pada umumnya membutuhkan jam tidur yang lebih banyak dibanding dengan orang dewasa. Apa saja fungsinya?

Memulai Disiplin Dini Untuk Anak

Pada usia berapa anak mulai bisa di ajarkan disiplin? Sedini mungkin. Moms bisa memulainya dari hal-hal kecil loh.

Mengajak si Kecil Bermain Ke Taman Bermain Umum

Apakah si Kecil sudah mulai bosan untuk bermain didlm rumah Moms? Sesekali mari ajak si kecil bermain di luar!

Tips Menciptakan Bonding yang Erat antara Ayah dan Anak

Sebagian anak cenderung lebih dekat dengan sang Ibu. Yuk, mulai biasakan si Kecil untuk mendekatkan diri dengan ayah!

Pentingnya Mengajarkan Sharing Pada Anak

Mengajarkan anak berbagi penting dilakukan sejak dini. Jangan biasakan selalu menuruti tuntutan dan keinginannya Moms!

Sikap Sederhana yang Membuat Anak Merasa Sangat Dicintai

Kadang sebagai orangtua pasti Moms terlalu sibuk mempersiapkan segalanya untuk anak sampai lupa hal-hal sesederhana ini yang nyatanya penting [...]

Trik Efektif Mengatasi Anak Pemalu di Sekolah

Memasuki usia sekolah, si Kecil akan mengalami perubahan besar dalam tahap kehidupannya.

Suka Berteriak pada si Kecil? Stop dari Sekarang!

Ibu adalah sekolah pertama bagi putra putrinya. Walau tidak mudah, seorang ibu haruslah banyak belajar, belajar mengasuh,

Tips Lalui Akhir Pekan dengan Water Beads

Water beads merupakan super absobent polymer berbentuk butiran-butiran yang dapat menyerap air.

Menghadapi Anak Pertama yang Menjadi Sangat Manja saat Moms Hamil Anak Kedua

Hai Moms, kali ini saya ingin sharing tentang perilaku anak pertama saya yang saat ini berusia balita (27 bulan).

Hati-hati dalam Mengucapkan Sesuatu Kepada Anak

Hati-hati, kata-kata bisa menjadi sumber inspirasi dan bahkan bisa menjadi boomerang bagi kita sendiri loh Moms!

Mengajarkan Membuang Sampah Pada Tempatnya Sejak Dini

Yuk, ajarkan kebiasaan yang baik mulai dari hal-hal yang kecil seperti membuang sampah pada tempatnya.

Belajar Mendidik Anak dari Negara Terbahagia di Bumi

Tulisan ini terinspirasi dari buku “The Danish Way of Parenting” yang ditulis oleh Ayah Edy.

3 Tantangan Orangtua Saat Ajari Puasa si Kecil

Apa saja tantangan orangtua saat mengajari si Kecil untuk berpuasa? Lalu bagaimana cara mengatasinya?

Orang Tua Jaman Now yang Smart

Terima kasih kepada teknologi, kita – orang tua, jadi cepat mendapat banyak ilmu dan informasi melalui media sosial.

Mitos dan Fakta Merawat Bayi

Menurut mitos yang berkembang, hidung bayi bisa mancung dengan cara ditarik? Benarkah demikian?

Si Kecil Mudah Marah? Simak 5 Cara Mengatasi Amarah Anak

Memasuki usia balita, si Kecil sudah semakin pandai meluapkan emosinya.

Efek Minum Susu Pakai Dot pada Gigi Anak

Tidak hanya minum, makanan yang mengandung manis bisa membuat gigi anak berlubang.