Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Posisi Tidur untuk Mencegah Sesak Napas

BRANDS  |  GROWTH & DEVELOPMENT  |  03 Jan '19


Posisi tidur bayi memang kerap menjadi kontroversi di kalangan orangtua. Ada yang berpendapat bahwa posisi tidur tengkurap dapat membuat bayi merasa nyaman, namun ada juga Moms and Dads yang menganggap bahwa posisi tersebut berbahaya sehingga mereka lebih memilih posisi tidur telentang. Setiap posisi tidur memang memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing, namun Moms harus ketahui bahwa posisi tidur si Kecil dapat mempengaruhi kelancaran pernapasannya.

Saluran pernapasan menjadi salah satu aspek yang sangat penting karena akan berperan besar dalam menjaga keselamatan bayi ketika ia sedang tidur. Bahkan, masalah pernapasan yang serius dapat berujung pada SIDS (sudden infant death syndrome).

American Academy of Pediatrics (AAP) menyebutkan bahwa posisi tidur yang paling aman untuk bayi ialah posisi tidur telentang. Bayi juga tidak dianjurkan untuk tidur tengkurap, terutama ketika ia masih berusia 1-4 bulan. Hal ini dikarenakan beberapa alasan, seperti:

  • Saat tidur tengkurap, tekanan pada rahang akan meningkat sehingga dapat menyempitkan saluran pernapasan dan berisiko menyebabkan bayi berhenti bernapas.
  • Tidur tengkurap meningkatkan risiko bayi menghirup kembali udara yang dikeluarkannya, sehingga mengurangi kadar oksigen pada tubuh sementara meningkatkan karbon dioksida. Hal ini akan membuat bayi kekurangan oksigen dan memicu SIDS.

Karena alasan tersebut, risiko SIDS bahkan bisa meningkat hingga 13 kali lipat saat tidur tengkurap. Moms juga dianjurkan untuk tidak menidurkan si Kecil dengan posisi menyamping, karena ia dapat secara tidak sengaja membalikkan badannya dan merubah posisi tubuh menjadi tengkurap. 

Posisi tidur si Kecil dapat memengaruhi kelancaran pernapasannya.

Namun, tak selamanya tidur tengkurap dapat membahayakan si Kecil ya Moms. Posisi tidur tengkurap sendiri masih dijadikan sebagai salah satu metode untuk melancarkan pernapasan bayi prematur. Menidurkan bayi prematur pada posisi tengkurap menjadi pelaksanaan umum pada ruang neonatal intensive care unit (NICU) di rumah sakit, terutama bagi bayi yang membutuhkan perawatan khusus akibat penyakit tertentu. Akan tetapi, bayi dapat kembali tidur dengan posisi telentang begitu kondisi tubuhnya sudah kembali stabil.

Beberapa Moms mungkin beranggapan bahwa tidur telentang dapat menyebabkan bayi sesak napas/tersedak. Namun, setelah diteliti ternyata bayi yang tidur telentang memiliki kemungkinan yang lebih kecil mengalami masalah sesak napas/tersedak dibanding dengan bayi yang tidur dengan posisi tengkurap.

Saat tubuh sedang telentang, posisi saluran pernapasan akan berada di atas esofagus (jalur pencernaan), sehingga akan mengurangi risiko tersedak atau sesak napas selama tidur. Untuk memaksimalkan perlindungan si Kecil dari risiko sesak napas, Moms juga dapat menidurkannya pada posisi telentang dengan kemiringan 15°. Kemiringan ini sangat baik untuk pernapasan dan dapat secara efektif mencegah flu dan infeksi pernapasan.

Tapi mengapa anak saya tidur lebih nyenyak dengan posisi tengkurap?

Mungkin ada beberapa Moms yang pernah menanyakan hal ini. Nyatanya memang tidur tengkurap dapat membuat bayi tidur lebih lelap dan nyenyak karena posisi tersebut dapat membuat responnya terhadap lingkungan sekitar menjadi menurun, sehingga membuatnya tidak mudah kagetan. Namun sebenarnya bayi sendiri masih memerlukan mekanisme respon tersebut agar mereka dapat menunjukkan tanggapan/reaksi ketika tersedak atau kesulitan bernapas. Selain itu, meskipun posisi tengkurap dapat membuat bayi tidur nyenyak, posisi tersebut tetap saja belum menjamin keselamatan dan keamanan sang bayi.

 

Semoga bermanfaat.

By: Babyologist

Copyright by Babyologist

Referensi: BabyCenterTribunnewsRed NoseAlodokterBabybee

Yuk download aplikasi Babyo di Android & iOS dan bergabung dengan ribuan Moms lainnya untuk saling berbagi cerita dan mendapatkan rewards! You really don't want to miss out!

3435 Babybee Indonesia

Comments

Related Stories

LATEST POSTS

Moms, Ini Tanda-tanda si Kecil Tumbuh Bahagia

Keinginan orang tua yang paling mendasar adalah melihat anak-anak mereka grow happy. Mungkin, sudah banyak hal yang Moms & Dads berikan, namun [...]

7 Kegiatan Stimulasi di Rumah untuk si Kecil

Selama di rumah aja, apakah Moms dan si Kecil merasa bosan? Coba aktivitas ini di situs Morinaga Multiple Intelligence Play Plan yuk!

Tips Menyikat Gigi yang Menyenangkan untuk si Kecil

Ternyata memilih sikat gigi untuk si Kecil tidak boleh sembarangan. Berikut tips memilihnya!

Tips Memilih Stroller yang Tepat untuk si Kecil

Mencari stroller yang ringan tapi kuat memang sedikit menantang, tapi bukan berarti tidak bisa dilakukan.

Nutrisi Penting untuk Perkembangan Otak si Kecil

Selain untuk menambah berat badan si Kecil, lemak juga bermanfaat untuk perkembangan otaknya.

Dr. Brown's Milestone Straw Cup

Ketika memasuki usia 12 bulan, si Kecil mulai dilatih untuk minum menggunakan cups.

Tips Cerdas Pilih Bantal untuk Bayi

Meski tidak asing digunakan, banyak pro dan kontra tentang penggunaan bantal oleh bayi.

Susu Bisa Bikin Anak Lebih Cerdas? Mitos Atau Fakta?

Benarkah susu bisa bikin si Kecil jadi lebih pintar? Yuk temukan jawabannya di sini!

Dr. Brown' Pacifier Range

Ketika lahir, bayi terbiasa mengisap jari. Kebiasaan ini dilakukan untuk menenangkan bayi.

Manfaat Penggunaan Teether untuk si Kecil

Selain media gigit-gigit bayi, teether juga memiliki peranan lain dalam tumbuh kembang si Kecil.

Baby Swing or Baby Bouncer?

Baby Swing atau Baby Bouncer, yang manakah terbaik untuk buah hati Anda?

Tips Menjaga Kualitas Tidur si Kecil

Lapar dapat membuat si kecil terbangun dari tidur sehingga kualitas tidurnya menjadi kurang maksimal.

Meredakan Nyeri Tumbuh Gigi dengan Dr. Brown's Learning Loop Teether

Dr. Brown’s menghadirkan Learning Loop teether yang terdiri dari 4 tekstur, bentuk, dan warna yang berbeda.

Manfaat Penggunaan Teether

Pada masa pertumbuhan gigi, gusi bayi akan terasa gatal dan nyeri karena desakan gigi yang akan muncul.

Kenali Bentuk Bulb Pacifier yang Disukai si Kecil

Ada 2 bentuk bulb yang sering kita temui pada pacifier, yaitu pacifier yang memiliki dot bulat dan pipih.

Tips Memilih Botol Minum untuk si Kecil

Masa MPASI biasanya merupakan masa dimana orang tua mengenalkan minuman selain susu kepada anak.

Pacifier Apa yang si Kecil Sukai?

Dr. Brown’s memiliki beberapa varian Pacifier yang dapat Moms pilih sesuai dengan kebutuhan si Kecil.

Dr. Brown's Advantage Pacifier

Dr. Brown’s terus berinovasi untuk memberikan kenyamanan pada bayi dengan menghadirkan Advantage Pacifier.

Apa itu Flat Head? Bagaimana Cara Mengatasinya?

Flat head syndrome atau kepala peyang adalah kondisi dimana kepala bayi tidak simetris.

Dr. Brown’s Flexees Friends Teether Octopus

Dr. Brown’s kembali menghadirkan salah satu varian terbaru Teether series: Flexees Friends Teether Octopus.