Categories

Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Popok Sekali Pakai Picu Ruam Popok, Benarkah?

MY STORY  |  OTHERS  |  23 May '18

Ketika menjadi seorang Mom dan Si Kecil mengalami ruam popok bukanlah ha lasing lagi ya Moms. Begitu juga dengan yang saya alami. Sebagian bayi yang memakai popok biasanya sering mengalami ruam popok. Tetapi apakah ruam popok terjadi karena popok sekali pakai? Mana lebih baik, popo kain atau popok sekali pakai?

Karena anak saya adalah pengguna popok sekali pakai, jadi menurut saya ruam popok terjadi bukan karena popok sekali pakai.  Dari pengalaman saya mengamati dan mengatasi ruam popok yang terjadi pada anak saya, berikut adalah beberapa penyebab ruam popok yang saya alami  :

  • Popok yang lembab Penggunaan popok yang terlalu lama hingga terisi penuh juga bisa menyebabkan iritasi. Karena urin telah bercampur dengan bakteri yang terdapat pada kotoran.
  • Gesekan atau sensitive pada zat kimia Ruam popok juga bisa disebabkan karena kulit bayi yang sering terkena gesekan pada popok yang digunakan. Selain itu juga bisa karena sensitive terhadap deterjen yang digunakan saat mencuci popok kain.
  • Makanan Saat bayi baru mulai MPASI, tekstur kotorannya pun akan berubah. Jika Si Kecil mengonsumsi makanan yang bisa menyebabkan diare. Kotoran yang sering terkena pantat bayi bisa mengiritasi pantat bayi.

Jika anak saya sudah terkena ruam popok, biasanya saya akan mengoleskan krim ruam popok yang mengandung zinc oxide. Selalu menjaga kebersihan area nappy ya Moms.

Tips mencegah terjadinya ruam popok pada Si Kecil

  • Pastikan sering mengecek popok bayi. Apakah sudah penuh atau belum. Jangan sampai terlalu lama dan penuh. Rutin mengganti popok bayi agar tidak terjadi iritasi. Normalnya memang 2-3 jam sekali. 
  • Ketika membersihkan pantat bayi saat mengganti popok, jangan menggunakan tissue basah yang mengandung alkohol dan fragrance. Bersihkan menggunakan kapas dan air hangat. Sebelum memakaikan popok, keringkan dengan handuk bersih atau angin-anginkan.
  • Jika terlalu repot menggunakan popok kain ketika ruam popok. Gunakan popok sekali pakai yang ukurannya lebih besar. Kalau bisa gunakanlah yang tipe perekat saja Moms. Supaya longgar dan tidak ketat pada area nappy.
  • Hindari pemakaian bedak pada area kemaluan bayi. Bedak dapat memicu iritasi kulit.
  • Oleskan krim khusus ruam popok. Obat oles ini biasanya berbahan dasar zinc oxide yang berguna mengatasi ruam popok.
  • Terakhir, pilihlah pakaian  berbahan katun. Pakaian berbahan katun dapat menyerap keringat sehingga membantu sirkulasi udara pada kulit.

Semoga bermanfaat.

By: Nawang Khusnul Muliawaty 

383 Nawang Khusnul Muliawaty Send Message to Writer

Related Stories