Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Pola Tidur Newborn yang Mendadak Berubah, Mengapa?

PARENTING  |  25 Mar '21


Pada umumnya, si Kecil yang masih newborn membutuhkan waktu tidur selama 9 jam di siang hari dan  8 jam di malam hari. Bayi newborn akan tidur sepanjang hari dan malam, kemudian hanya bangun ketika akan menyusu. Si Kecil akan bangun dan siap untuk makan setidaknya setiap 3 jam Mom. Namun, dalam beberapa kasus si Kecil yang memiliki pola tidur konsisten terkadang mendadak lebih sering terbangun dari tidurnya. Berikut beberapa penyebab pola tidur si Kecil yang mendadak berubah:

1. Si Kecil mengalami percepatan pertumbuhan
Percepatan pertumbuhan yang dialami oleh si Kecil disebut juga sebagai  growth spurt. Dalam usia satu tahun pertamanya, si Kecil akan mengalami tumbuh kembang yang begitu pesat. Kondisi growth spurt  akan dimulai ketika si Kecil berusia 1-3 minggu setelah kelahirannya. Mom kadang salah mengartikan dan menganggap bahwa si Kecil sedang sakit, padahal kondisi ini normal terjadi pada si Kecil. Si Kecil akan lebih banyak terjaga di siang hari ataupun terbangun di malam hari. Jika Mom mengamati si Kecil pada masa growth spurt, Mom akan menyadari bahwa si Kecil mengalami penambahan berat badan ataupun perubahan ukuran tubuh. Hal ini dapat dilihat dari pakaiannya yang tampak mengecil. Jadi,Mom tidak perlu khawatir karena kondisi ini tidak akan berlangsung lama dan tidak membahayakan untuknya.

2. Lingkungan tidur si Kecil tidak mendukung
Sama seperti orang dewasa, si Kecil membutuhkan suasana yang tenang untuk beristirahat. Jika pola tidur si Kecil berubah secara mendadak, Mom bisa memperhatikan kondisi lingkungan saat si Kecil tertidur. Misalnya, mengecilkan suara televisi di malam hari, memakaikan baju yang longgar, mengurangi kuantitas cahaya lampu di malam hari dan memperhatikan suhu di dalam ruangan. Selain itu, usahakan agar Mom tidak menggunakan gadget di dekat si Kecil pada saat Ia sedang tidur, karena cahaya dari gadget dapat membangunkannya.

3. Gangguan tidur akibat overstimulasi
Dalam satu tahun pertamanya, otak si Kecil akan mengalami perkembangan yang sangat pesat. Masa ini merupakan waktu yang paling tepat untuk memberikan stimulai kepada si Kecil. Namun, Mom perlu tau bahwa stimulasi yang berlebihan juga dapat menyebabkan overstimulasi padanya. Overstimulasi akan terjadi apabila si kecil menghadapi aktivitas, pengalaman, suara, suasana, maupun sensasi lebih dari apa yang bisa Ia tangani. Karena mengalami overstimulasi, pola tidur si Kecil akan mendadak berubah dan lebih banyak menangis. Untuk mengatasi hal ini, Mom bisa membedong si Kecil untuk mengurangi kontak fisik dan sentuhan pada si Kecil atau berbicara dengan lembut kepadanya.

4. Bayi merasa tidak nyaman
Salah satu hal yang sangat penting untuk mendukung kualitas tidur yang baik adalah posisi tidur yang nyaman. Selain itu, posisi tidur yang nyaman harus aman pula untuk si Kecil. Mom harus tetap memperhatikan posisi tidur si Kecil agar Ia terhindar dari resiko SIDS (Sudden Infant Death Syndrome) atau kematian mendadak pada bayi. Saat si Kecil tidur, pastikan agar Ia berada pada posisi tidur terlentang. Posisi tidur ini merupakan posisi yang paling baik untuk membantu melancarkan pernafasan si Kecil pada saat tidur. Salah satu cara untuk mendukung posisi tidur ini adalah dengan menggunakan bantal kesehatan untuk si Kecil Mom. Lovenest, merupakan bantal anti peyang yang didesain khusus oleh Dr. Meidenberg dari Perancis. Bantal ini memiliki kontur cekung yang menyerupai bentuk kepala si Kecil dan membantu pemerataan pendistribusian tekanan pada area kepalanya sehingga bentuk kepala si Kecil akan bulat normal. Dengan demikian, posisi tidurnya tidak hanya dominan pada satu sisi saja. Mom dapat memilih untuk menggunakan Lovenest Classic untuk si kecil dengan usia 0-6 bulan atau  Lovenest+ untuk si Kecil dengan usia 0-12 bulan.

Nah, dari penjabaran di atas menurut Mom kondisi mana yang membuat si Kecil mengalami perubahan pola tidur yang mendadak?

Yuk download aplikasi Babyo di Android & iOS dan bergabung dengan ribuan Moms lainnya untuk saling berbagi cerita dan mendapatkan rewards! You really don't want to miss out!

113 Babymoov Indonesia

Comments

LATEST POSTS

Review Botol Susu Pigeon PPSU Sebagai seorang mam...

Review Botol Susu Pigeon PPSU Sebagai seorang mama eping, botol susu menjadi kebutuhan yang esensial untuk aku dan si kecil, mulai dari si [...]

Berdamai dengan Bosan dan Lelah

Halo moms semua, gimana kabar hari ini? Kalau saya, rasanya sedang bosan dan lelah. Dulu, kalau sedang bosan dan lelah, biasanya saya akan [...]

Telat Vaksin BCG? Oh no!

Telat Vaksin BCG? Oh no! Mommies, sudah familiar kan dengan vaksin BCG (Bacillus Calmette–Guérin)? Vaksin ini digunakan untuk mencegah pe [...]

Cara mengajarkan sikap empati pada anak Kenapa s...

Cara mengajarkan sikap empati pada anak Kenapa sih empati harus diajarkan ke anak? Moms pasti sudah tahu donk ya arti empati itu apa? Yup, [...]

Manajemen ASI Perah : Apakah Ada Metodenya?

ASI Perah atau sering disebut sebagai ASIP sangat dibutuhkan oleh Ibu agar tetap dapat memberikan ASI eksklusif. Tidak hanya untuk working Mom, [...]

Mengapa Aktvitas Skin to Skin Sangat Bermakna?

Istilah Skin to Skin sudah sangat familiar saat ini. Pada awalnya, aktivitas ini dilakukan setelah proses melahirkan. Bayi yang telah dilahirkan [...]

REVIEW : MOMAMI NEW BABY CARE PRODUK yang AMAN UNTUK KULIT DERMATITIS

Memiliki anak dengan sensitifitas kulit yang tinggi sempat membuat aku stres dan bingung, terlebih karena banyak sekali jenis produk yang dijual [...]

4 Jenis MOMAMI NEW BABY CARE Aku senang banget ...

4 Jenis MOMAMI NEW BABY CARE Aku senang banget akhirnya bisa mencoba 4 jenis dari produk terbaru MOMAMI sekarang, karna sudah penasaran [...]

Cuaca yang Tidak Menentu, Waspada Eczema pada si Kecil

Istilah eczema dikenal sebagai dermatitis atopik. Eczema merupakan penyakit kulit yang mengalami peradangan, seperti kulit iritasi, kemerahan, [...]

Mengapa Bayi Perlu Menggunakan Lotion? Simak 5 Manfaat Penggunaannya!

Meskipun kulit bayi terlihat lembut dan sehat, ternyata sangat penting untuk tetap memperhatikan perawatan kulitnya setiap hari. Ketebalan kulit [...]

Si Kecil Takut Berpisah dari Moms, Kenali Tanda Separation Anxiety!

Istilah Separation Anxiety adalah gambaran untuk seseorang yang mengalami ketakutan atau kecemasan saat akan berpisah dengan seseorang maupun [...]

MPASI AWAL: MENU TUNGGAL VS MENU MPASI 4 BINTANG

Tahukah Mom? Sebaiknya pemberian ASI Eksklusif pada bayi dilakukan hingga usia 6 bulan. Hal ini disebabkan, pada usia enam bulan si Kecil [...]

Book Review : Putri Cupcake dari Clavis Indonesia

Judul : Putri Cupcake Penulis : Sanne Miltenburg Ilustrator : Sanne Miltenburg Penerbit Edisi Bahasa Indonesia : Clavis Indonesia Buku ini [...]

Manfaat Penggunaan Bantal Sejak Newborn

Salah satu media pendukung kualitas tidur yang baik adalah bantal. Baik orang dewasa, anak kecil, bahkan bayi yang baru lahir membutuhkan bantal [...]

TIDUR DI ALAS DENGAN KEMIRINGAN DAPAT MENCEGAH KOLIK BAGI SI KECIL?

Kolik adalah kondisi bayi yang menangis secara terus menerus tanpa penyebab yang pasti. Biasanya, si Kecil akan menangis lebih dari tiga jam [...]

Sex education untuk anak? Beberapa bulan yang la...

Sex education untuk anak? Beberapa bulan yang lalu sempet ikut seminar tentang ini. Dari situ, dapet input donk ya..Langsung dipraktekin 😊 Se [...]

HAND WASH AMAN UNTUK KULIT DERMATITIS

Dimasa pandemi seperti saat ini mengharuskan kita untuk selalu ekstra dalam menjaga kebersihan baik didalam mau saat diluar rumah. Mulai dari [...]

Jadi Pasangan Kompak untuk Kejar Mimpi

Yuk ikutan live talkshow Keluarga Kejar Mimpi bersama Arief Muhammada, Tiara Pangestika, Bareyn Mochaddin dan dapatkan tips mengelola keuangan [...]

Activities: Baby Spa Untuk Perkembangan Otak & Motorik Si Kecil

Menurut Ikatan Dokter Indonesia (IDI) baby spa terbukti memberikan dampak positif terhadap perkembangan motorik dan otak si Kecil. Hal ini [...]

Makanan Dan Minuman Saat Si Kecil Demam

Demam adalah kondisi yang biasa terjadi pada si Kecil. Jika demam, suhu tubuh biasanya berada di atas 37 derajat celcius. Selain dikarenakan [...]