Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Perubahan Kehidupan Pernikahan Setelah Kelahiran Bayi

MY STORY  |  OTHERS  |  21 Sep '19


Sebagai new Mom dan belum genap dua tahun membina rumah tangga, ada sedikit kekhawatiran tentang adaptasi perubahan setelah punya bayi. Saya khawatir tidak bisa membagi waktu antara mengasuh bayi dan mengurus suami. Banyak sekali perubahan yang terjadi setelah saya punya bayi, dan memang saya masih belum bisa beradaptasi dengan baik. Dalam kehidupan saya dan suami, ada 6 (enam) hal dasar yang berubah setelah bayi kami, Rubi, lahir.

1. Sex Life 
Satu hal ini sangat-sangat berubah. Idk why, kehidupan seks saya dan suami menjadi jauh berkurang, dari kuantitas dan kualitas. Awal-awal kehamilan, saya masih "punya nafsu" untuk melakukan hubungan seks, namun seiring berjalannya waktu nafsu saya pun menghilang. Apalagi setelah Rubi lahir, bahkan sampai sekarang Rubi berusia 5 bulan, saya juga masih belum bisa kembali seperti awal pernikahan. Setelah saya mencari tahu, hilangnya nafsu saya untuk berhubungan bisa dikarenakan hormon. Apalagi saat ini saya masih menyusui. Fortunately, suami saya sangat kooperatif dan mau memahami perubahan saya.

2. Finansial
Secara finansial juga jauh berubah. Kami saat ini memprioritaskan kebutuhan Rubi dan mempersiapkan dana pendidikan untuknya.

3. Pembagian Waktu dan fokus
Waktu saya saat ini tercurah pada pemenuhan hak dan kewajiban saya sebagai Ibu untuk Rubi. Namun, saya pun tidak melupakan kewajiban saya sebagai istri, meskipun pasti selalu ada pengecualian. Sering kali ada beberapa pekerjaan rumah tangga yang terbengkalai karena Rubi tidak bisa ditinggal. Bahkan saya sering juga mengajak Rubi untuk menemani saya memasak di dapur karena Rubi sulit jauh dari saya. Saya hilang sebentar saja dari pandangan dia, dia bisa menangis kencang sekali...

4. Husband and Wife Time 
Saya dan suami yang dulu bisa setiap weekend jalan-jalan untuk sekedar keliling mal, nongkrong, ataupun nonton film di bioskop, sekarang sudah jarang berduaan. Apalagi kami hanya bertiga di perantauan, jadi kami harus tetap membawa Rubi ke mana pun. Meskipun demikian, kami sudah bisa untuk mengubah mindset bahwa "husband and wife-time" tidak harus keluar rumah dan mengeluarkan uang. Cukup dengan menonton film di rumah saat Rubi sudah tidur, pillow talk, atau saling memijit.

5. Komunikasi
Komunikasi kami kurang lebih sama dari intensitas, hanya berbeda topiknya saja. Suami saya sering menanyakan Rubi saat sedang bekerja atau saling mengingatkan jadwal vaksin, dll.

6. Hubungan dengan Anggota Keluarga Lain
Nah ini juga salah satu hal yang berubah. Keluarga menjadi lebih aware dan care dengan keadaan kami karena adanya Rubi. Ya meskipun ada beberapa hal yang mengganggu, namun saya harus bisa mengabaikan demi kewarasan bersama...hehe (topik ini related to beberapa artikel saya sebelumnya)

Tips yang sampai saat ini saya terapkan agar perubahan yang terjadi bisa teratasi adalah:
- menerima kenyataan bahwa bayi/anak akan menjadi prioritas sampai bisa mandiri dan diajak berkomunikasi
- tidak membatasi frekuensi berhubungan seks (tentu saja dengan kesepakatan yang dibuat bersama)
- selalu menyempatkan untuk mengobrol dengan suami saat malam hari dan bayi sudah tidur (pillow talk). Sekedar bertanya tentang kegiatannya di tempat kerja, ingin lauk apa untuk besok. Sesederhana mungkin. Lain halnya jika memang harus ada hal serius yang dibicarakan, kami akan mengambil momen yang sesuai
- merencanakan anggaran keuangan bersama, terutama jika akan membeli barang-barang, kami akan berusaha meminimalisir barang "keinginan"
- tetap menyisihkan sekian persen dari anggaran untuk bersenang-senang
- selalu berusaha untuk berkomunikasi dengan suami saat berada di tempat kerja, meskipun hanya sekedar mengirimkan foto si Kecil dan bertanya "sudah makan siang belum?" 
- berbagi pekerjaan rumah tangga. Alhamdulillah suami saya tidak segan untuk membantu pekerjaan rumah tangga di sela-sela kesibukannya
- berkomitmen untuk mengurus bayi berdua dan saling menjaga
- melakukan aktivitas berdua misalnya menonton film (meskipun menonton filmnya di rumah saja dengan cukup menyediakan minuman favorit dan homemade popcorn atau makanan ringan lainnya...XD) 
- menerapkan prinsip "my kid my rules" untuk mengurangi intervensi dari anggota keluarga tentang pola asuh

Yuk download aplikasi Babyo di Android & iOS dan bergabung dengan ribuan Moms lainnya untuk saling berbagi cerita dan mendapatkan rewards! You really don't want to miss out!

114 Hermawati Eka Putri

Comments

Related Stories

LATEST POSTS

Kontrak Pra-Nikah, Sudah Tau Moms?

Kontrak pra-nikah atau yang juga biasa disebut sebagai prenup, sebetulnya apa ya? Mari simak bersama berikut ini.

Masa Pandemi Jadi Sering Ribut Dengan Pasangan? Ini Penyebabnya

Kenapa ya selama masa karantina mandiri ini jadi sering ribut dengan suami? Coba simak yang satu ini.

Ratus Pasca Persalinan, Yes or No?

Moms pernah mendengar istilah ratus? Yuk simak cerita berikut ini.

Pandemic Membuatku Jadi Makin Mesra

Simak tips semakin mesra selama pandemi berikut ini yuk Moms and Dads!

Cerita Lebaran Tahun Kedua Fiersa

Meskipun Lebaran tahun ini berbeda, tapi tetap merupakan momen yang perlu dirayakan. Yuk simak cerita berikut ini.

Ini Cara Kami Mewujudkan Pernikahan Sehat Di Masa Pandemi

Yuk simak cara Mom Risny menjaga keharmonisan rumah tangga di saat pandemi ini.

Lakukan 4 Hal Ini Untuk Menjaga Keharmonisan Rumah Tangga Selama Pandemi

Moms and Dads, selama pandemi ini jaga keharmonisan rumah tangga yuk. Simak bersama yang berikut ini.

Inspirasi Nursery Room

Para bumil sedang mencari inspirasi untuk mendekor kamar si Kecil? Bisa lihat yang satu ini ya.

Menjaga Kesehatan Pernikahan Selama Di Rumah Aja

Selama di rumah aja, apa yang Moms and Dads lakukan untuk menjaga kesehatan rumah tangga? Baca cerita berikut ini ya.

Komunikasi Suami Istri Saat WFH

Apabila suami istri sedang tegang, apa yang sebaiknya dilakukan? Simak cerita berikut ini ya.

Daddies Cook on Vals Day with Nutribaby+

Babymoov menyelenggarakan acara Daddies cook on Valentines Day!

Tips Sederhana untuk Mengurangi Sampah Rumah Tangga

Mengurangi sampah bisa dilakukan dari hal-hal kecil yang sederhana ya Moms, apa sajakah itu?

Yang Perlu Dipersiapkan saat Jadi Mama Muda di Perantauan

Apa saja yang harus dipersiapkan saat memutuskan untuk tinggal sendiri alias jauh dari keluarga?

Membereskan Baju dengan Menggunakan Konmari Method

Gerah banget ga sih Moms, tiap buka lemari liat baju anak awut2an. Perlu ngumpulin niat yang banyak buat rapihin semua.

Habis Melahirkan, Tetapkan Aturan Berikut

Jangan sungkan untuk menerapkan aturan aturan ya, untuk menghindari hal hal yang tidak diinginkan

Tips Menghempaskan Mom Shaming!

Yuk ikuti tips berikut ini untuk mengatasi mom shaming

Bahaya Baby Blues

Ternyata 80% Ibu yang baru melahirkan mengalami dan merasakan yang namanya Baby Blues

Tips Menghadapi Mom Shaming dan Baby Shaming

Moms pasti pernah mengalami Mom shaming ataupun Baby shaming, "Kok anaknya nangis mulu, ASI kamu pasti dikit tuh!"

Pentingnya Bahasa Cinta dalam Pernikahan

Pernikahan merupakan sebuah ikatan antara dua orang yang memerlukan kerja sama antara keduanya.

Hindari Kalimat Ini jika Bertemu Ibu Baru

Menjadi seorang ibu tentu tidaklah mudah. Terlebih bagi seorang ibu baru.