Categories

Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Pernah Anti Vaksin? Ini Akibatnya

HEALTH TIPS  |  MY STORY  |  02 Nov '18

Halo Moms saya mau sedikit cerita pengalaman saya sebagai ibu anti vaksin terhadap anak. Pada awalnya anak saya yang pertama rutin divaksin hingga usia nya 4 bulan. Kemudian saya stop karena beberapa pertimbangan. Salah satunya sih karena saya terbujuk omongan orang-orang sekitar yang meyakinkan saya bahwa “vaksin itu tidak perlu”, “jaman dulu gak ada vaksin, semuanya sehat-sehat aja gak ada penyakit yang aneh kaya sekarang”, “vaksin itu bisnis triliunan”, “vaksin itu konspirasi” dan sebagainya.

Kemudian saat anak saya mulai masuk babyclass, anak saya tiba-tiba jatuh sakit. Sakitnya saat setelah beberapa hari selesai babyclass. Gejala awal demam beberapa hari lalu turun lalu demam lagi, kemudian muncul ruam. Saya coba ke beberapa DSA, katanya hanya alergi makanan atau cuaca namun tidak kunjung sembuh.

Kemudian saya mencoba ke DSA lain, dokter mengatakan bahwa ini mungkin adalah infeksi virus namun yang ditakutkan dokter jika ini adalah campak atau rubella. Setelah dokter melihat buku kontrol dokter baru mengetahui ternyata anak saya “terlambat” vaksin. Singkat cerita anak saya positif terinfeksi virus dan dokter juga menyarankan untuk catch up vaksin yang sudah ketinggalan.

Dokter juga memberikan penjelasan bagaimana runtutan pembuatan vaksin itu sendiri. Dokter juga menjelaskan anak yang tumbuh tanpa vaksin akan memiliki daya tahan tubuh yang lebih rendah dibandingkan yang lain. Anak akan mudah terserang penyakit umum nya pada saat mulai memasuki bangku sekolah atau kelompok bermain.

Jika 8 dari 10 anak divaksin maka 8 anak tersebut akan membentengi 2 anak yang tidak divaksin sama sekali dari penularan penyakit. Kalaupun anak yang divaksin terjangkit penyakit tersebut risikonya akan jauh lebih rendah dan tidak menimbulkan efek yang berbahaya atau mematikan dibandingkan dengan tidak vaksin. Jadi, Moms jangan lupa untuk rutin dan cek kapan anak harus divaksin ya Moms. Jika semua orantua melengkapi vaksin pada anaknya hal tersebut akan memutus rantai penyakit itu sendiri.

Semoga bermanfaat.

By: Nabila Adelea

317 Nabila Adelea

Comments

Related Stories

LATEST POSTS

Bengkak pada Kelopak Mata Anak

Bagaimana penanganan pertama yang dapat saya lakukan ketika kelopak mata anak bengkak?

Tips Mengembalikan Bentuk Tubuh Pasca Melahirkan

Pasti para Moms stress ketika ngaca dan melihat bentuk tubuh, terutama di bagian perut

Tips: Agar Luka Bekas Operasi Cepat Kering

Hai moms, saya mau sharing pengalaman saya pasca menjalani operasi caesarean section dan ingin berbagi tips agar luka operasi cepat kering.

Berikut Daftar Gejala Penyakit Difteri yang Perlu Diperhatkan

Difteri merupakan infeksi bakteri serius yang biasanya memengaruhi selaput lendir hidung dan tenggorokan penderita.

Ada Sisa Sayur di Feses Anak, Normalkah?

Dari anakku masih bayi hingga sekarang, setiap buang air besar dan ganti popok pasti dicek dulu fesesnya.

11 Gejala Awal Leukimia pada Anak yang Perlu Moms Waspadai

Leukimia adalah kondisi di mana sel-sel darah putih lebih banyak daripada sel darah merah.

Menjaga Kesehatan Gigi Anak dengan Tooth Mousse

Saya pertama kali mendengar tentang tooth mousse baru minggu lalu.

Mengenali Gejala Infeksi Primer dan Berulang Herpes Kulit

Herpes adalah infeksi yang disebabkan oleh virus herpes simpleks.

Earmuff is a Must for Travelling

Moms uda mempersiapkan barang yang mau dibawa? Aku mau sharing juga salah satu benda wajib yang ada di diaper bag.

Gejala Usus Buntu pada Anak dan Pengobatannya

Penyakit usus buntu adalah infeksi organ usus buntu yang menempel pada usus besar di sisi kanan bawah perut.

Mencegah dan Mengatasi Gigitan Nyamuk

Share dan updates seputar anti gigitan nyamuk Zoey ya.. Karna masi banyak yg tanyaaa mengapa, gimana caranya, dsb.

Jus Pare, ASI Boosterku

Sedang mencari ASI booster yang terbuat dari bahan alami Moms? Yuk, coba jus pare! Produksi ASI akan melimpah.

Sulit BAB Pasca Operasi Caesar

Saya ingin menceritakan pengalaman saya yang kurang menyenangkan pasca melahirkan Desember 2018 lalu.

Teh Herbal Penambah Darah Setelah Haid (Homemade)

Sebagai wanita, kita akan pasti akan merasa tubuh menjadi agak lelah ketika sedang maupun sesudah haid.

Tips Sehat dan Langsing Pasca Melahirkan Operasi Caesar

Apakah Moms baru saja melakukan persalinan melalui operasi caesar? Berikut tips sehat untuk melangsingkan tubuh!

Pengalaman Sakit Neprothic Syndrome

Apa itu NS (Neprothic syndrome)? Bagaimana pengobatannya? Yuk simak pengalaman Mom Denasi berikut ini

Menerapkan Gentle Birth Saat Operasi Caesar

Melahirkan secara gentle birth tentu dambaan ibu hamil yang akan melahirkan. Mari pelajari caranya Moms!

Yoghurt, Solusi Keputihan Bumil dan Busui

Keputihan merupakan masalah semua wanita, karena hal tersebut dapat saja muncul ketika kita masih gadis, hamil atau bahkan ketika menjadi ibu [...]

Pap Smear & Vaksin HPV (Human Papiloma Virus), Penting Gak sih?!

Menurut saya, melakukan Pap Smear & Vaksin HPV penting ya.

Mastitis Ringan Yang Saya Alami

Apakah Moms mengalami beberapa tanda seperti ini? Mungkin saja terkena mastitis ringan! Yuk, simak pengalaman mom Leny.