Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Perlunya Menunda Botox dan Filler Saat Hamil dan Menyusui

HEALTH TIPS  |  MOM STYLE  |  PREGNANCY  |  16 Apr '19


Sebagai ibu hamil, pastinya kita ingin tetap tampil menarik dan cantik. Tapi, selama kehamilan pasti kita menjadi takut dengan semua prosedur kecantikan yang berdampak ke janin. Lalu, bagaimana dengan botox dan filler yang kini marak dilakukan?

Botulinum Toxin A atau yang biasa dikenal dengan Botox pastinya sudah akrab di telinga Moms sebagai salah satu prosedur kecantikan. Padahal botox adalah brand senyawa botulinum toxin A milik Allergen Inc loh Moms. Senyawa ini dikenal bisa membuat otot wajah lebih rileks dan mengurangi garis halus serta keriput yang biasanya ada ketika proses penuaan.

Penggunaan prosedur ini sebenarnya masih menjadi topik yang kontroversial. Hingga saat ini, belum ada penelitian yang khusus tentang keamanan pada janin untuk penggunaan botox. Memang ada beberapa laporan tentang penggunaan botulinum toxin ini selama kehamilan namun belum diketahui apakah itu untuk kecantikan atau prosedur medis.

Sebagian besar kasus menginformasikan bahwa senyawa ini tidak mempengaruhi pertumbuhan bayi dan kondisi ibu. Namun, Medicines and Healthcare Products Regulatory Agency (MHRA) menyarankan untuk Moms yang sedang hamil untuk tidak menggunakan prosedur botox selain dengan indikasi medis, karena hasil pengujian di hewan memiliki dampak buruk pada bayi hewan. Selain itu, bagi ibu menyusui, botox bisa masuk melalui ASI ke bayi yang menyusui.

Sedangkan filler, biasanya menggunakan asam hialuronat, kolagen atau lemak yang disuntikkan ke area wajah yang keriput. Senyawa ini akan membantu memperhalus tekstur kulit dan mengurangi garis-garis yang tidak diinginkan. Asam hialuronat ini sebenarnya adalah senyawa alami yang ada di lapisan dalam kulit sehingga penggunaannya cenderung lebih mudah koreksi dan bertahan lama. Lagi-lagi, dari segi keamanan bagi ibu hamil, senyawa ini pun belum banyak diuji secara ilmiah.

Tidak seperti penggunaan botox, penggunaan filler hampir tidak ada laporan yang dipublikasikan terkait penggunaan pada ibu hamil. Namun beberapa dokter merasa penggunaan filler dengan senyawa ini cenderung rendah risiko. Penggunaan anestesi lokal saat prosedur filler pun yaitu Lidocaine merupakan obat kategori B yang artinya kemungkinan aman digunakan saat hamil. Dosis yang digunakan pun merupakan dosis minimal.

Kalau saya, daripada bingung dan masih belum jelas studinya terkait dampak penggunaan botox dan filler, lebih baik untuk menghindari dulu prosedur itu. Good news-nya, kebanyakan wanita yang sering menggunakan botox dan filler, merasa tidak terlalu perlu digunakan saat hamil. Karena selama kehamilan, komposisi air tubuh meningkat dan hal itu akan mengurangi kerutan dan garis halus di wajah. Selain itu, beberapa solusi gaya hidup bisa diterapkan untuk kulit wajah yang lebih sehat yaitu diet makanan sehat dan seimbang, tidak merokok dan rajin mengonsumsi air putih.

Semoga bermanfaat.

By: Okky Sri

Copyright by Babyologist

    Yuk download aplikasi Babyo di Android & iOS dan bergabung dengan ribuan Moms lainnya untuk saling berbagi cerita dan mendapatkan rewards! You really don't want to miss out!

    1500 Okky Sri

    Comments

    Related Stories

    LATEST POSTS

    Sudah Terlanjur Botox Sebelum Mengetahui Kehamilan, Lalu Bagaimana?

    Apa yang harus dilakukan kalau Moms sudah botox/filler dan baru tahu bahwa ternyata Moms hamil?

    Bijaksana Penggunaan Botox Dan Filler Pada Ibu Hamil Dan Menyusui

    Mengapa botox dan filler sangat tidak dianjurkan dilakukan saat sedang hamil dan menyusui?

    Efek Samping Setelah Melakukan Botox & Filler

    Botox dan filler memang jadi salah satu cara perawatan kulit yang bagus, tapi tetap ada efek sampingnya lho

    Prosedur Botox dan Filler Vs Pregnancy Glow

    Botox dan filler saat ini adalah hal yang biasa. Namun perlukah dilakukan saat hamil dan menyusui?

    Bumil & Busui Jangan Lakukan Botox dan Filler Di Sembarang Tempat Kecantikan!

    Menjaga kulit wajah tetap cantik saat hamil dan menyusui boleh saja Moms, tapi harus dengan bahan yang aman ya

    Moms, Pikir-Pikir Dulu Sebelum Melakukan Suntik Botox

    Tampil cantik memang jadi impian semua wanita tak terkecuali bumil dan busui. Namun, haruskah melakukan botox?

    Amankah Melakukan Botox dan Filler Saat Hamil atau Menyusui?

    Yuk Moms simak pendapat dari Mom Aya mengenai perawatan botox dan filler pada bumil & busui berikut ini!

    Prosedur Botox & Filler bagi ibu Hamil dan Menyusui

    Agar Moms tetap tampil cantik saat hamil dan menyusui, apakah botox dan filler merupakan solusinya?

    Bahayakah Botox dan Filler Ketika Menyusui?

    Jika ingin melakukan perawatan kecantikan saat hamil dan menyusui, kenali bahayanya bagi janin dulu ya Moms.

    Hindari Beauty Treatment Ini Saat Moms Sedang Hamil

    Saat hamil, melakukan perawatan wajah memang perlu dilakukan, tapi jangan lakukan 2 hal ini ya Moms.

    Bolehkah Botox and Filler untuk Ibu Hamil dan Menyusui?

    Bagi Moms yang tertarik melakukan botox / filler untuk membuat wajah lebih menarik, simak ulasan ini yuk.

    SPF yang Aman bagi Ibu Hamil

    Di antara sunscreen dan sunblock yang dijual di pasaran, manakah yang aman digunakan oleh ibu hamil?