Categories

Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Perlukah Suplemen Probiotik untuk Bayi?

HEALTH TIPS  |  MY STORY  |  07 Dec '18

Halo, Moms! Yang ikutin ceritaku dari awal pasti sudah tahu ya kalau Celine waktu newborn sering kolik, muntah, kembung, dan jarang BAB.

Waktu usia 3 bulan, DSA Celine meresepkan probiotik untuk Celine. Probiotik adalah bakteri hidup yang bersifat baik, yang jika dikonsumsi dapat memelihara kesehatan saluran cerna. Fungsi probiotik tidak hanya untuk mengurangi masalah pencernaan seperti diare, sembelit dan GERD, tapi juga dapat meningkatkan sistem imun tubuh sehingga anak tidak mudah sakit dan terlindung dari alergi.

Aku sempat bingung, kenapa ya perlu diresepkan probiotik? Di dalam ASI kan sudah ada. Ternyata kandungan probiotik dalam ASI itu tergantung dari asupan makanan dan kualitas pencernaan ibu menyusui. Jika ibu menyusui banyak mengonsumsi junk food, maka yang akan lebih banyak berkembang adalah bakteri jahat. Selain itu, kualitas pencernaan Moms akan tergantung pada kerja hormon dan metabolisme tubuhnya.

Berikut ini beberapa kondisi yang menyebabkan bayi berisiko kekurangan probiotik:

  • Ibu mengonsumsi antibiotik selama kehamilan atau menyusui 
    Antibiotik dapat menembus plasenta dan masuk ke dalam ASI sehingga memengaruhi flora usus bayi, antibiotik dapat mematikan probiotik di dalam tubuh.

  • Ibu melahirkan secara caesar 
    Pada proses persalinan normal, bayi menerima bakteri baik saat melalui jalan lahir, dan ini tidak terjadi pada persalinan caesar. Penelitian menunjukkan bahwa flora bakteri baik pada bayi caesar lebih sedikit dibandingkan bayi yang dilahirkan secara normal.

  • Ibu menunjukkan gejala ketidakseimbangan flora usus, yaitu:
    1. Sembelit (tidak BAB setiap hari, atau BAB setiap hari tapi feses keras)
    2. Menderita dermatitis atau gangguan kulit lainnya
    3. Menderita IBS (irritable bowel syndrome)
    4. Feses cair
    5. Infeksi candida dan jamur yang terus berulang

  • Bayi mengonsumsi susu formula
    Tidak semua susu formula mengandung probiotik.

BPOM memasukkan probiotik ke dalam kategori suplemen, yang artinya konsumsi probiotik tidak wajib dan hanya bersifat tambahan penunjang saja. Bagi Moms yang menyusui, usahakan untuk makan makanan bergizi (hindari junk food terutama makanan tinggi gula yang merupakan favorit bakteri jahat dalam tubuh) dan konsumsi pula makanan tinggi probiotik, seperti yoghurt, kefir, kimchi, dan sebagainya.

Jika dirasa susah, Moms bisa mempertimbangkan konsumsi probiotik. Untuk memelihara probiotik dalam tubuh, Moms juga perlu mengonsumsi prebiotik. Prebiotik adalah serat yang tidak dicerna tubuh yang merupakan makanan bagi bakteri baik. Prebiotik umumnya terdapat pada buah dan sayur.

Untuk bayi di bawah 6 bulan, sumber utama probiotik adalah ASI. Namun jika terdapat kondisi risiko kekurangan probiotik seperti yang disebutkan di atas, Moms bisa berkonsultasi dengan dokter untuk memberikan suplemen probiotik pada bayi. Untuk bayi di atas 6 bulan yang sudah MPASI, Moms bisa memberikan makanan tinggi probiotik dan prebiotik. Jika bayi tidak menyukai rasa makanan berprobiotik seperti Celine, pemberian suplemen probiotik dapat dipertimbangkan.

Semoga bermanfaat

By: Kristiani Chen

Copyright by Babyologist

78 Kristiani Chen Send Message to Writer

Related Stories