Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Perlukah Memberikan Kopi pada Bayi untuk Mencegah Step?

HEALTH TIPS  |  29 Nov '18


Moms pernah mendengar bahwa memberikan kopi pada bayi bisa mencegah step? Benar tidak sih hal tersebut? Nah, ternyata hal tersebut bukan mitos loh, Moms. Tapi hal ini hanya berlaku untuk bayi prematur.

Hingga saat ini, masih banyak rumah sakit di dunia yang memberikan kopi kepada bayi prematur. Bayi prematur yang lahir sebelum usia 36 minggu, umumnya paru-parunya belum matang dan rentan berhenti bernapas secara tiba-tiba.

Menurut Harvard Medical School, neonatologis memberikan kafein kepada bayi prematur sebagai stimulan pernapasan. Kafein mencegah apnea (kondisi di mana paru-paru berhenti bernapas selama beberapa detik) dan merangsang paru-paru untuk bekerja secara normal.

Menurut Nationwide Children's Hospital, dengan paru-paru yang bekerja dengan baik, otak bayi juga akan terhindar dari kerusakan. Jika otak kekurangan oksigen beberapa detik saja, maka akan memberikan dampak signifikan dan jangka panjang pada kemampuan otak anak, seperti kemampuan berpikir anak, kemampuan anak bicara, berjalan, dan lain sebagainya.

Dengan mempertimbangkan manfaat yang lebih besar daripada risiko, maka diberikanlah kopi kepada bayi prematur. Tentunya kopi yang diberikan tidak sembarangan (bukan kopi bubuk yang dijual di pasaran) dan ada takarannya.

Untuk bayi sehat yang lahir cukup bulan, pemberian kopi tidak memberikan manfaat apa pun, malah cenderung merugikan kesehatan bayi.

Efek Samping Pemberian Kopi pada Bayi

  • Bayi rewel
  • Sakit kepala
  • Terkena gangguan pencernaan
  • Sulit berkonsentrasi
  • Sulit tidur
  • Detak jantung meningkat
  • Tekanan darah naik
  • Meningkatkan risiko kejang-kejang

Menurut  Kristine Powel, dokter anak St. Vincent Medical Group Amerika, anak-anak seharusnya tidak diberikan kopi hingga usianya 18 tahun. American Academic of Pediatrics pun melarang pemberian kopi untuk anak-anak terutama bayi.

Jadi Moms, pemberian kopi hanya bermanfaat untuk bayi prematur dan harus dilakukan oleh orang yang kompeten (dokter atau perawat) itupun dengan mempertimbangkan manfaat lebih besar daripada risiko. Bayi yang sehat dan lahir cukup bulan tidak perlu lagi diberikan kopi karena justru merugikan kesehatannya.

Semoga bermanfaat.

By: Kristiani Chen

Copyright by Babyologist

Yuk download aplikasi Babyo di Android & iOS dan bergabung dengan ribuan Moms lainnya untuk saling berbagi cerita dan mendapatkan rewards! You really don't want to miss out!

619 Kristiani Chen

Comments

Related Stories

LATEST POSTS

Makanan Ber-Kafein Menyebabkan ASI Berkurang?

Apakah Moms pecinta cokelat, teh, atau kopi? Ketiga minuman itu mengandung kafein yang dapat mempengaruhi supply ASI.

Menyusui Di Usia 40 Tahun, Mungkinkah?

Di Usia 20-an, Moms pasti punya energi dan produksi ASI yang banyak untuk si Kecil. Lalu, mungkinkah Moms tetap menyusui di usia 40 tahun?

Anak Tidak Mau Sikat Gigi? Mungkin Ini Penyebabnya!

Terdapat beberapa penyebab si Kecil tidak mau sikat gigi. Apa sajakah itu? Mari kita ketahui alasannya.

Pertolongan Pertama Saat Kepala Bayi Terbentur

Kepala Si Kecil terbentur? Berikut cara-cara pertolongan pertama pada kepala anak terbentur yang harus Moms pahami.

5 Tips Lebaran Sehat bagi Ibu Hamil

Menjelang lebaran, berbagai hidangan khas menghiasi meja makan. Namun, Mom harus tetap menjaga kesehatan kandungan.

Apa Dampak Puasa Bagi Ibu Hamil?

Ternyata puasa juga bisa mendatangkan dampak positif bagi ibu hamil, apa sajakah itu? Mari kita simak di artikel berikut.

Rekomendasi Jenis Makanan Ibu Hamil Saat Puasa

Saat menjalani ibadah puasa, ibu hamil harus lebih berhati-hati dalam memilih makanan, tentunya pola makan sehat harus diterapkan.

Cara Pintar Mengatasi Insect Bite Pada Anak

Anak kecil kerapa menjadi sasaran empuk terkena insect bite. Berbahayakah jika tidak ditangani segera dan bagaimana cara mencegahnya?

Amankah Vaksin Bagi Anak?

Banyaknya isu pro kontra yang terjadi terkait pemberian vaksin menjadikan sebagian orangtua bingung. Untuk lebih jelas mari simak yang berikut ini.

Jangan Biarkan Kepala Peyang Merusak Masa Depan Anak

Tahukah Moms and Dads bahwa salah memilih bantal berdampak fatal, bahkan bisa mengakibatkan kehancuran masa depannya hingga kematian pada bayi? [...]

Kenapa Vaksin MR Penting?

Apa yang menyebabkan vaksin MR perlu dan penting untuk dilakukan? Apa yang akan terjadi jika tidak melakukan vaksin MR ? Mari, simak yang berikut ini.

Vaksin HPV Pencegahan Terbaik Untuk Kanker Serviks

Tahukah anda, kanker serviks terbukti menjadi penyebab kedua terbesar kematian wanita di Indonesia. Oleh karena itu penting bagi Anda untuk [...]

Merawat Gigi Anak

Perawatan gigi merupakan hal yang sangat penting dilakukan sejak dini. Agar kebiasaan ini dapat tetanam sampai dewasa.

Mencegah Radang Otak Pada Anak

Radang otak atau Ensefalitis dapat terjadi pada balita. Apa penyebabnya? Bagaimana mencegahnya? Mari simak berikut ini.

Dampak Fatal Salah Memilih Bantal Bayi

Tahukah Moms and Dads bahwa salah memilih bantal berdampak fatal, bahkan bisa mengakibatkan kematian pada bayi. Mari simak berikut ini.

Fase Tengkurap Bayi

Umur berapa sebaiknya bayi belajar tengkurap? Apa yang kita bisa lakukan untuk membantu anak belajar tengkurap?

Resiko ISK Pada Bayi Tidak Sunat

Tahukah anda resiko ISK mengintari Si Kecil akibat tidak melakukan sunat. Apakah ISK tersebut dan bagaimana solusi penanganannya?

Penyebab dan Pengobatan Dermatitis Atopik pada Bayi

Pernakah anda mendengar penyakit dermatitis atopik pada bayi ? Berbahayakah jika Si Kecil menderita penyakit ini? Bagaimana penangan yang harus [...]

Gejala, Penyebab, dan Cara Mengatasi Difteri

Akhir-akhir ini di Indonesia sedang marah dengan wabah difteri. Yuk pelajari bersama sehingga kita dapat menghindarkan Si Kecil dari penyakit [...]

Misteri KB Suntik dan KB Spiral (IUD)

Kebanyakan ibu bingung dalam memilih jenis kontrasepsi yang cocok bagi dirinya. Kali ini ada Mom Tita membeberkan detail penggunaan KB IUD dan [...]