Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Perjuangan Melahirkan Caesar Setelah Merasakan Sakitnya Kontraksi

MY STORY  |  PREGNANCY  |  12 Apr '19


Perjuangan menjadi seorang Ibu memang tidak mudah, mungkin sebelum merasakannya langsung cuma bisa bergumam dalam hati "Halah paling juga sakitnya sebentar terus lahiran". Tapi ternyata setelah mengalaminya langsung, tidak semudah itu. Kehamilan pertama ini dilewati dengan lancar tanpa ada keluhan mual muntah berlebihan di awal, nafsu makan bagus dan tidak ada keluhan spesifik dari trimester 1-3, karena kesibukan rutinitas kerja jadi tidak pernah ikut Prenatal Class sama sekali, benar-benar modal nekat dan sedikit ingatan dari teknik mengejan yang baik dan benar pada saat kuliah hampir 8 tahun yang lalu.

Hasil pemeriksaan kandungan di setiap bulannya bagus, posisi janin bagus, letak plasenta aman tidak menutupi jalan lahir, tidak ada lilitan tali pusar, postur tubuh saya pun menunjang untuk proses melahirkan normal, walaupun memang baby agak sedikit besar dengan prediksi berat 3400 gr di minggu ke-39.

Sampai pada Hari H, jam 9.30 malam ketuban pecah, panik dan buru-buru pergi ke RS, sampai di IGD RS bed penuh sehingga saya didudukkan di kursi roda sambil menunggu proses administrasi jam 10.30 masuk ke ruang bersalin, bidan bilang bukaan 3. Tapi kabar buruknya ternyata ketuban saya keruh, jadi bayi di CTG dan semua bagus, kondisi bayi bagus dan kontraksi pun sampai 98%.

Jam 12.30 Dokter Obgyn saya belum datang dan minta menunggu sampai jam 4 pagi, kalau bukaan belum lengkap terpaksa harus operasi karena tidak mau ambil risiko dengan kondisi ketuban yang sudah pecah dan keruh, sampai jam 3.30 pagi bidan bilang baru bukaan 6 dan saya sudah lemas karena kontraksi yang mulai menyakitkan sampai akhirnya dokter datang jam 4 pagi dan dicek ternyata bukaan lengkap. Senang rasanya karena sebentar lagi akan bertemu baby, tapi ternyata kepala baby belum turun dan dipaksa mengejan pun tidak ada tanda-tanda kepala bayi turun, akhirnya melihat kondisi saya yang sudah tidak bertenaga karena menahan kontraksi yang luar biasa, suami dan keluarga memutuskan untuk SC. Tidak butuh waktu lama, jam 5.40 putri kecil yang kami tunggu-tunggu akhirnya lahir, dan ternyata ada lilitan tali pusar di tangan dan ukuran bayi dengan berat 3650 gr yang membuat dia susah turun ke jalan lahir.

Jadi, itulah pengalaman saya merasakan sakitnya kontraksi seperti persalinan normal dan sakitnya proses recovery dari persalinan SC. Melahirkan secara normal atau SC bukan suatu hal yang menentukan Moms berhak disebut Ibu atau tidak, itu hanya proses. Tapi pengorbanan dibalik itu yang menjadikan Moms layak atau tidak disebut Ibu.

 

Semoga bermanfaat.

By: Tia Aristia

Copyright by Babyologist

Yuk download aplikasi Babyo di Android & iOS dan bergabung dengan ribuan Moms lainnya untuk saling berbagi cerita dan mendapatkan rewards! You really don't want to miss out!

892 Tia Aristia

Comments

Related Stories

LATEST POSTS

Positive Thinking, Modal Utamaku Atasi Bayi Sungsang Menjelang Persalinan

Trimester ketiga merupakan masa yang membahagiakan sekaligus mendebarkan bagi ibu hamil.

Tips Memilih Klinik atau Rumah Sakit untuk Bersalin

Melahirkan menjadi momen yang ditunggu sekaligus momen yang bikin deg-degan bagi Moms.

5 Hal yang Perlu Diketahui Sebelum Melakukan USG 4D

Seiring dengan perkembangan teknologi, alat kedokteran pun kian canggih. Termasuk juga alat untuk USG si Kecil

Bagaimana Rasanya Melahirkan Normal? (Part 1)

Dengan cara apa pun seorang Ibu melahirkan, semua Ibu hebat dan memiliki perjuangannya masing-masing.

Suamiku Mengambil Keputusan Operasi Caesar Ketika Melihatku Sangat Lemas

Setiap ibu hamil tentu menginginkan bayinya lahir dengan sehat, selamat tanpa kekurangan suatu apa pun.

Cerita Kehamilanku

Masing-masing wanita mempunyai cerita kehamilan yang berbeda. Begitu pun dengan Saya.

Benarkah Mandi Kembang 7 Bulan dapat Melancarkan Proses Persalinan?

Di daerah saya tradisi mandi kembang di usia 7 bulan kehamilan masih sering dilakukan masyarakat sekitar.

Cerita Persalinan Pertamaku, Hampir Caesar di Menit Terakhir

Moms yang sudah mendekati HPL pasti sudah mulai resah, antara bahagia dan khawatir.

Pengalaman Saya Menggunakan BPJS Kesehatan selama Masa Kehamilan

Di awal pernikahan kami, saya dan suami memutuskan untuk menggunakan BPJS Kesehatan.

Birthball untuk Ibu Hamil!

Minggu lalu, suami saya menawarkan untuk membeli birthball. Mungkin karna ukuran perut sudah semakin besar

Pengalaman Melahirkan Anak Pertamaku

Kehamilan merupakan suatu hal yang ditunggu-tunggu bagi para pasangan suami istri. Ada yang cepat ada pula yang tidak.

Birthing Support: Hal yang Harus Dilakukan Para Birth Partner

Birth partner adalah seseorang yang akan menemani Moms selama proses persalinan nanti.

Berniat USG 4D? Perhatikan Tiga Hal Berikut!

Kali ini saya akan sedikit berbagi pengalaman tentang niat saya untuk USG 4D saat hamil.

Proses Lahiran yang Terbaik Buat Aku

Di sini aku akan berbagi cerita-cerita tentang proses lahirnya Caelan 3 bulan lalu. Simak yuk Moms!

Hospital Bag Checklist

Berhubung banyak temenku yang akan lahiran soon, jadi ingat zaman hamil Zo bingung banget mau packing apa.

Pengalamanku Alami Plasenta Previa di Kehamilan ke 3

Sore hari saat mau mandi sore, saya dibuat kaget karena mendapati air kencing saya berwarna merah segar.

Punya Baby Brain Tetap Bisa Lulus S2

Hai Moms, saya mau share tentang baby brain yang saya alami saat hamil si Kecil khususnya pada trimester ketiga.

LITMUS: Pendeteksi Cairan Ketuban

Di usia kehamilan trimester tiga kita harus lebih waspada terhadap penurunan volume air ketuban.

Arlin's Birth Story

Hi Moms! Kali ini saya ingin berbagi ceritaku nih selama proses melahirkan. Semoga bisa menambah wawasan.

Senam atau Yoga Hamil?

Di antara Moms mungkin ada yang memilih senam atau yoga. Banyak juga yang bingung mana yang lebih baik.