Categories

Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Perjalanan Menyapih Anak

MY STORY  |  14 Aug '18

Khafiz lulus menjadi profesor ASI diusianya yang ke 25 bulan. Betapa bangganya saat itu, akhirnya bisa mencetak seorang profesor ASI dengan harapan akan menjadi profesor dibidangnya nantinya. Saya telah sukses memberikan ASI sampai 2 tahun dengan tambahan waktu1 bulan.

Proses penyapihan ini sangat panjang, dimulai saat Khafiz berusia 18 bulan. Diberi tahu sebelum tidur, diberikan pengertian bahwa “Nanti saat tiup lilin di usia 2 tahun, Khafiz tidak boleh minum ASI Mama ya..."

Karena sudah besar, dan saatnya Khafiz minum menggunakan gelas. Mengapa baru di usia 18 bulan? Karena saya dan Khafiz belum ikhlas, bahwa menyusui itu masih menjadi bagian teromantis bagi saya dan Khafiz. Waktu berjalan hingga 20 bulan, 21 bulan, dan 22 bulan. Sounding pun tetap berjalan dan saat usia 22 bulan, saya mulai membulatkan tekad bahwa harus benar-benar mengakhirinya 2 bulan lagi. Saat itu Khafiz sudah mulai saya kenalkan dengan UHT. Awalnya Khafiz menolak, kemudian saya mencoba cara lainnya dengan menceritakan gambar/tokoh yang ada di kotak susu UHT-nya. Setelah itu 1 teguk, 2 teguk dan berhasil sekali minum setengah kotak UHT, sekitar 60 ml yang berhasil masuk. Besoknya diulangi secara terus menerus sampai dia berhasil sekali minum 125 ml (1 kotak).

Apakah Khafiz masih meminta ASI? Tentu masih, tapi setiap dia minta ASI, saya selalu mengalihkan dengan minum UHT atau dengan mainan kesukaannya. Di usia 23 bulan, ia mulai minum ASI hanya saat mau tidur. Tapi kegiatan sounding tetap dilakukan.

Saat ulang tahun yang ke-2, kami merayakannya dengan tiup lilin bersama-sama, dan sebelumnya ada doa dari orang tua saya. Saat itu, saya keras-keras menyebutkan doa "Kakak Khafiz sekarang sudah berumur 2 tahun, itu berarti sudah tidak boleh minum ASI, sudah besar jadi ASI-nya disimpan ya." dan jawaban Khafiz "Boleh dong Ma... sedikit aja." Lalu saya menjawab, "Tidak boleh Nak, kan sudah tiup lilin." Lalu dia mengangguk yang berarti ia setuju dengan kesepakatan ini.

Saat malam hari tiba, Khafiz benar-benar tidak mau minum ASI lagi, tapi dia tidak bisa tidur. Saya hanya menawarkan Khafiz untuk dipeluk tanpa menawarinya ASI, ia hanya mengangguk. Saat itu saya malah menjadi galau dan sedih. Lama sekali Khafiz tidak tidur, dari baca buku, ditepuk pantat, dielus punggung, tetap saja tidak bisa tidur. Akhirnya saya yang tidak tega, lalu saya tawarkan ASI dan dia mau langsung tidur.

Hari pertama gagal, karena saya yang kurang sabar dan tidak tega. Hari kedua di sore hari sengaja membuatnya lelah, dengan harapan ia kelelahan dan bisa tidur sendiri. Malam-malam main sepeda di dalam rumah, kejar-kejaran, dan lainnya. Saat waktunya tidur tiba, sudah dibacakan cerita namun tetap belum bisa tidur. Lalu saya lebih berusaha lagi dengan tepuk-tepuk, elus dan akhirnya dia bisa tidur. Setiap hampir 2 jam, Khafiz bangun menangis untuk minta susu. Aku tawarkan susu UHT tidak mau, air putih juga tidak mau, alhasil di tengah isak tangisnya, diberilah ASI lagi. Begitu terus sampai hampir 2 minggu. ASI hanya diberikan saat dia sudah tertidur.

Saya berpikir lagi, kalau tidak cepat teratasi bagaimana, mau extend ASI berapa lama lagi? Akhirnya saya membuat jadwal sama suami. Jam sekian sampai jam sekian suami yang jaga, kalau Khafiz bangun minta ASI, harus bergantian gendong sampai dia tertidur lagi, dan suami saya setuju.

Alhasil walau ada drama, ternyata ia bisa tidak ASI semalaman full. Tapi UHT ditolak dan yang bisa diterima hanya air putih. Berhasil sapih Khafiz dengan drama, tapi semua bahagia.

Saat ditanya, "Khafiz mau minum ASI?" Dia menjawab, "Ngga ma, Khafiz sudah besar." Proud of you, Nak.

Semoga bermanfaat.

By: Siti Nurul Purwaningsih

445 Sitinurul purwaningsih

Comments

Related Stories

LATEST POSTS

Infeksi Bakteri

Beberapa waktu lalu si Kecil panas tinggi sampai menyentuh 40.8 derajat. Apa yang sebaiknya Moms lakukan?

Mudik Saat Hamil Tua? Lebih Baik di Rumah Saja!

Apakah Moms sedang hamil tua dan mempunyai rencana untuk mudik ke kampung halaman? Yuk, pertimbangkan sebaik mungkin!

My Own Story, Baby Blues is Real

Apakah Moms mengira bahwa Moms akan terkena baby blues nantinya? Yuk, si simak pengalaman Mom Seftira.

Bintik Merah Diseluruh Tubuh Akibat Virus Roseola

Apakah si Kecil mengalami bintik merah seperti terkena campak? Yuk, simak informasinya!

Share, Earn & Enjoy: Playmat Parklon Gratis

Setiap tulisan yang kita buat diterbitkan, kita akan langsung mendapatkan poin yang nantinya dapat ditukarkan dengan produk-produk bayi.

Reedem Point Pertama di Babyologist: Dr.Brown's On-The-Go Straw Sport Cup

Moms yang sudah bergabung di Babyologist tentu ga asing dengan Reedem Point.

Ceritaku Meninggalkan Karier Demi Menjaga dan Mengurus Anak Sendiri

Bicara tentang menjadi seorang ibu memang tak ada habisnya. Baik bagi working Mom maupun full time Mom pasti memiliki cerita masing-masing.

Senangnya Berlibur Ke Cikole

Beberapa waktu lalu ketika pergi berlibur ke daerah bandung, ada satu tempat baru yang sangat menarik nih Moms.

Baby Nightmare

Si Kecil menangis dan teriak tiba-tiba di malam hari? Apakah Moms pernah mengalaminya?

Tips Mudik dengan Balita Naik Pesawat

Siapa yang tahun ini berencana mau mudik naik pesawat? Berikut tips ala Bunda Q dalam mempersiapkan mudik dengan balita naik pesawat.

Kelebihan dan Kekurangan Memakai Popok Kain

Dari lahirnya anak saya sampai sekarang berumur 16 bulan, saya masih memakai popok kain jika aktivitas hanya di rumah saja.

Di Manakah Nursery Room Terbaik?

Sebagai mama eping, nursery room adalah teman terbaik yang selalu saya cari ketika bepergian. Kebetulan saya bukan fulltime housewife Mommy

I love you, Babyologist!

Awalnya dulu tau web Babyologist dari salah satu selebgram. Terus follow cuma via Instagram (belum tau kalo punya web).

Cara Atasi Susah BAB Pada Anak

Beberapa anak mungkin pernah mengalami yang namanya susah BAB. Apakah si Kecil salah satunya Moms?

Tata Krama Menjenguk Bayi yang Baru Lahir

Apakah Moms sering mengujungi kerabat atau teman yang baru melahirkan? Berikut tataa cara ala Mom Leny.

Tips Bahagia Tinggal Bersama Mertua

Apa tips dari Mom Tara ketika harus tinggal bersama mertua?

Sweating Pospartum, Keringat Mengucur Deras Pasca Operasi Caesar

Apakah setelah melahirkan Moms mengalami pengeluaran keringat yang begitu banyak pasca operasi caesar? Sebenarnya berbahaya tidak?

Kesan-kesan Mengikuti Babyo Session dari Babyologist

Kemarin saya ikut kembali di acara Babyo Session yang Life with Newborn Baby. Di sana dijelaskan apa saja yang terjadi pada bayi

Menyapih untuk Kebaikan

Apakah Moms sudah tidak mengeluarkan ASI dan harus menyapih si Kecil? Yuk, simak pengalaman Mom Calista.

Kedua Anak Saya Lahir dengan Lilitan Tali Pusat

Tidak semua orang melewati persalinan dengan aman. Saya sendiri, 2x melahirkan secara normal dengan lilitan tali pusat