Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Perbedaan Keputihan Tanda Hamil dan Keputihan Tanda Haid

HEALTH TIPS  |  MOM STYLE  |  MY STORY  |  16 Mar '22


Ciri-ciri orang mau hamil bisa dilihat dari munculnya keputihan. Pada dasarnya, keputihan tanda hamil dan keputihan tanda haid akan berbeda. Sebagai seorang wanita, Moms perlu tahu apa saja yang menjadi perbedaan di antara kedua jenis keputihan ini. Tanda-tanda tersebut perlu diketahui apalagi oleh  wanita yang sudah menikah. Secara umum, keputihan saat hamil muda biasanya akan berupa cairan keputihan yang cenderung berwarna putih susu, tekstur tebal, dan aroma yang ringan.

Apa yang Membedakan Keputihan Tanda Hamil dan Keputihan Tanda Haid?

Keputihan sudah menjadi hal yang wajar untuk dialami oleh setiap wanita. Biasanya, cairan berwarna putih yang keluar dari area vagina ini akan muncul ketika waktu haid sudah dekat. 

Selain itu, menurut National Health Service UK (NHS), terjadinya keputihan di awal kehamilan juga adalah suatu hal yang normal. Untuk mengetahui perbedaan dari kedua jenis keputihan pada wanita ini, Moms perlu tahu apa saja yang membedakan keputihan tanda hamil dan keputihan tanda haid. 

1. Dari Segi Jumlahnya

Dilihat dari segi jumlahnya, kedua jenis keputihan pada wanita ini juga akan terlihat berbeda satu sama lain. Jika keputihan tanda haid akan berjumlah lebih sedikit, maka untuk keputihan yang menjadi tanda kehamilan akan berjumlah lebih banyak.

Biasanya, keputihan pada awal kehamilan ini akan keluar dalam jumlah yang banyak sehingga celana dalam yang dipakai ibu hamil akan terasa lebih mudah basah. Oleh sebab itu, ketika terjadi keputihan, Moms bisa memperhatikan jumlahnya untuk mengetahui jenis keputihan tersebut. 

2. Dari Segi Teksturnya

Selain dilihat dari segi jumlahnya, kedua jenis keputihan ini juga dapat dibedakan dari segi teksturnya. Akan tetapi, untuk membedakan antara keputihan tanda hamil dengan keputihan tanda haid dari segi tekstur tidak akan semudah seperti ketika membedakan kedua jenis keputihan ini dari segi jumlahnya. Bahkan, hal ini tergolong cukup sulit. 

Walaupun begitu, ada satu hal yang perlu diketahui yaitu cairan keputihan yang menjadi tanda awal kehamilan akan cenderung lebih cair atau encer. Selain itu, cairan keputihan yang menjadi tanda awal kehamilan ini juga akan terasa lebih lengket. Hal ini sedikit berbeda dengan cairan keputihan tanda haid yang biasanya tidak terlalu lengket.

3. Dari Segi Warnanya

Moms bisa membedakan antara keputihan tanda awal kehamilan dengan keputihan tanda haid dari segi warnanya juga. Cukup berbeda dengan keputihan yang menjadi tanda datangnya haid pada tubuh wanita, keputihan tanda hamil akan berwarna putih bahkan hingga menyerupai warna susu.

Meskipun begitu, terkadang ada juga cairan keputihan yang menjadi tanda awal kehamilan yang keluar dengan warna putih kekuningan. Jika merasa bingung untuk membedakan kedua jenis keputihan ini dari segi warnanya, Moms bisa membedakannya dengan menilai dari segi jumlah dan teksturnya juga.

4. Dari Segi Aromanya

Pembeda antara jenis keputihan tanda awal kehamilan dan keputihan tanda haid yang terakhir adalah bisa dilihat dari segi aromanya. Biasanya, keputihan yang keluar dari area vagina wanita akan mengeluarkan bau yang khas. 

Untuk mengenali jenis keputihan apa yang sedang muncul pada tubuh tersebut, Moms bisa juga melihatnya dari segi aroma. Umumnya, cairan keputihan yang menjadi tanda awal kehamilan akan memiliki aroma yang ringan atau bagi sebagian orang juga akan disebut sebagai leukorrhea. Aroma yang ringan ini bisa menjadi tanda datangnya keputihan sebagai tanda awal kehamilan. Dengan adanya perbedaan dari segi aromanya ini, para wanita akan lebih mudah untuk membedakan antara keputihan tanda awal kehamilan dengan keputihan tanda haid.

Cara Mengatasi Gejala Keputihan

Menurut National Health Service UK (NHS), keputihan adalah suatu hal yang normal dan wajar untuk terjadi kepada para ibu hamil. Jadi, Moms tidak perlu khawatir jika keputihan ini terjadi secara terus-menerus.

Pada dasarnya, keputihan yang terjadi pada ibu hamil disebabkan oleh peningkatan hormon dalam tubuh sehingga hal ini tidak perlu terlalu dipikirkan. Namun, jika merasa risih dengan keluarnya keputihan ini secara terus-menerus, Moms bisa mengatasinya dengan cara berikut ini:

1. Jaga Kebersihan Area Vagina dengan Baik

Salah satu cara termudah untuk mengatasi keluarnya keputihan dari area vagina adalah dengan selalu menjaga kebersihan area vagina dengan baik. Selalu jaga kebersihan area vagina setiap kali selesai buang air kecil maupun buang air besar. 

Caranya adalah dengan membilasnya menggunakan air yang bersih. Lalu, jangan lupa juga untuk mengeringkan area tersebut dengan menggunakan handuk yang berbahan lembut.

2. Perhatikan cara membilas vagina

Selain selalu menjaga kebersihan area vagina dengan baik, untuk mengatasi keluhan keputihan yang terjadi secara terus-menerus juga dapat dilakukan dengan memperhatikan cara membilas, yaitu harus dilakukan dengan benar dan tepat. Caranya yaitu dengan membasuh organ genital dari bagian depan ke area belakang. Metode pembilasan ini wajib dilakukan untuk menghindari infeksi mikroba dari anus.

3. Hindari Penggunaan Sabun atau Cairan yang Mengandung Antiseptik

Para wanita seringkali menggunakan sabun mengandung antiseptik untuk membersihkan area vagina. Penggunaan sabun maupun cairan antiseptik secara berlebihan malah akan membuat kebersihan dan kesehatan area vagina terganggu. Kedua produk tersebut malah akan mengganggu keseimbangan pH normal area sekitar vagina dan dalam tubuh.

4. Kenakan celana dalam dari bahan katun

Untuk mengatasi keluhan keputihan pada wanita, Moms perlu memperhatikan bahan celana dalam yang biasa Moms kenakan. selain membiasakan diri untuk mengganti celana dalam sehabis mandi, gunakan celana dalam yang terbuat dari bahan katun. Celana dalam katun lebih mudah menyerap keringat sehingga area vagina lebih bersih dari kuman penyakit. 

Usahakan juga untuk tidak menggunakan baik celana dalam maupun celana luar yang ketat. Celana ketat dapat membuat vagina menjadi lembab.

5. Jaga Daya Tahan Tubuh dengan Baik

Daya tahan tubuh wanita hamil sangat wajib dijaga dengan baik. Lakukan pola hidup sehat, makan makanan bergizi, dan olahraga teratur untuk ibu hamil. Mempraktikkan pola hidup sehat seperti ini juga dapat mencegah keputihan agar tidak terlalu sering keluar. 

Bisa disimpulkan bahwa keputihan tanda hamil dan keputihan tanda haid berbeda satu sama lain. Untuk semakin memahami apa saja ciri-ciri keputihan yang menjadi tanda awal kehamilan, Moms bisa mencari informasi mengenai keputihan dan mengamatinya saat mengalami keputihan.

  

Yuk download aplikasi Babyo di Android & iOS dan bergabung dengan ribuan Moms lainnya untuk saling berbagi cerita dan mendapatkan rewards! You really don't want to miss out!

2996 Babyologist Indonesia

Comments

LATEST POSTS

Ini 7 Kunci Meningkatkan Gairah Seksual dalam Rumah Tangga

Keharmonisan rumah tangga ditentukan oleh banyak sekali faktor: mulai dari kesamaan prinsip hingga

Perawatan Tradisional Pacsa Melahirkan

Bagaimana cara merawat diri dan bekas jahitan pasca melahirkan?

Perawatan Tradisional Jadi Pilihanku untuk Tetap Fresh Pasca Persalinan

Perawatan tradisional berikut ini bisa jadi alternatif perawatan Moms pasca melahirkan loh

Tips Atasi Rambut Rontok Usai Melahirkan

Moms mengalami kerontokan rambut pasca melahirkan? Berikut tips mengatasinya

Tips Langsung Langsing Setelah Melahirkan

Siapa yang BBnya setelah hamil naik jauh banget dari BB normal? Berikut ini tips mudah menurunkan BB ala Mom Resti

Ibu Menyusui Menggunakan Cream Wajah, Why Not?

Selama hamil hingga anak usia 6 bulan tidak pakai cream muka, apa alasan Mom Noviana akhirnya menggunakannya lagi?

Diet Sehat Sebelum Hamil, 1 Bulan Turun 5 Kg

Diet sehat seperti apa yang Mom Desi lakukan untuk menurunkan berat badan sebelum masa kehamilan?