Categories

Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Perbedaan Diare dan Disentri

HEALTH TIPS  |  01 Sep '18

Pada umumnya orang akan beranggapan bahwa diare dan disentri itu adalah dua hal yang serupa, padahal kenyataannya adalah diare dan disentri merupakan kondisi klinis yang berbeda.

Perbedaan diare dan disentri ini terletak pada daerah yang terinfeksi. Diare adalah penyakit yang menyerang usus halus, sedangkan disentri mengganggu usus besar. Infeksi ini akan menimbulkan diare atau mengalami buang air besar yang teksturnya berair. Disentri yang menyerang usus besar tidak akan menyebabkan buang air besar yang memiliki banyak air karena usus besar memiliki konstituen cairan yang lebih rendah dibanding dengan usus halus.

Perbedaan selanjutnya adalah pada gejala yang dirasakan. Jika pada diare Anda akan menemukan gejala di mana tinja berair dan mungkin akan disertai kram atau bisa juga tidak disertai kram. Sedangkan pada disentri buang air besar akan disertai lendir dan darah, selain itu gejala disentri biasanya juga diikuti dengan rasa nyeri dan kram pada perut bagian bawah.

Infeksi yang disebabkan oleh diare ini tidak akan menyebabkan kematian pada sel, namun hanya melepaskan beberapa racun agen yang menginfeksi. Banyak obat penanganan diare yang tidak dapat membasmi racun yang tertinggal, mereka hanya akan membunuh organisme dalam usus. Yang paling berbahaya pada diare adalah dehidrasi.

Sedangkan pada kasus disentri, sel-sel yang pada epitel atas akan diserang dan dihancurkan oleh patogen atau penyebab penyakit. Serangan ini juga bisa menyebabkan ulserasi (luka terbuka yang mungkin sulit untuk sembuh) pada bagian usus besar. Selain itu infeksi yang disebabkan oleh patogen juga dapat menyebabkan komplikasi lainnya. Salah satunya yaitu meningkatnya bakteremia (kondisi di mana terdapat bakteri dalam aliran darah) di tempat berbeda di dalam tubuh.

Proses pengobatan ketika Anda mengalami disentri pastinya mampu membasmi sejumlah patogen yang bisa menyebabkan infeksi dan menghentikan peradangan. Pengobatan ini juga berakhir dengan kematian sel pada dinding usus besar.

Hal yang perlu diperhatikan ketika mengalami disentri adalah gejala kram dan demam, sehingga harus segera dilakukan pengobatan yang tepat.

Semoga bermanfaat. 

By: Babyologist Editor.

705 Babyologist Indonesia

Comments

Related Stories

LATEST POSTS

Ketika si Kecil Terkena Ruam Popok

Apakah si Kecil sedang terkena ruam popok Moms? Tidak perlu khawatir, yuk simak tips mengatasinya ala mom Samitri.

Temui 8 Tanda Gejala Diabetes Melitus Berikut? Segera Ubah Gaya Hidup

Penyakit diabetes melitus berkembang sangat perlahan jika dibandingkan dengan penyakit kronis lainnya

Yang Wajib Ada dalam Kotak P3K-ku untuk Baby 7 bulan

Baby dibawah satu tahun masih riskan terserang penyakit, karena itu keseshatan sangat penting untuk dijaga.

Gejala Maag Kronis dan Bedanya dengan Maag Biasa

Maag kronis atau gastritis kronis adalah radang lambung yang terjadi berulang dalam waktu yang lama. Apa gejalanya?

3 Sayuran untuk Ibu Hamil dengan Nutrisi Lengkap Paling Bagus

Pastinya setiap ibu ingin memberikan gizi yang terbaik untuk anaknya. Mari konsumsi sayuran dengan nutrisi terlengkap!

Penyebab Kejang Pada Anak dan Cara Mengatasinya

Apakah si Kecil mengalami kejang Moms? Jangan khawatir, yuk, simak informasi penanganannya berikut ini.

Tips Menyusui Saat Saya Terserang Flu dan Batuk

Bolehkah tetap menyusui saat terserang batuk atau pilek? Tidak ada alasan untuk menghentikan proses menyusui ya Moms.

Segudang Manfaat Minyak Kelapa Murni Untuk Anak

Apakah Moms sudah tahu bahwa minyak kelapa memiliki segudang manfaat? yuk, simak informasi selengkapnya.

Gejala Hepatitis A Awal, Lanjutan dan Parah yang Perlu Diwaspadai

Hepatitis A adalah kondisi peradangan organ hati yang disebabkan oleh virus hepatitis A. Apa saja gejalanya?

4 Cara Mudah Mengatasi Keputihan

Berikut ini adalah beberapa cara untuk mengatasi keputihan yang bisa Moms lakukan di rumah.

Demam Berdarah Dengue Penyakit Mematikan! Ini Daftar Gejalanya

Demam berdarah dengue (DBD) adalah jenis penyakit demam berdarah ganas yang mematikan

Ini Tanda dan Gejala Demam Berdarah pada Anak

Apa saja tanda anak terserang demam berdarah? Lalu bagaimana mencegah anak terkena demam berdarah?

5 Hal Penting Saat Gejala Usus Buntu pada Wanita Muncul

Radang usus buntu terjadi ketika usus buntu tersumbat dan menyebabkan peradangan bahkan pembengkakan.

Cepat Atasi Diare dengan Memerhatikan Tanda dan Gejala Diare Berikut

Yuk, atasi penyakit diare secara cepat dengan memperhatikan tanda-tanda berikut! Simak informasi selengkapnya.

Bolehkah Ibu Menyusui Menggunakan Deodoran?

Apakah Moms yang sedang menyusui menggunakan deodoran? Sebenarnya pemakaian deodoran berbahaya tidak?

Ciri-ciri Gejala Tipes, Penanganan, dan Pengobatannya

Penyakit tipes tentunya sudah sering didengar oleh para Moms. Tetapi apakah Moms tahu cara penanganan dan pengobatannya?

Perawatan Campak pada Anak Paling Efektif

Penyakit campak adalah salah satu penyakit paling umum dan rentan diderita anak berusia kurang dari 10 tahun

Manfaat Konsumsi Jahe Setelah Melahirkan

Apakah Moms sudah tahu manfaat jahe bagi seorang ibu yang baru melahirkan? Yuk, simak informasi berikut!

Apakah Moms Sudah Menyusui dengan Benar?

Apakah Moms mengetahui bahwa sudah menyusui dengan benar atau tidak? Yuk, simak informasinya berikut ini.

8 Kondisi Saat Moms Harus Menghindari Pijat Pasca Melahirkan

Apakah Moms baru melahirkan dan ingin melakukan pijat? Cek kondisi saat harus menghindari pijat pasca melahirkan!