Categories

Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Penyebab dan Tips Mengatasi GTM

PARENTING  |  08 Jul '17

Banyak ibu-ibu terutama para ibu baru yang mengeluhkan bayi nya GTM. Sebenernya apa sih GTM? GTM alias Gerakan Tutup Mulut adalah fase bayi atau anak menolak makanan, bahkan makanan favoritnya. Sebenarnya sangat wajar apabila bayi yang baru belajar makan mengalami GTM, bahkan dalam kurun usia 0-3 thn masih tergolong wajar jika mengalami GTM.

Apa sih penyebab GTM? 

  1. Usia
    Umum nya yang mengalami GTM adalah bayi di bawah 1 tahun. Pada usia tersebut bayi terus menerus dalam proses belajar & mencerna makanan karena ada nya pergantian tekstur. Terutama bagi bayi 6 bulan yang mulai belajar makan, dari semula yang hanya mengkonsumsi ASI / susu formula kemudian beralih mengkonsumsi makanan dengan tekstur yang lebih padat tentunya membutuhkan proses penyesuaian.
  2. Rasa Makanan
    Bayi yang sudah merasakan variasi makanan, cepat atau lambat biasanya akan mulai selektif dengan rasa makanan yang di konsumsi nya. Apabila dia menyukai makanan dengan rasa manis, maka terkadang dia akan cenderung menolak jika diberikan makanan dengan rasa asin/gurih.
  3. Jam Makan
    Jam makan yang tidak pas juga dapat menjadikan bayi Anda GTM. Contoh jam makan di saat jam nya dia mengantuk / sudah lama terjaga. Atau jam makan yang terlalu dekat dengan jarak minum susu sebelumnya sehingga bayi masih merasa kenyang.
  4. Sakit / Tumbuh Gigi
    Keadaan tubuh bayi yang sedang tidak sehat / tidak fit juga bisa menyebabkan GTM. Fase tumbuh gigi juga bisa menyebabkan bayi malas mengunyah.
  5. Tekstur Makanan
    Terlalu cepat menaikkan tekstur makanan juga bisa membuat bayi malas mengunyah yang berujung GTM.

Bagaimana cara mengatasi GTM? 

  1. Jangan pernah memaksakan makanan
    Seperti yang saya tulis di atas, sangat wajar jika bayi di bawah 1 tahun mengalami GTM. Batasi waktu makan selama 30menit, jika belum habis stop memberikan makanan. Hal ini bertujuan agar anak tidak merasa trauma karena dipaksa makan terus menerus. Apabila mommy kuatir bayi nya belum kenyang, beri susu 30-60menit setelah makan.
  2. Kenali makanan favoritnya
    Setelah 1-2minggu makan, umumnya bayi bisa mengenali rasa favorit nya, kenali rasa favoritnya apakah cenderung menyukai makanan manis atau asin/gurih. Jika sudah, campur 75% makanan yang dia sukai dengan 25% makanan yang tidak dia sukai. Pedoman saya, tidak apa2 walaupun hanya 25% yang penting gizi tercukupi.
  3. Jeda minum susu dengan jadwal makan
    Usahakan jam minum susu ke jam makan di buat sedikit agak lama (misal biasa per 2 jam menjadi 2.5-3jam), dan jgn ada camilan apapun diantara jam tersebut jadi perut bayi sudah mulai kosong ketika jam makan
  4. Naik tekstur perlahan tapi pasti
    Tidak perlu dipaksakan moms apabila bayi nya memang belum lancar makan, terkadang bayi yang belum tumbuh gigi bisa jadi sedikit lebih lambat untuk naik tekstur makanan. Naikkan setahap demi setahap mulai 20% agar bayi tidak merasa kaget.

Memiliki bayi yang mengalami GTM memang membuat kita pusing. Tapi percayalah bahwa fase ini pasti berlalu, ga seterusnya anak akan GTM, walaupun tidak tertutup kemungkinan fase ini bisa bolak balik datang :) Yang terpenting kita sebagai orang tua tidak usah di bawa stress, kalau memang makanan yang masuk sedikit beri tambahan asupan lain, bisa dari susu, buah, atau roti gandum. 

Yang perlu diperhatikan adalah gizi mingguannya, karena terkadang hari ini bayi malas makan tapi bisa jadi besok atau lusa dia makan banyak. Kalau bayi-nya GTM sampai berat badan turun drastis harus konsul DSA yah Moms, mungkin akan diberi tambahan vitamin buat jaga asupan gizi yang masuk.

Semangat Mommies! Hope it helps!

By: Yunni Intan 

8307 Yunni Intan Send Message to Writer