Categories

Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Penyebab Bayi Susah BAB

HEALTH TIPS  |  20 Dec '17

Bayi dinyatakan susah BAB apabila selama 3 hari berturut-turut tidak BAB. Penyebab bayi susah BAB dapat dikarenakan feses bayi mengeras sehingga kesulitan untuk BAB. Gejala susah BAB pada bayi dapat ditandai dengan seringnya bayi menangis, bayi muntah, perut bayi mengalami kembung, perut bayi terasa keras jika anda merabanya, serta berat badan yang tidak kunjung naik. Sistem metabolisme pada bayi masih belum kuat sehingga apabila sulit BAB yang parah dapat menyebabkan anus pada bayi berdarah. Apabila bayi sudah berdarah segera konsultasikan dengan dokter anak.

Ada banyak faktor penyebab bayi sulit BAB diantaranya:

  1. Susu Formula yang tidak tepat
    Banyak sekali beredar susu formula dengan beragam merek. Sebagian ibu tidak dapat memberikan asi eksklusivenya sehingga terpaksa menggantinya dengan susu formula. Lemak dan protein yang terkandung dalam susu fomula tidak seimbang sehingga dapat menyebabkan bayi susah BAB. Kalsium dan fosfor yang sangat tinggi mengakibatkan air pada feses diserap dinding-dinding  usus yang menjadikan feses bayi lebih keras. Selain itu, penyebab bayi susah BAB dikarenakan takaran kekentalan susu formula yang diminum bayi kurang tepat.
  2. Sistem pencernaan bayi masih belum kuat
    Sistem pencernaan bayi masih memerlukan penyesuaian dan belum terlalu kuat untuk mencerna makanan yang kasar. Umumnya bayi mulai dikenalkan makanan pendamping ASI ketika usia 4 bulan. Ketika bayi sudah diberikan makanan padat, maka feses akan lebih padat dan warnanya sesuai dengan makan yang diberikan. Pada awal pengenalan makanan padat kemungkinan feses akan lebih padat karena sistem percernaan masih melakukan proses adaptasi dengan makanan baru. Anda dapat memberikan makanan yang memiliki kandungan serat agar pencernaan Si Kecil lancar.
  3. Dehidrasi
    Setelah anda memberikan makanan padat tentunya kebutuhan cairan bayi akan bertambah. Apabila kebutuhan cairan tidak seimbang maka bayi dapat mengalami sembelit. Anda dapat mengombinasikan makanan pendamping asi dengan buah atau sayuran yang memiliki kandungan air. Namun anda perlu selektif untuk memberikan makanan baru pada bayi agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan.

Semoga bermanfaat.

By: Babyologist Editor

789 Babyologist Indonesia

Comments

Related Stories