Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Penyebab Masalah Kesuburan pada Pria

OTHERS  |  14 Jul '18


Salah satu yang sangat dibutuhkan untuk dapat hamil adalah ovum (sel telur) dari wanita dan sperma dari pria. Sperma seorang pria harus mempunyai kualitas dan kuantitas yang baik untuk dapat membuahi ovum wanita. Jika pria mempunyai jumlah sperma yang sedikit, maka untuk mencapai kehamilan akan sulit.

Sebenarnya, ada beberapa faktor yang bisa berpengaruh terhadap ketidaksuburan pria yang bisa disebabkan oleh kelainan bawaan, ketidak seimbangan hormon, pembuluh darah di sekitar testis melebar, ataupun beberapa kondisi yang mampu menghalangi jalannya sperma untuk sampai ke bagian ovum.

Bebrapa faktor gaya hidup juga dapat mempengaruhi kesuburan pria, seperti terlalu banyak berolahraga, stres, obesitas, merokok, minum minuman beralkohol, penggunaan obat terlarang, paparan racun dan bahaya lingkungan, dan temperatur panas pada testis yang dapat mempengaruhi produksi sperma.

Biasanya seorang pria akan sulit untuk mengetahui bahwa dirinya mengalami ketidaksuburban sampai ia menyadari bahwa dirinya sulit mempunyai anak. Faktor gaya hidup dan juga kondisi fisik dapat mempengaruhi ketidaksuburban seorang pria.

Adapun tanda dari seorang pria yang mempunyai masalah kesuburan, di antaranya:

  • Adanya masalah terhadap fungsional seksual, sebagai contoh misalkan seorang pria yang merasa sulit untuk mencapai ejakulasi, volume cairan sperma yang sangat sedikit, kurangnya keinginan untuk berhubungan seksual, atau kesulitan untuk mempertahankan ereksi.
  • Nyeri, bengkak, atau terdapat benjolan di sekitaran testis.
  • Infeksi saluran pernafasan yang berulang.
  • Ketidakmampuan untuk mencium bau.
  • Pertumbuhan payudara yang tidak normal.
  • Menurunnya jumlah rambut, atau pada bagian tubuh lainnya, serta adanya tanda-tanda lain dari kelainan kromosom
  • Mengeluarkan sperma dengan jumlah yang sangat sedikit jika dibandingkan dengan jumlah sperma normal atau kurang dari 15 juta sperma per milimiter semen (cairan yang mengandung sperma) atau jumlah sperma total kurang 39 juta setiap ejakulasi. 

Mengetahui ketidaksuburban mungkin akan sangat sulit untuk dilihat. Ketika ejukulasi, biasanya sperma yang keluar akan terlihat sangat normal, sehingga pria akan sulit untuk mengetahui dirinya mengalami masalah kesuburan atau tidak dengan hanya melihat cairan sperma. Oleh karena itu, Anda harus memeriksa ke dokter untuk mengetahui secara pasti apakah terdapat masalah kesuburan atau tidak. Dokter akan melakukan analisis pada cairan sperma untuk mengetahui kuantitas dan kualitas sperma.  

Bagi pria yang mengalami masalah kesuburan karena kadar hormon yang tidak normal, biasanya dokter akan menyarankan untuk terapi hormon. Pada pria yang mengalami ketidaksuburan ringan, inseminasi buatan atau teknik reproduksi yang dibantu, seperti bayi tabung, masih memungkinkan untuk mengatasinya.

Semoga bermanfaat.

By: Babyologist Editor.

Yuk download aplikasi Babyo di Android & iOS dan bergabung dengan ribuan Moms lainnya untuk saling berbagi cerita dan mendapatkan rewards! You really don't want to miss out!

486 Babyologist Indonesia

Comments

Related Stories

LATEST POSTS

Babyo Hati ke Hati : Juni 2020

Hi Moms, yuk simak Babyo Hati ke Hati edisi Juni berikut ini!

Babyo Hati ke Hati Ed#1

Hai Moms! Yuk simak Babyo Hati ke Hati edisi pertama dari Chief Editor Babyo.

Hal yang Harus Diperhatikan sebelum Membeli Food Processor?

Apa aja sih yang perlu diperhatikan sebelum membeli food processor? Fungsinya, kapasitasnya, atau harganya?

FAQ - Babyo Story, Points, dan Babyo App

"Kok, artikelku lama banget di-publish-nya, sih?" Mau tahu alasannya? Yuk temukan di sini!

Kata Mertua VS Fakta

Perbedaan pendapat dengan mertua seringkali memicu ketegangan dalam rumah tangga.

Kamu Orang Tua Baru? Udah Tahu soal yang Satu Ini Belum?

Betulkah bayi yang menangis menjerit-jerit itu karena ia merasa lapar?

Hamil dan Bingung Harus Bagaimana?

Babyologist hadir sebagai social media platform untuk memberikan dukungan masa kehamilan & parenting.

Babyo App: Cara Share Story - Weekly Topic

Sekarang, Moms bisa menulis artikel “Weekly Topic” di Babyo App, lho! Simak di sini caranya!

Babyo App: Cara Share Story

Siapa yang suka share pengalaman di Babyo? Sekarang Share Story bisa dilakukan lewat Babyo App lho!

Babyo App: Cara Share Moment

Kini share moment lebih mudah dengan Babyo App. Yuk ikuti langkahnya di sini!

Apakah Ada Efek Samping dalam Menggunakan Pil KB?

Tahukah Moms, bahwa ternyata ketika menggunakan Pil KB akan menimbulkan efek samping?

Kapan Nano Punya Adik?

Tidak terasa sebentar lagi usia Nano 2 tahun, kira-kira kapan Nano akan punya seorang adik? Yuk, simak jawaban mom Lysa.

What To Bring While Traveling With 4 month Baby?

Tentunya setiap ibu ingin travelling bersama sang buah hati. Apa yang perlu dibawa saat travelling bersama si Kecil?

Ketidakcocokan Rh Selama Kehamilan

Ternyata ketidakcocokan Rh juga dapat berpengaruh sampai keguguran loh Moms, berikut informasi lengkapnya.

Pentingnya Asupan Bebas Gluten Bagi Kesuburan Pria dan Wanita

Jumlah gluten pada tubuh ternyata dapat mempenggaruhi berbagai hal loh Moms, yuk simak informasi selengkapnya.

Packing Essential Saat Liburan Bersama si Kecil

Tentunya setiap keluarga ingin pergi berlibur bersama anaknya, karena itu perlu disiapkan barang bawaan yang diperlukan.

Pengertian, Penyebab, Gejala, dan Pengobatan Kanker Tenggorokan

Kanker tenggorokan didefinisikan sebagai tumor ganas di faring, laring, atau amandel.

Bisakah Seorang Wanita Berovulasi Lebih Dari Satu Kali Per Siklus?

Apakah moms mengetahui bagaimana seorang wanita berovulasi dan akhirnya mengalami pembuahan? Yuk, simak informasinya!

Ide Bermain Anak - Pattern Game

Masih banyak barang bekas yang bisa dikreasikan untuk jadi mainan si Kecil loh Moms! Yuk, coba permainan berikut.

Apa itu Sindrom Down?

Apakah Moms pernah mendengar tentang sindrom down? Apa jenis, penyebab sindrom down dan bagaimana efeknya?