Categories

Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Penyebab Kulit Tampak Lebih Berminyak atau Kering Sejak Mengandung

FEEDING  |  HEALTH TIPS  |  MOM STYLE  |  PREGNANCY  |  24 Apr '19

Dermatolog Sandra Johnson mengatakan bahwa ada tiga faktor terpenting mengapa kondisi kulit ibu hamil dan menyusui berubah drastis. Perubahan hormon yang drastis, stres dan kelelahan dapat membuat kulit Moms berjerawat atau kering. Bahkan beberapa ibu yang memiliki kulit jernih sempurna selama kehamilan akan berjerawat di bulan-bulan pertama setelah melahirkan.

Masalah terbesar bagi para ibu yang baru saja melahirkan adalah tidak sempat merawat kulit karena sedang sibuk merawat bayi baru lahir. Oleh karena itu, Moms mungkin memerlukan perawatan kulit yang sederhana dan singkat. Moms mungkin ingin mencoba pembersih dan pelembap baru yang mengandung formula ringan. Moms juga bisa menggunakan lotion atau krim yang mengandung asam laktat 12% sebagai exfoliant yang Moms pakai sesekali.

Jika Moms memiliki masalah dengan jerawat, tetaplah menggunakan kosmetik bebas minyak. Formula kosmetik yang lebih berat dapat menyumbat pori-pori dan berkontribusi menambah masalah kulit lainnya.

Dehidrasi juga dapat menjadi penyebab kulit kering dan bersisik. Agar kulit tetap lembap, minumlah air putih setidaknya delapan gelas per hari. Moms juga bisa menghindari dehidrasi sekaligus kulit kering dengan mengurangi frekuensi terpapar sinar matahari. Sinar ultraviolet dapat menyebabkan ruam-ruam merah pada kulit. Gunakan tabir surya dan pakaian tertutup serta topi ketika bepergian.

Kulit kering saat hamil juga dapat disebabkan karena kurangnya asupan makanan bergizi. Vitamin dan antioksidan pada buah dan sayur dapat meminimalkan kondisi kulit kering dan bersisik. Sayuran yang baik untuk kulit di antaranya adalah sawi hijau, bayam, kacang panjang dan brokoli. Sementara itu, buah yang baik untuk kesehatan kulit di antaranya adalah apel, jeruk, kiwi dan stroberi.

Hal lain yang perlu dipertimbangkan, kulit kering dapat menjadi gejala tiroid yang kurang aktif. Kondisi ini mempengaruhi sekitar 2 hingga 5% ibu baru pada tahun setelah melahirkan. Untuk mengetahui apakah Moms memiliki kondisi ini, sampaikan kepada dokter agar dokter dapat melakukan tes darah.

 

Semoga bermanfaat.

By: Babyologist

Copyright by Babyologist

95 Babyologist Indonesia

Comments

Related Stories