Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Penyebab Gangguan Motorik Kasar Pada Bayi Baru Lahir Hingga 1 Tahun

BABY  |  GROWTH & DEVELOPMENT  |  28 Jul '19


Lima tahun pertama kehidupan seorang manusia merupakan masa pertumbuhan emas. Pada masa-masa ini, sistem tubuh mengalami perkembangan pesat untuk mendukung kehidupannya di masa depan. Perkembangan sistem tubuh yang pesat ini tak terkecuali terjadi pula pada sistem motorik. Namun, beberapa faktor dapat menghambat perkembangan motorik ini. Artikel ini membahas penyebab gangguan motorik, khususnya motorik kasar, pada bayi baru lahir hingga satu tahun.

Tonggak perkembangan motorik kasar bayi baru lahir hingga usia 1 tahun

Selalu perhatikan tonggak perkembangan si Kecil agar dapat mendeteksi sejak dini masalah perkembangan termasuk perkembangan motorik kasar. Berikut ini beberapa tanda-tanda bahaya (red flags) gangguan perkembangan motorik kasar pada bayi baru lahir hingga usia satu tahun:

1. Saat usia dua bulan, si Kecil belum tampak dapat mengangkat kepala dan dada sambil tengkurap.

2. Saat usia empat bulan, si Kecil belum tampak dapat berguling dari tengkurap ke telentang, menopang dengan pergelangan tangan dan siku saat posisi tengkurap.

3. Saat usia enam bulan, si Kecil belum tampak dapat berguling dari posisi telentang ke tengkurap, duduk tanpa bantuan.

4. Saat usia sembilan bulan, si Kecil belum tampak dapat menarik diri untuk berdiri, berubah posisi dari berbaring ke duduk, merangkak.

5. Saat usia 12 bulan, si Kecil belum tampak dapat berjalan dan berdiri tanpa bantuan.

Tentu saja, banyak anak tumbuh normal dan sehat walaupun mereka tidak mengikuti jadwal tonggak perkembangan tersebut baik lebih cepat maupun lebih lambat daripada jadwal. Meski demikian, penting bagi Moms untuk waspada terhadap adanya tanda-tanda keterlambatan. Konsultasikan setiap tonggak perkembangan si Kecil ke dokter. Dokter anak akan memeriksa otot-otot si Kecil dan melihat cara dia bergerak untuk mendiagnosis apakah ada masalah atau tidak dengan perkembangannya. Dokter anak juga akan bertanya kepada Moms tentang apa yang Moms ketahui tentang hal-hal yang dilakukan atau tidak dilakukan si Kecil di rumah.

Penyebab gangguan motorik kasar bayi baru lahir hingga usia 1 tahun

Beberapa anak baru mencapai tonggak perkembangan keterampilan motorik kasar di kemudian hari dan ini adalah hal yang normal. Tidak diketahui penyebab pasti gangguan ini. Namun, apabila keterlambatan keterampilan motorik kasar disebabkan oleh masalah medis, ada beberapa penyebab di antaranya:

1. Kelahiran prematur yang dapat menyebabkan otot berkembang lebih lambat

2. Perdarahan intraventrikular saat dilahirkan

3. Attention deficit hyperactivity disorder (ADHD)

4. Gangguan genetik seperti Sindrom Down

6. Gangguan neuormuskuler (saraf dan otot) seperti cerebral palsy atau distrofi otot

7. Masalah perkembangan seperti autisme

8. Gangguan belajar matematika dan membaca

9. Hipotiroidisme, biasanya terjadi pada anak yang sudah berusia lebih tua

Faktor lingkungan sebagai penyebab gangguan motorik kasar bayi

Di Indonesia, gangguan perkembangan pada anak sering dikaitkan dengan faktor lingkungan. Anak yang lahir di keluarga miskin dan kurang mempunyai wawasan tentang proses tumbuh kembang diketahui lebih rentan terhadap gangguan perkembangan. Menurut penelitian, sebanyak 29,3% anak desa mengalami keterlambatan perkembangan motorik. Kasus tersebut ditemukan dalam persentase yang lebih kecil yaitu 18,7% di perkotaan.

Tambahan pula, keluarga yang berpenghasilan rendah cenderung memiliki anak dengan perkembangan terlambat. Mereka kurang mampu menyediakan makanan dengan gizi cukup dan sarana alat bantu stimulasi yang sangat dibutuhkan untuk mengembangkan keterampilan motorik. Selain gangguan perkembangan motorik, kurangnya asupan makanan bergizi pada balita usia 6-12 bulan dapat menyebabkan gangguan perkembangan mental, gangguan pertumbuhan badan, dan timbulnya berbagai jenis penyakit.

Kurangnya stimulasi sebagai faktor penyebab gangguan motorik kasar

Satu faktor penyebab gangguan motorik kasar pada bayi baru lahir hingga usia satu tahun adalah kurangnya stimulasi. Tidak rutin membawa bayi ke posyandu terdekat juga bisa menjadi faktor lingkungan penyebab gangguan motorik kasar. Sang Ibu jadi kurang mengerti perkembangan anaknya dan anak tidak segera mendapatkan penanganan apabila diduga mengalami gangguan perkembangan.

Bayi yang sering digendong atau diletakkan di baby walker juga kurang mendapatkan stimulasi untuk belajar mengendalikan tubuhnya misalnya untuk berdiri, berjalan, dan berlari. Untuk mencegah hal ini, latihlah si Kecil setiap hari dan terapkan dalam aktivitas sehari-hari.

Yuk download aplikasi Babyo di Android & iOS dan bergabung dengan ribuan Moms lainnya untuk saling berbagi cerita dan mendapatkan rewards! You really don't want to miss out!

389 Babyologist Indonesia

Comments

Related Stories

LATEST POSTS

Growth Spurt : Debay Tumbuh Pesat dalam Hitungan Hari

Si Kecil tiba-tiba rewel, sering lapar, dan jam tidur berubah-ubah? Tenang Moms, bisa jadi si Kecil sedang mengalami growth spurt.

Jangan Lewatkan Fase Merangkak Bayi

Kenapa merangkak itu penting? Yuk simak berikut ini.

Bermain dan Belajar dengan Busy Book dari Fox and Bunny

Moms sedang mencari kegiatan untuk si Kecil selama #dirumahaja? Busy Book yang satu ini bisa jadi pilihan.

Stimulasi Motorik Halus pada Bayi 0-3 Bulan

Aktivitas apa saja yang bisa kita lakukan dengan bayi usia 0-3 bulan? Simak berikut ini!

Mengenal Pertumbuhan Tangan si Kecil

Bagaimana perkembangan tangan bayi sesuai dengan tonggak perkembangan yang seharusnya?

Benarkah Sering Mendengarkan Musik Klasik Dapat Membuat Bayi Lebih Pintar?

Kegiatan mendengarkan musik bersama si Kecil dapat menstimulasi indra pendengarannya.

Moms, Ini 10 Cara Menstimulasi Indra Penglihatan Si Kecil

Untuk membantunya merangsang penglihatan si Kecil di tahun pertamanya, Moms bisa melakukan beberapa hal berikut ini

10 Cara Menstimulasi Indra Pendengaran si Kecil

Bagaimana cara menstimulasi indra pendengaran si Kecil?

Benarkah Bayi Dilahirkan Bisa Berenang?

Bayi memang memiliki kemampuan alami untuk berenang, tetapi tentu saja dia membutuhkan bantuan Moms.

Si Kecil Suka Memasukkan Ponsel ke dalam Mulutnya, Amankah?

Ada masanya seorang bayi suka memasukkan berbagai benda ke mulutnya, salah satu contohnya adalah ponsel.

Moms, Inilah Beragam Manfaat Senam Bayi Bagi Tumbuh Kembang si Kecil

Melatih otot-otot besar si Kecil ketika dia baru saja dilahirkan akan mendukung pertumbuhan keterampilan motorik kasar

5 Hal yang Harus Ada pada Mainan Bayi Usia 0-6 Bulan

Mainan adalah sarana yang tepat untuk diberikan kepada bayi sebagai langkah menjelajahi lingkungan barunya.

5 Manfaat Kelas Musik dan Sensorik Bayi

Memasukkan si Kecil ke kelas musik banyak sekali manfaatnya loh Moms. Apa saja manfaatnya?

Kelas Musik Efektif Stimulasi Perkembangan Si Kecil

Kelas yang paling bermanfaat untuk menstimulasi perkembangan bayi adalah kelas musik. Mengapa demikian?

Aktivitas Sensorik untuk Mendorong Indera Penglihatan, Peraba & Pendengaran

Aktivitas apa saja yang bisa mendukung perkembangan sensorik penglihatan, peraba dan pendengaran bayi?

3 Pertanyaan Populer tentang Indra Pengecapan Bayi

Apabila Moms & Dads adalah orang tua baru, tentu akan ada banyak pertanyaan seputar perkembangan si Kecil.

Pada Usia Berapa Anak Bisa Bicara?

Sebelum dapat mengatakan sepatah kata, si Kecil akan berkomunikasi melalui tangisan dan tawa.

Tahap Perkembangan Penglihatan Bayi 0-1 Tahun

1 bulan setelah kelahiran bayi, pendengaran sudah stabil, tetapi perkembangan penglihatan membutuhkan waktu lama Moms.

Berenang Dapat Membantu Perkembangan Anak

Apakah Moms tahu bahwa berenang memiliki banyak manfaat untuk si Kecil? Yuk, simak informasi lengkapnya!

Happy Tummy Time

Apakah Moms sudah melakukan tummy time untuk si Kecil? Tummy time dapat memperkuat leher, otot kepala dan bahu si Kecil loh!