Categories

Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Penyebab Darah Haid Bercampur Lendir yang Berbahaya

OTHERS  |  20 Jun '18

Selama siklus haid berlangsung, kerap kali para wanita akan melihat adanya lendir yang bercampur dengan darah haid dengan kurun waktu yang cukup konsisten, namun lendir yang keluar tersebut tidak memiliki aroma bau yang menyengat. Apakah Moms tahu penyebab utama keluarnya lendir saat menstruasi yang bercampur dengan darah? Hal ini disebabkan oleh kelenjar serviks yang mana memiliki fungsi guna menjaga kebersihan area kewanitaan dan melembabkannya. Meskipun demikian, lendir yang keluar bersamaan dengan darah haid memiliki jumlah yang banyak serta menimbulkan aroma bau merupakan indeks adanya hal yang tidak baik dengan kondisi tubuh Anda. Dengan begitu Anda harus mewaspadai ketika lendir yang bercampur dengan darah haid ini mengeluarkan aroma bau yang tidak sedap.

Penyebab Darah Haid Bercampur Lendir yang Harus di Waspadai

Ovulasi

Ovulasi sendiri adalah salah satu bentuk proses yang akan terjadi ketika periode menstruasi tiba, hal ini karena adanya pelepasan sel telur yang berasal dari folikel, dimana sel telur tersebut dinyatakan sudah matang ketika berada di dalam ovarium. Guna mendorong proses pelepasan tersebut, bagian kelenjar pituitary dipastikan mampu mengeluarkan sejumlah hormone luteinzing dalam jumlah yang cukup banyak yang mana mampu membuat bagian kadar hormon esterogen juga progesterone meningkat. Penting Anda ketahui, umumnya para wanita mampu menghasilkan lendir disetiap periode menstruasi dengan tekstur lendir yang cukup berair.

Bakteri Vaginosis

Penyebab lain keluarnya lendir yang bercampur dengan darah haid yaitu bisa juga dikarenakan adanya infeksi terhadap bakteri vaginosis yang mana merupakan salah satu bentuk faktor utama terinfeksinya bagian darah. Kondisi ini merupakan salah satu bentuk atau penyebab terjadinya keseimbangan normal bakteri di dalam vagina menjadi terganggu.

Infeksi Ragi Vagina

Infeksi ragi vagina umumnya terjadi karena adanya pertumbuhan jamur berlebih, dan jamur tersebut dinamai dengan jamur candida. Ketika jamur candida tumbuh secara berlebih, maka kondisi ini bisa menyebabkan keputihan yang tebal, bahkan teksturnya akan terlihat menyerupai keju cair ketika Anda menstruasi. Infeksi ragi vagina ini juga bisa menyebabkan rasa gatal di area kewanitaan, muncul sensasi terbakar, rasa nyeri ketika Anda buang air kecil, bahkan Anda akan merasakan nyeri ketika melakukan hubungan suami istri, kondisi ini jelas sangat berbahaya untuk kesehatan vagina Anda dan harus segera di atasi dengan baik. Kondisi infeksi ragi bagina ini umumnya di sebabkan oleh beberapa faktor, diantaranya seperti kurangnya waktu istirahat, stress yang berlebihan, terlalu banyak mengkonsumsi makanan yang manis, gejala darah tinggi, HIV/AIDS, kadar diabetes yang tidak terkontrol dengan baik, dan beberapa hal lainnya.

 

Semoga bermanfaat.

By: Babyologist Editor

7570 Babyologist Indonesia

Comments

Related Stories

LATEST POSTS

Pengertian, Penyebab, Gejala, dan Pengobatan Kanker Tenggorokan

Kanker tenggorokan didefinisikan sebagai tumor ganas di faring, laring, atau amandel.

Bisakah Seorang Wanita Berovulasi Lebih Dari Satu Kali Per Siklus?

Apakah moms mengetahui bagaimana seorang wanita berovulasi dan akhirnya mengalami pembuahan? Yuk, simak informasinya!

Ide Bermain Anak - Pattern Game

Masih banyak barang bekas yang bisa dikreasikan untuk jadi mainan si Kecil loh Moms! Yuk, coba permainan berikut.

Apa itu Sindrom Down?

Apakah Moms pernah mendengar tentang sindrom down? Apa jenis, penyebab sindrom down dan bagaimana efeknya?

Cara Membuat Bubur Beras Merah dengan Ayam, Kimchi, dan Jamur

Bubur, bisa digunakan untuk segala hidangan, termasuk hidangan untuk si Kecil loh Moms! Yuk, simak resep berikut.

Tips Menurunkan Berat Badan Pada Ibu Menyusui

Hi Moms, apakah baru saja melahirkan si Kecil dan ingin menurunkan berat badan? Bagaimana cara yang baik?

Mengatasi Baby Blues Pasca Lahiran, Ini dia Tipsnya!

Apakah Moms mengalami depresi pasca melahirkan atau baby blues? Yuk, simak tips menghadapinya ala mom Nadira.

Penyebab Penebalan Dinding Rahim yang Jarang Diketahui

Apakah Moms mengetahui bagaimana dinding rahim menjadi lebih tebal? Apakah yang akan terjadi jika dinding rahim tebal?

Breastfeeding Gear, Buy or No?

Bingung menyiapkan perlengkapan menyusui untuk si kecil Moms? Yuk, simak pengalaman mom Indah berikut.

Exclusive Privilege: BRANDS Saripati Ayam

Get a chance to try and feel the difference during pregnancy/breastfeeding with BRANDS Saripati Ayam.

Ini Gejala-gejala Turun Berok yang Dapat Terjadi pada Siapa Saja

Apakah Moms mengetahui bahwa turun berok bisa terjadi pada orang dewasa bahkan anak-anak? Yuk, kenali gejalanya!

Tips Menghadapi Mom Shaming Saat Bersilaturahmi

Apakah Moms sering mendapatkan shaming dari Moms lain? Bagaimana cara menghadapinya? Yuk, simak tips ala Mom Maharani.

Ini Waktu yang Tepat Bagi Moms untuk Memulai Terapi Pijat Setelah Melahirkan

Apakah Moms baru melahirkan dan ingin melakukan terapi pijat? Yuk, simak waktu yang tepat melakukan terapi pijat.

Benarkah Ukuran Payudara Pengaruhi Produksi ASI?

Apakah ukuran payudara pengaruhi produksi ASI? Sebenarnya apa yang mempengaruhi produksi ASI seorang ibu?

Tips Traveling Menggunakan Pesawat Bersama si Kecil

Apakah Moms ingin mencoba travelling bersama si Kecil? Yuk, simak beberapa tips berdasarkan pengalaman mom Tara.

Tips Tamasya Bersama Anak

Tentunya kita sangat senang jika ingin berliburan bersama keluarga. Yuk, simak tips berikut agar perjalanan lancar.

Tips Family Travelling Bersama Balita

Liburan bersama keluarga adalah moment yang selalu ditunggu, yuk simak tips travelling ala mom Charisma.

Kapan Sebaiknya Hamil Anak Kedua?

Apakah Moms berencana untuk menambah anak? Sebenarnya berapa lama saat yang baik untuk menambah anak selanjutnya?

Ini Jenis dan Gejala Penyakit Radang Usus yang Perlu Diwaspadai

Apakah Moms mengalami beberapa gejala seperti demam, diare, nyeri perut, dll? Waspada radang usus Moms!

5 Gejala Awal Kanker Payudara

Apakah Moms memiliki beberapa gejala seperti gatal dan sakit serta kulit memerah pada area payudara? Waspada kanker!