Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Pentingnya Vaksin Cacar Air Pada Anak

HEALTH TIPS  |  03 Jan '18

Vaksin cacar air ini penting untuk dilakukan. Meskipun terlihat ringan, tetapi cacar air dapat menyebabkan kondisi yang lebih berat contohnya infeksi kulit, gangguan pernapasan, kerusakan otak, dan bahkan kematian. 

Virus cacar air dapat menyebar melalui kontak langsung dengan penderita cacar air dan melalui udara. Saat penderita cacar air batuk atau bersin, maka virus cacar air dapat menyebar melalui udara dan menular ke orang lain. 

Vaksin cacar air merupakan vaksin yang diberikan untuk mencegah virus varicella zoster yang menjadi penyebab penyakit cacar air. Vaksin ini terbuat dari virus yang sudah dilemahkan sehingga saat vaksin ini disuntikkan ke tubuh, sistem imunitas tubuh menjadi lebih baik dalam melawan virus varicella zoster.

Kapan sih waktunya vaksin cacar air?
Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) merekomendasikan pemberian vaksin cacar air pada usia diatas 12 bulan, dengan usia terbaik sebelum memasuki sekolah dasar.  Nah klo kemarin, calvin vaksin pas umur 12 bulan lewat 3 hari.. nah klo vaksin diberikan pada anak usia di atas 13 tahun, vaksin cacar air dapat diberikan sebanyak dua kali dengan jarak waktu pemberian sekitar 1 bulan.

Apa manfaat vaksin cacar air?
Meski vaksin cacar air dapat membuat imunitas tubuh lebih baik dalam melawan virus penyebab cacar air, bukan berarti seseorang yang telah melakukan vaksinasi menjadi sepenuhnya kebal terhadap virus ini.

Risiko terkena penyakit cacar air tetap ada, namun, risiko terkena penularan akan lebih kecil atau cenderung mengalami penyakit cacar air dengan tingkat yang lebih ringan. Ini ditandai dengan munculnya ruam atau bintik yang lebih sedikit, lebih cepat sembuh, atau tidak mengalami demam saat infeksi cacar air terjadi.

Selain itu, pemberian vaksinasi cacar air juga bermanfaat dalam mencegah terjadinya komplikasi yang lebih berbahaya akibat infeksi varicella seperti:

  • Munculnya bekas luka atau jaringan parut
  • Selulitis atau infeksi bakteri pada kulit
  • Pneumonia
  • Ensefalitis atau radang otak
  • Reaktivasi virus varicella yang menyebabkan herpes zoster 
  • Gangguan perdarahan hingga sepsis.

Apakah ada efek samping dari vaksin cacar air?
Timbulnya rasa sakit pada sekitar lengan lokasi suntikan vaksin, demam ringan, sakit kepala, batuk, hidung tersumbat, nyeri otot, mual, muntah, sakit perut diare atau kesulitan tidur, kejang.

Bagi anak-anak yang menderita penyakit kanker atau penyakit yang menyerang sistem kekebalan tubuh, baru saja menerima transfusi darah atau sedang dalam pengobatan juga sebaiknya berhati-hati menerima vaksin ini.  Selain itu, pada anak yang pernah mengalami alergi pada saat vaksinasi sebelumnya, pemberian vaksin harus lebih waspada.  Inilah pentingnya menyampaikan riwayat kesehatan anak pada dokter anak sebelum dilakukannya vaksinasi.

Konsultasi dengan dokter mengenai saat yang tepat memberikan vaksin cacar air pada anak. Kalau memang kondisinya oke untuk di vaksin, sebaiknya segera dilakukan, untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan.

By: Felicia Denisa 

BACA JUGA: Resiko ISK Pada Bayi Tidak Sunat

161 Felicia denisa Send Message to Writer

Related Stories