Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Pentingnya Imunisasi Polio

HEALTH TIPS  |  08 May '17

Polio adalah sebuah kondisi medis yang sangat serius dan bisa menyebabkan akibat yang fatal untuk penderita. Penyakit polio disebabkan oleh sebuah virus polio. Ketika tubuh terkena infeksi dari virus polio maka akan menyebabkan infeksi pada usus. Setelah itu infeksi akan menjalar ke bagian sistem syaraf dan bisa menyebabkan kondisi penyakit seperti meningitis. Jika seseorang terkena virus polio maka bisa menyebabkan kematian dan cacat permanen seperti kelumpuhan.

Gejala ketika seseorang sudah terserang virus polio adalah seperti rasa lelah berlebihan pada kaki dan punggung serta nyeri hebat pada sendi dan otot.

Imunisasi polio merupakan vaksin yang digunakan untuk melindungi tubuh dari poliomyelitis atau infeksi polio, kondisi yang dapat membahayakan dan mengancam nyawa penderitanya. Setidaknya ada dua jenis imunisasi polio yang perlu anda ketahui dan wajib diberikan kepada anak.

  1. OPV atau imunisasi polio oral: merupakan poliovirus yang sudah dilemahkan. Diberikan sejak anak berusia 0-59 bulan.
  2. IPV atau imunisasi polio suntik: menggunakan poliovirus yang sudah dimatikan atau dinonaktifkan dan kemudian diberikan melalui suntikan. Diberikan empat kali pada saat anak berusia 2 bulan, 4 bulan, dan 6 hingga 18 bulan. Dosis penguat atau booster diberikan saat usia antara 4-6 tahun. 

Meskipun imunisasi polio merupakan hal yang wajib dilakukan agar anak terhindar dari polio, bukan berarti tanpa efek samping. IPV atau imunisasi polio suntik dapat menyebabkan kemerahan pada bagian yang disuntik. Anak juga dapat mengalami demam ringan. OPV atau imunisasi polio oral, yang diberikan melalui tetes mulut, dapat menyebabkan diare ringan tanpa demam. Tapi efek samping ini sangat jarang terjadi.

By: Corry Cecillia

Reference: Dr. dr. M. Tatang Puspanjono, Sp. A, M.Klinik Paed
Dokter Spesialis Anak

 

BACA JUGA: Pentingnya Imunisasi BCG untuk Bayi

351 Corry Cecillia Send Message to Writer