Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Pentingnya Mengetahui Pathway Persalinan Normal

OTHERS  |  19 Jan '18

Sebagian besar ibu menginginkan persalinan normal. Dan karena itu, penting untuk para ibu mengetahui sedikitnya tentang pathway persalinan normal. Meskipun tidak mengetahuinya secara mendalam, namun mengetahui garis-garis besarnya bisa membantu ibu untuk lebih siap dalam menghadapi persalinan. Ada juga sebagian ibu yang menginginkan persalinan caesar karena merasa takut akan rasa sakit yang harus dirasakan ketika proses melahirkan. Namun tentunya itu sah-sah saja tergantung kesiapan Moms sendiri.

Untuk ibu yang sudah beberapa kali melahirkan mungkin tidak akan lagi merasa tegang seperti saat pertama kali mengalaminya. Namun lain halnya bagi ibu yang baru pertama kali mengandung maka mendengar persalinan mungkin akan terasa sedikit menegangkan. Oleh karena itu, mengetahui seputar detik-detik menjelang persalinan bisa membantu ibu untuk merasa lebih siap dalam menghadapi persalinan nantinya. Berikut tahapan dalam proses melahirkan:

  1. Pembukaan Pada tahap ini disebut inpartu dimana keluar lendir yang bercampur darah. Ini disebabkan karena serviks yang mulai terbuka. Pada fase ini, serviks mulanya membuka secara lambat hingga pembukaan 3 cm. Ini bisa berlangsung hingga 8 jam lamanya. Selanjutnya pada 2 jam berikutnya pembukaan bertambah menjadi 4 cm, dan 2 jam selanjutnya 9 cm. Tibalah pada masa deselerasi dimana pembukaan menjadi 10 cm dalam 2 jam berikutnya. Ini berarti, pembukaan sudah sepenuhnya siap.

  2. Pengeluaran janin Pada proses ini, kepala janin perlahan akan mulai turun terlebih dahulu melewati panggul dan menyebabkan ibu berkeinginan untuk mengedan secara otomatis. Kepala janin kemudian mulai keluar melewati vulva dan diikuti dengan keluarnya seluruh badan bayi.

  3. Pasca melahirkan Proses pathway persalinan normal selanjutnya ialah dimana setelah bayi keluar maka kontraksi rahim sesaat berhenti. Namun kemudian akan disusul dengan terlepasnya plasenta dalam waktu 5 hingga 10 menit. Kemudian plasenta akan keluar dalam rentang wakti 15 hingga 30 menit. Pada proses selanjutnya maka dokter atau bidan akan melakukan pengawasan pada ibu untuk memperhatikan kondisi ibu untuk berjaga-jaga jika terjadi perdarahan post partum.


Secara garis besar, pathway pada proses persalinan dimulai pada usia kehamilan 37 -42 minggu. Kemudian akan muncul tanda-tanda partus dan dimulainya proses persalinan. Selanjutnya ibu akan melewati fase melahirkan seperti yang telah disebutkan diatas. Dimulai dengan kontraksi, pecahnya ketuban, pembukaan, proses pengeluaran bayi, pelepasan plasenta, pengawasan post partum, dan perawatan lanjutan.

Persalinan normal memiliki banyak manfaat. Salah satunya ialah proses penyembuhan luka yang lebih cepat. Namun pada kondisi tertentu memang ibu hamil dianjurkan untuk menghindari proses persalinan normal. Jadi, untuk memastikan aman tidaknya ibu untuk melahirkan dengan normal, tentunya harus berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu. Itulah informasi seputar pathway persalinan normal.

Semoga bermanfaat.

 

By: Babyologist Editor

BACA JUGA: Pentingnya Mengenali Ciri-Ciri Bayi Autis

238 Babyologist Editor Send Message to Writer

Related Stories