Categories

Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Pentingnya Mengenali Ciri-Ciri Bayi Autis

OTHERS  |  PARENTING  |  19 Jan '18

Autis sebenarnya bisa dikenali dari beberapa ciri yang umum ditunjukkan penderitanya saat dibawah usia 3 tahun. Jadi, dari usia tersebut orangtua sudah bisa memperhatikan dengan seksama jika anaknya menunjukkan ciri-ciri yang mengarah pada autisme. Dengan mengenali ciri-cirinya sejak dini maka penanganan bisa dilakukan lebih maksimal dan peluang anak untuk bisa hidup bersosialisasi dengan normal pun lebih tinggi.

Berikut ciri-ciri autisme pada bayi yang bisa dikenali:

  • Tidak merespon saat diajak bermain atau dipanggil namanya.
  • Sorotan mata cenderung kosong dan tidak fokus saat diajak berinteraksi.
  • Tidak pernah atau sangat jarang menunjukkan emosi misalnya tertawa atau tersenyum yang biasanya umum sudah bisa dilakukan bayi diusia 7-12 bulan.
  • Jarang atau sulit menggerakan anggota badan misalnya cenderung tidur terus selama beberapa jam dan terlihat tidak bergairah.
  • Bayi cenderung tempramen secara pasif diusia sekitar 6 bulan dan tingkat iritabilitasnya tinggi atau mudah terganggu. Misalnya gampang terganggu dengan suara bising, kondisi ramai,
  • Ciri-ciri bayi autis lainnya ialah tidak bisa fokus saat diajak bermain atau berbicara namun jika ia melihat suatu objek tertentu yang disukainya maka ia akan fokus dan terpukau pada objek tersebut.
  • Ketika memasuki usia 12 bulan, ciri-ciri autis semakin terlihat ditandai dengan adanya gangguan dalam berkomunikasi dan berinteraksi.
  • Pertumbuhan pada bayi autis pada usia 0-12 bulan biasanya tidak begitu berbeda dengan anak lainnya. Namun ketika memasuki usia 12-24 bulan perkembangannya semakin melambat dimana mereka mengalami kesulitan dalam berbicara, dan bahkan ada kasus dimana bayi sama sekali tidak bisa berbicara. 

Untuk membantu orangtua mengenali berbagai ciri adanya gejala autis pada bayi sebaiknya mencari tahu terlebih dahulu perkembangan motorik anak pada umumnya. Sebenarnya cukup sulit untuk mendeteksi autis saat anak masih bayi atau dibawah usia 1 tahun karena bisa saja yang terjadi bukanlah indikasi autisme melainkan keterlambatan tumbuh kembang. Jika ciri-ciri bayi autis yang terlihat ternyata memang benar merupakan gangguan autisme maka dokter akan melakukan penanganan sesuai dengan kondisi bayi. Meskipun autisme tidak bisa disembuhkan 100% namun dengan penanganan berupa terapi maupun obat yang dianjurkan dokter maka akan membantu meningkatkan kemampuan anak nantinya dalam berinteraksi dan berkomunikasi.

 

Semoga bermanfaat.

 

By: Babyologist Editor

5408 Babyologist Indonesia

Comments

Related Stories

LATEST POSTS

Tips Mengatasi Mommy Shaming

Apa yang harus dilakukan jika Moms menjadi korban Mommy shaming? Yuk simak tips berikut ini!

Apa Itu Co-Parenting?

Moms pernah mendengar istilah co-parenting? Yuk simak penjelasannya lebih dalam berikut ini

Merayakan Ultah Anak dengan Minimal Budget dan Hasil Maksimal

Merayakan ulang tahun anak dengan maksimal juga bisa dilakukan dengan budget terbatas lho Moms!

Tips agar si Kecil Mau Sikat Gigi

Apakah si Kecil termasuk anak yang susah untuk diajak sikat gigi? Yuk coba ikuti tips dari Mom Rae berikut ini.

Hentikan Kebiasaan Membandingkan Perkembangan si Kecil

Mungkin banyak dari Moms yang melakukan kebiasaan ini, namun ternyata membandingkan anak itu tidak baik lho Moms.

Bagaimana Agar Tidak Merasa Bersalah Meninggalkan Anak Untuk Bekerja?

Untuk mengurangi rasa bersalah kepada anak ketika ditinggal bekerja ada tipsnya berikut ini

5 Mitos tentang Mutisme Selektif

Apa itu gangguan Mutisme Selektif? Adakah kaitannya dengan autisme? Simak penjelasannya berikut ini.

Lakukan Hal Ini Ketika si Kecil Tidak Ingin Ditinggal

Jika si Kecil menunjukkan tanda-tanda memasuki masa separation anxiety, coba atasi dengan melakukan hal ini.

Tips Hadapi Separation Anxiety pada Bayi

Si Kecil rewel Moms? Mungkin karena separation anxiety? Begini nih Moms cara atasinya

Tips Rumah Aman untuk si Kecil

Waspadai benda-benda di rumah yang dapat membahayakan si Kecil. Berikut tips rumah aman bagi si Kecil.

Bagaimana Jika Anak Dilabeli Nakal?

Bagaimana mengatasi anak yang dicap nakal oleh orang lain? Berikut cara mengatasinya ala Mom Fara

Tips Aman Meninggalkan Anak dengan Pengasuh

Meninggalkan anak dengan pengasuh membuat hati tidak tenang ya Moms. Berikut tips aman meninggalkan anak dengan pengasuh ala Mom Intan

Pengaruh Perilaku Orang Tua Terhadap Perkembangan Anak

Tumbuh kembang anak dipengaruhi oleh berbagai macam hal, terutama oleh perilaku kita sebagai orang tua Moms.

Efek Psikologis Perceraian pada Anak

Tak hanya dirasakan oleh pasangan suami istri, ternyata perceraian juga memiliki dampak yang kuat terhadap anak.

Trik Agar si Kecil Mau Menggosok Gigi

Bagaimana caranya agar Si Kecil mau dan suka menggosok gigi? Yuk simak tips dari Mom Sarah berikut ini.

Normalkah Kalau Anak Tidak Bisa Diam?

Apa si Kecil susah diam? Bisa jadi hal tersebut menandakan bahwa ia adalah seorang anak yang hiperaktif.

Manfaat Membacakan Buku Sejak Bayi

Membaca buku sangat penting diperkenalkan pada si Kecil sejak usia dini. Apa saja manfaat dari membacakan buku untuknya?

Pentingnya Membiarkan Bayi Menjalani Fase Oral

Apa yang harus Moms lakukan saat si Kecil suka memasukkan benda apapun ke dalam mulutnya? Mom Kristiani membagikan tipsnya berikut ini.

Aktivitas yang Membahayakan Kepala Balita

Di masa transisinya, si Kecil terlihat senang membenturkan kepalanya. Di masa transisinya, si Kecil terlihat senang membenturkan kepalanya. Apa [...]

Tips Hadapi Anak Separation Anxiety

Ternyata anak memiliki rasa cemas yang akan timbul jika ditinggalkan oleh Moms yang dikenal dengan separation anxiety. Bagaimana cara mengatasinya?