THE DAILY

Manfaat Buah Rambutan untuk Ibu Hamil Manfaat Buah Rambutan untuk Ibu Hamil
21 Aug '18

Produk yang Tidak Boleh Dipakai Saat Hamil Produk yang Tidak Boleh Dipakai Saat Hamil
21 Aug '18

Perawatan Alami untuk Diare Saat Menyusui Perawatan Alami untuk Diare Saat Menyusui
21 Aug '18

Review Peralatan MPASI Ala Mommy Anaya Review Peralatan MPASI Ala Mommy Anaya
21 Aug '18

Makanan yang Terbukti Mencerdaskan Anak Makanan yang Terbukti Mencerdaskan Anak
21 Aug '18

Fakta Dan Mitos Kanker Serviks Fakta Dan Mitos Kanker Serviks
21 Aug '18

Mengatasi Bapil Anak Dengan Resep Perawatan Rumahan Mengatasi Bapil Anak Dengan Resep Perawatan Rumahan
21 Aug '18

Tanda-Tanda Bayi Tidak Memperoleh ASI yang Cukup Tanda-Tanda Bayi Tidak Memperoleh ASI yang Cukup
21 Aug '18

Pentingkah UV Sterilizer? Pentingkah UV Sterilizer?
21 Aug '18

Apa Bedanya Open dan Closed System Pada Pompa ASI? Apa Bedanya Open dan Closed System Pada Pompa ASI?
20 Aug '18

Kapan Penggunaan Kompres Panas dan Kompres Dingin? Kapan Penggunaan Kompres Panas dan Kompres Dingin?
20 Aug '18

Penggunaan Shooting Organics by Mom Mega Penggunaan Shooting Organics by Mom Mega
20 Aug '18

Mayonaise dari Telur Mentah, Amankah untuk Ibu Hamil? Mayonaise dari Telur Mentah, Amankah untuk Ibu Hamil?
20 Aug '18

Jangan Berhentikan ASI Hanya Karena Sibuk Bekerja Jangan Berhentikan ASI Hanya Karena Sibuk Bekerja
20 Aug '18

Bagaimana Cara Mengajarkan Membaca Si Kecil Versi Mom Rizky Bagaimana Cara Mengajarkan Membaca Si Kecil Versi Mom Rizky
20 Aug '18

Bermain dengan Spider Trap versi Mom Titik Bermain dengan Spider Trap versi Mom Titik
20 Aug '18

Makanan Pemicu Diare Makanan Pemicu Diare
20 Aug '18

Kunyit: Baik atau Tidak untuk Ibu Hamil? Kunyit: Baik atau Tidak untuk Ibu Hamil?
20 Aug '18

Pentingnya Nutrisi Makro dan Mikro untuk Kecerdasan Otak Pentingnya Nutrisi Makro dan Mikro untuk Kecerdasan Otak
20 Aug '18

Stroller yang Tahan Sepanjang Masa Stroller yang Tahan Sepanjang Masa
20 Aug '18

Tips Belajar Jalan Ala Mom Chriesty Tips Belajar Jalan Ala Mom Chriesty
20 Aug '18

Kapan MPASI Tunggal Diberikan? Kapan MPASI Tunggal Diberikan?
20 Aug '18

Hati-hati Diare pada Si Kecil Hati-hati Diare pada Si Kecil
20 Aug '18

Penyebab Kanker Serviks pada Perempuan Penyebab Kanker Serviks pada Perempuan
20 Aug '18

Kandungan Singkong Bermanfaat Bagi Ibu Hamil Kandungan Singkong Bermanfaat Bagi Ibu Hamil
20 Aug '18

Jenis Imunisasi untuk Bayi Baru Lahir Jenis Imunisasi untuk Bayi Baru Lahir
19 Aug '18

Menyusui Mengurangi Ancaman Kanker Payudara Menyusui Mengurangi Ancaman Kanker Payudara
19 Aug '18

Inilah Manfaat Asam Folat untuk Program Hamil Inilah Manfaat Asam Folat untuk Program Hamil
19 Aug '18

Pentingnya Tes Pap Smear Pentingnya Tes Pap Smear
19 Aug '18

Menyusui Membantu Anak-Anak Menumbuhkan Bakteri Usus Baik Menyusui Membantu Anak-Anak Menumbuhkan Bakteri Usus Baik
19 Aug '18

READ MORE

Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Penggunaan Bengkung Pasca Melahirkan

MOM STYLE  |  14 Jun '18

Banyak sekali dari wanita yang mengeluhkan perut yang kendor atau buncit, tidak hanya para Moms yang telah melewati masa persalinan, namun para wanita muda pun tentunya tak ingin mengalami hal itu. Maka dari itu banyak yang melakukan berbagai cara untuk memperoleh perut langsing yang diinginkan. Mulai dari mengonsumsi obat pelangsing, penggunaan berbagai macam korset, bahkan berolahraga rutin.

Seperti yang telah para ibu ketahui bahwa penggunaan bengkung itu dipercaya dapat mengembalikan kendornya perut pasca melahirkan. Namum dari berbagai analisis para Mom, ada yang menyebutkan bahwa penggunaan bengkung itu tidak efektif, ada juga yang bilang bahwa sangat membantu untuk mengembalikan perut pada kondisi seperti semula. 

Mengenal Bengkung dan Manfaatnya

Bengkung adalah sebuah kain panjang yang panjangnya sekitar 10 meter, digunakan khusus untuk menjaga perut ibu pasca melahirkan. Bengkung ini membantu untuk menjaga posisi tubuh ibu saat menyusui dan bisa juga sebagai Pereda nyeri pada punggung. Penggunaannya dimulai setelah 40 hari pasca melahirkan dan saat-saat menyusui.

Bengkung juga dipercaya dapat memulihkan luka pasca melahirkan, makanya sejak dulu bengkung digunakan oleh para ibu. Karena pada dasarnya manfaat dari bengkungialah untuk mempersempit ruang gerak ibu-ibu, sehingga posisi duduknya dapat tertahan dan tidak mengangkang. Hal inilah yang membantu pemulihan kondisi tubuh pasca melahirkan. Bagi yang melalui proses Caesar, bengkung ibarat sebuah gips yang berfungsi untuk merawat tulang yang telah patah. Penggunaannya diyakini akan mempercepat rapatnya tulang dan kembali pada kondisi yang sebelumnya.

Cara Penggunaan Bengkung

Penggunaan bengkung dilakukan pemasangannya dengan cara dililitkan dari bawah payudara sampai ke daerah paha. Lalu, untuk para ibu yang melahirkan secara Caesar, penggunaanya sedikit beda yaitu dililitkan dari bawah luka bekas proses operasi setinggi panggul, hingga sedikit ke arah atas pusar. Demi kenyamanan dan keamanan, Moms yang melahirkan normal ataupun Caesar harus memerhatikan bahwa penggunaan bengkung jangan terlalu tinggi karena ini dapat menekan paru – paru dan lambung. Bila dilakukan, kinerja keduanya bisa – bisa terhambat karena penggunaan bengkung yang tidak tepat. Lalu, hal penting lainnya yang harus diperhatikan adalah melepas bengkung sebelum tidur. Selain dapat menghambat proses pernafasan bengkung juga dapat memberikan efek buruk bagi ibu yang memiliki kulit sensitif. Bila tidak dilepas, resiko yang akan didapatkan diantaranya yaitu alergi, dermatitis dan penyakit kulit lainnya.

Bengkung dari Sisi Medis

Seorang ahli obstetric dari Amerika Serikat, Dr. Saul Weinreb MD mengatakan bahwa penggunaan bengkung pasca melahirkan memiliki kegunaan dan tujuan yang sama dengan korset lainnya, yaitu untuk mengembalikan perut yang kendor menjadi seperti sedia kala. Namun, tetap saja pola hidup sehat harus tetap dijaga untuk mendukung penggunaan bengkung tersebut.

Karena hal itu, Dr. Saul menyarankan kepada para ibu agar melakukan diet lemak jenuh dan melakukan olahraga secara teratur. Dengan saran itu, ibu bisa melakukan beberapa latihan fisik ringan seperti berikut.

Pertama, jogging. Aktivitas menyusui dan merawat anak memang melelahkan dan membuat otot bisa – bisa menjadi kaku. Jogging dan berjalan kaki bisa memberikan manfaat yang baik dan mengembalikan otot ibu menjadi lebih rileks, dan juga dapat membantu memperlancar metabolisme dan kinerja sistem lain dalam tubuh.

Kedua, senam kegel. Senam ini dapat mengembalikan otot kaku ibu – ibu yang menjadi kendor setelah proses mengandung dan pelahirkan. Dengan ini juga, ibu bisa lebih fit dan terlihat lebih ramping.

Ketiga, sit up. Bila kondisi fisik ibu telah dinyatakan membaik dan siap untuk beraktifitas normal kembali, maka Anda dapat memulai dengan latihan otot perut seperti sit up ini. Dimulai dari intensitas yang ringan, dan setelah itu baru bisa ditingkatkan intensitasnya secara perlahan tergantung dengan kondisi dan kesiapan diri.

Semoga bermanfaat.

By: Babyologist Editor.

BACA JUGA: Cara Perawatan Tradisional Pasca Persalinan

501 Babyologist Editor Send Message to Writer

Related Stories