Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Pengapuran Plasenta: Plasenta Sudah Tua Di Kehamilan 28 Minggu

MY STORY  |  PREGNANCY  |  27 Nov '19


Halo Moms, Mama Vivi mau cerita nih seputar pengapuran plasenta yang dialami saat  mengandung Baby Alfa. Pernahkah Moms mendengar mengenai pengapuran plasenta? Pengapuran plasenta adalah hal wajar dialami oleh ibu hamil, seiring mendekati hari perkiraan kelahiran bayi maka plasenta pun menua. Namun bagaimana jika penuaan plasenta terjadi di usia kehamilan dibawah 30 weeks?

Di awal kehamilan, Mama Vivi hampir tidak pernah merasakan keluhan sama sekali, gejala morning sickness seperti mual dan muntah pun tak dirasakan. Kondisi ibu dan janin dalam keadaan baik dan tiba-tiba di usia kandungan 28 weeks dokter kandungan yang memeriksa pada saat dilakukan USG mengatakan bahwa plasentanya sudah tua.

Saat itu, dokter tidak banyak memberikan penjelasan, saat cek plasenta melalui USG terlihat titik-titik putih yang cukup banyak dan saat ditanya apa penyebabnya menurut dokter biasanya disebabkan karena darah tinggi. Namun saat itu tekanan darah terpantau normal setiap kali kontrol, jadi penyebab pastinya belum diketahui.

Dari hasil penelusuran di web alodokter dengan judul artikel ‘kenali pengapuran plasenta pada masa kehamilan’ Mama Vivi mendapatkan informasi yang cukup lengkap. Terdapat tingkatan keparahan pengapuran plasenta, dan yang digaris bawahi dari penjelasan di web bahwa ”pengapuran plasenta merupakan hal yang umum terjadi. Namun jika perubahan pada plasenta ini terjadi tidak sesuai dengan usia kehamilan, misalnya tingkat perkapuran sudah lanjut namun usia kehamilan masih muda, maka hal tersebut kemungkinan bisa disebabkan oleh masalah dalam kandungan’.

Mama Vivi pun bergabung di Grup Ibu Hamil Indonesia dan mencari informasi dari sesama anggota grup yang pernah mengalami masalah yang sama. Ternyata cukup jarang yang mengalami kasus pengapuran plasenta grade 3 di trimester 2 kehamilan. Namun dokter menjelaskan agar tidak terlalu khawatir berlebihan, yang terpenting tetap dipantau, makan dan minum yang cukup dan yang terpenting ibu hamil itu harus bahagia, jangan stres.

Setelah diketahui pengapuran plasenta di grade 3, Mama Vivi dijadwalkan untuk lebih sering kontrol kehamilan yakni setiap dua minggu sekali untuk memantau kondisi kehamilan. Saat itu diketahui bahwa berat badan janin (bbj) setiap di cek selalu dibawah berat badan janin normal yang sesuai dengan usianya, penambahan BBJ pun tidak bertambah dengan signifikan dan level air ketuban yang kurang dari seharusnya. Dokter menjelaskan bahwa ada kemungkinan kelahirannya dipercepat, karena di khawatirkan bayi tiba-tiba meninggal di dalam kandungan. Kehamilan pun dilanjutkan dengan pemantauan ketat setiap minggu sampai usia kandungan 37weeks.

Saat usia kehamilan masuk ke minggu 30, tekanan darah Mama Vivi yang sedari awal kehamilan terpantau normal menjadi naik ke 130/80. Dokter memberi obat untuk mengontrol tekanan darah dan beberapa macam vitamin juga obat untuk pematangan paru. Akhirnya saat memasuki minggu kehamilan ke 37, dokter merencanakan untuk proses kelahiran. Pada surat rujukan terdapat 2 indikasi medis yang dialami Mama Vivi yakni preeklampsia ringan dan oligohidraminion berat. Saat itu dapat di upayakan untuk proses kelahiran normal dengan dipacu jika kondisi memungkinkan, namun mempertimbangkan hasil evaluasi akhirnya janin dilahirkan dengan SC.

Plasenta adalah sumber kehidupan bagi janin, melalui plasenta disalurkan darah yang mengandung nutrisi dan oksigen untuk janin hidup dan berkembang. Saat terjadi masalah pada plasenta tentunya berpengaruh pada tumbuh kembang janin. Jadi sangat penting sekali moms kontrol rutin ke dokter kandungan untuk cek kehamilan dan yang terpenting ibu hamil harus menjalankan pola hidup sehat, jangan stres harus bahagia.

Jika Moms mengalami permasalahan yang sama, lebih baik moms segera berkonsultasi dengan dokter spesialis kandungan dan jangan stres karena akan berpengaruh pada kondisi kehamilan. Sekian cerita Mama Vivi tentang pengalaman kehamilan dengan pengapuran plasenta grade 3 di usia kehamilan 28 minggu.

Yuk download aplikasi Babyo di Android & iOS dan bergabung dengan ribuan Moms lainnya untuk saling berbagi cerita dan mendapatkan rewards! You really don't want to miss out!

191 Vivi Lutfi Alfiani

Comments

Related Stories

LATEST POSTS

Begini Efeknya Kalau Menunda KB

Moms ada yang berencana KB tapi terus tertunda? Wajib simak cerita yang satu ini!

Jangan Sepelekan Pemeriksaan USG Saat Kehamilan, Ini Alasannya!

USG di masa kehamilan itu penting loh Moms! Yuk, simak ulasan berikut ini.

Ceritaku Hamil Kembar dan Mengalami Preeklampsia

Dibalik kelucuan memiliki bayi kembar, ternyata ada hal-hal yang perlu diwaspadai, salah satunya preeklampsia.

Cerita Kehamilan dan Melahirkan Mom Devita

Moms, yuk simak cerita kehamilan dan melahirkan Mom Devita berikut ini.

Cerita Promilku di Usia 35 Tahun

Moms sedang merencanakan program hamil? Simak yang satu ini yuk!

Aku Ngidam Belut, Amankah Di Konsumsi Saat Hamil?

Amankah ibu hamil mengonsumsi belut? Baca yang berikut ini.

Pengalaman Kuretase di Usia Kehamilan 11 Minggu

Salah satu resiko yang dapat terjadi pada Ibu hamil adalah keguguran. Setelah itu biasanya Mom akan dianjurkan untuk kuretase.

Pengalaman Program Hamil dengan Memiliki Myoma di Rahim

Di awal pernikahan aku dan suami sudah berencana ingin segera memiliki momongan. Karena kami sudah berpacaran 4 tahun, jadi rasanya sudah cukup [...]

7 Langkah Persiapan Persalinan Penuh Cinta

Ternyata perkara melahirkan bukan terjadi begitu saja. Tanpa persiapan, maka tak jarang kenangan buruk yang akan tersimpan dalam waktu yang [...]

Ceritaku Hampir Khilaf Saat Hamil

Siapa Moms yang pernah merasa galau ketika tahu hamil? You're not alone. Baca cerita ini yuk.

Proses Persalinan Anak Kedua Lebih Cepat, Benarkah?

Kata orang melahirkan anak kedua akan jauh lebih mudah dan lebih cepat dari anak pertama. Benarkah demikian?

Tips Jarak Kehamilan Antara Kakak dan Adik

Berapa jarak kehamilan yang ideal? Setiap orang pasti punya alasannya masing-masing ya. Berikut ini cerita dari Mom Ngel Zhuang.

7 Hal Penting yang Harus Dipersiapkan Sebelum Persalinan

Memasuki trimester ketiga, ibu hamil biasanya akan merasakan dag dig dug antara bahagia karena akan segera bertemu dengan sang buah hati dan [...]

Hindari Perkataan Negatif Terhadap Ibu Hamil

Yuk hindari mom-shaming dan bersama-sama memberikan dukungan terhadap para orang tua lainnya. Simak cerita berikut ini ya.

Tips Mengatasi Perut Gatal Saat Hamil

Ibu hamil sering mengalami gatal-gatal di kulit karena berbagai hal. Apa pun penyebabnya, berikut ini beberapat tips mengatasi perut gatal saat hamil.

Perbedaan USG 2D, 3D dan 4D

Bagi Moms yang tengah hamil tentunya USG sudah tidak asing lagi, ya. Seiring perkembangan zaman USG untuk memeriksa kondisi janin pun semakin [...]

5 Tanda Awal Kehamilan yang Dapat Dideteksi Tanpa Testpack

Apakah Moms mengalami telat haid? Atau merasa eneg mual ingin muntah setiap pagi dan bertanya-tanya jangan-jangan Moms sedang hamil? Jika memang [...]

Couvade Syndrome: Suami Ngidam saat Istri Hamil Ternyata Bukan Mitos

Salah satu hal yang sering dianggap tidak masuk akal adalah suami yang ikut ngidam saat Moms hamil. Di dunia medis, hal ini disebut sebagai [...]

3 Manfaat Jeruk Lemon bagi Kehamilan

Ibu hamil disarankan untuk memenuhi kebutuhan nutrisinya termasuk vitamin C. Oleh karena itu, jeruk lemon juga baik untuk kesehatan ibu hamil.

Berhubungan Intim Terbukti Berhasil Memancing Kontraksi

Kata orang berhubungan intim di kala hamil tua dapat memicu kontraksi. Betulkah demikian?