Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Pengalamanku Alami Hidramnion di Usia Kehamilan 25 Minggu

MY STORY  |  PREGNANCY  |  31 Dec '19


Setelah sempat divonis Plasenta Previa Marginal di usia kandungan 15 Minggu. Tak disangka, saya kembali divonis Polihidramnion diusia kandungan 25 minggu.


Sedih, pasti. Beberapa saat lalu saya dirawat karena Ashma, lalu kemudian Plasenta Previa Marginal, lalu kali ini Polihidramnion. Dan kejadian itu hanya berselang 2 bulan kurang lebih.

Awal mula hari Jumat saya merasa diperut bagian bawah sebelah kiri saya tidak nyaman. Saya kira kontraksi biasa karena efek previa yang saya derita. Lalu kemudian saya coba untuk mengkonsumsi obat relaksasi rahim yang diberikan oleh dokter obgyn saya untuk mengurangi kontraksi maupun rasa sakit.

Tapi berselang 4 hari rasa sakit yang saya derita tak kunjung sembuh. Malah makin tersebar di bagian perut bawah dan juga punggung. Tanpa banyak pikir panjang, hari Selasa malam saya putuskan untuk datang ke Rumah Sakit untuk melakukan check up. Dan benar saja, ketika di periksa dan menjalani beberapa tindakan cek urine dan darah juga cek detak jatung bayi. Ditambah dengan hasil USG menunjukan bahwa saya menderita Polihidramnion atau kelebihan air ketuban.

Kaget, tentunya. Selama ini saya mendengar kalau ibu hamil kekurangan air ketuban. Tapi yang terjadi pada saya sebaliknya. Pemvonisan saya yang menderita Polihidramnion masih menunggu opname untuk dicari sebabnya, karena Polihidramnion kemungkinan disebabkan oleh 3 hal, yakni:

1. Pengapuran Plasenta : yakni plasenta yang berumur lebih tua dibanding dengan umur kandungan. Semisal kandungan masih berumur 6 bulan, tetapi plasenta sudah berumur 8 bulan.

2. Janin terlalu banyak Buang Air Kecil : Janin sudah mulai bisa meminum cairan amnion lalu mengeluarkannya. Dan hal ini menambah bobot banyaknya air ketuban.

3. Janin tidak bisa menelan : hal ini disebabkan adanya kelainan di asofagus. Sehingga janin yang seharusnya sudah mulai bisa menelan cairan amion terhalangi.

Untuk memastikan alasan apa yang menyebabkan saya mengalami Polihidramnion. Oleh karena itu saya harus menjalani opname kurang lebih 2 hari. Dan selama masa opname saya diberikan obat cair yang dimasukan kedalam cairan infus untuk mengurangi kontraksi dan juga untuk pematangan paru-paru janin.

Kondisi Polihidramnion walau masih bisa ditangani sedini mungkin tetapi tidak bisa diangap sepele. Apalagi bagi Moms yang masih mengandung dalam usia kandungan yang masih muda dan berat janin kurang dari 750g. Karena jika Polihidramnion dibiarkan akan membuat bayi lahir prematur, dan bayi yang lahir prematur dengan berat janin kurang 750g dikawatirkan tidak bisa diselamatkan.

Jika Moms mengalami hal seperti saya diatas. Sakit perut bawah berkepanjangan tidak ada salahnya untuk melakukan chek up ke Dokter Obgyn pribadi Moms. Untuk mengetahui penyebab dan dapat ditangani sedini mungkin.

Yuk download aplikasi Babyo di Android & iOS dan bergabung dengan ribuan Moms lainnya untuk saling berbagi cerita dan mendapatkan rewards! You really don't want to miss out!

845 Aya choiriyah

Comments

Related Stories

LATEST POSTS

6 Daftar Pertanyaan Wajib Sebelum Memilih Tempat Bersalin

Di usia kehamilan saya yang udah mulai memasuki 26w ini, saya sudah mulai berpikir tentang persalinan. Sebagian Moms-to-be juga mungkin [...]

Preggo Story: Prenatal Gentle Yoga Sejak UK 20 Weeks

Hallo Moms, di artikel kali ini saya mau sedikit flashback kegiatan saya saat masa kehamilan kemarin.

Ultrasonography (USG) 4 Dimensi

Yakin banget semua pasti familiar dengan USG 2D yang biasa hitam putih & bisa dilihat waktu monthly check up.

Keluhan Umum Selama Kehamilan Trimester 2

Ternyata di trimester 2 kehamilan, beberapa ketidaknyamanan akan muncul lho Moms, apa saja ya?

Preggo Story: Trimester 2, Calon Ibu Harus Pinter

Menikmati masa-masa kehamilan tuh ternyata sangat menyenangkan ya? Banyak sekali hal yang dilalui dan dipelajari

Kehamilan Kosong, Terus Bayinya di Mana?

Hamil kosong, pernah dengar gak moms tentang kehamilan kosong ini?

Placenta Previa: Pengalaman Pendarahan di Usia Kandungan 15 Minggu

1 April 2019 lalu atau tepatnya saat usia kandungan saya 14 minggu, saya mengalami pendarahan ringan.

Trimester Kedua - Waktu yang Tepat untuk Traveling Saat Hamil

Trimester kedua adalah masa yang paling menyenangkan selama hamil, iya gak Moms? Yuk, simak pengalaman mom Floren.

Pengalaman Menjalani Operasi Pengangkatan Kista saat sedang Hamil

Simak bagaimana Mom Laura bisa selamat dari kista selama menjalani masa kehamilannya.